Membaca Relasi Golkar dan Jokowi, Siapa yang Diuntungkan?

Siswanto, Dian Rosmala

Rabu, 27 Desember 2017 | 14:10 WIB
Membaca Relasi Golkar dan Jokowi, Siapa yang Diuntungkan?
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro ditemui di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta, Senin (10/4/2017) [suara.com/Umi Hadya Saleh]
Partai Golongan Karya sejak awal mendeklarasikan diri sebagai partai pendukung Presiden Joko Widodo pada pemilu presiden tahun 2019. Bahkan, melalui forum musyawarah nasional luar biasa yang melahirkan ketua umum baru, Airlangga Hartarto, partai berlambang pohon beringin kembali menegaskan dukungan itu.
 
Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro menilai hubungan antara Jokowi dan Golkar murni politik, keduanya sama-sama ambil keuntungan dari kerjasama.
 
"Hubungannya sangat politik, artinya political bargainnya ini sama-sama menguntungkan secara politik," kata Zuhro kepada Suara.com, Rabu (27/ 12/2017).
 
Menurut Zuhro satu sisi Jokowi saat ini tengah mencari dukungan politik sebesar-besarnya sehingga ia harus pandai-pandai memainkan peran secara politik, termasuk bermain di dua kaki, yakni PDI Perjuangan dan Golkar. 
 
Di sisi lain, Partai Golkar membutuhkan seorang figur untuk mendongkrak elektabilitas yang dalam beberapa bulan terakhir kian tergerus karena gejolak internal, baik isu korupsi yang menjerat mantan ketua umum Setya Novanto maupun isu adanya faksi-faksi di internal organisasi.
 
"Golkar merasa dalam posisi yang tadi itu, terjepit dan dia tidak punya banyak alternatif, tidak punya waktu untuk, mempertahankan saja, 14 persen suara seperti pemilu 2014," ujar Zuhro. 
 
Zuhro mengatakan tak mudah bagi Golkar untuk meraup suara tinggi di pemilu 2019. Terlebih partai ini tidak memiliki figur internal yang bisa dijual kepada publik untuk mendongkrak elektabilitas. Sebab itu, dukungan pada Jokowi diharap dapat meraih keuntungan politik. 
 
"Jadi dalam posisi yang seperti itu memang tidak ada sosok yang bisa membuat Golkar menggantungkan diri. Golkar kan terbiasa seperti itu, zaman Pak Harto ya (patronnya) Pak Harto, zaman pak Habibie, ya pak Habibie, zamannya Pak Jusuf Kalla jadi wakil SBY, ya kepada Pak Jusuf Kalla. Akhirnya posisi nilai tawar politiknya, bargainingnya itu tinggi," tutur Zuhro. 
 
Kebiasaan Golkar menggantungkan diri kepada patron tertentu yang dari internal sendiri berakhir saat Golkar dipimpin oleh Aburizal Bakrie. Sejak saat itu, Golkar tak punya figur yang dapat dijadikan pegangan, bahkan saat ditimpa masalah dualisme kepemimpinan. 
 
"Oleh karena itu Golkar ini berusaha mencari sosok patron yang dinilai akan mendongkrak suara. Mereka asumsinya seperti itu, tapi kan biar bagaimanapun nggak bisa menjadi prefrensi dari pemilih di Indonesia, dengan posisi Pak Jokowi  yang bukan kader," ujar Zuhro. 
 
"Jadi pragmatisme dan oportunisme yang seperti ini akan tinggal asumsi-asumsi saja akhirnya," tambah Zuhro
 
Perubahan perilaku pemilih juga terlambat disadari partai, bukan saja Golkar, melainkan juga partai-partai lain. 
 
"Kejadian-kejadian perubahan sosial, perubahan politik dua tahun terakhir, sejatinya akan menciptakan memori kolektif pemilih. Itu juga bergeser dan itu akan berpengaruh pada perilaku pemilih," kata Zuhro.
 
Itu sebabnya, tak ada jaminan dukungan masyarakat pada Jokowi akan menguntungkan Partai Golkar secara politik, terlebih Jokowi bukan kader Partai Golkar.
 
"Political bargain yang dimiliki Golkar hari ini di bawah PDIP. Karena biar bagaimanapun Pak Jokowi adalah PDIP. Kalaupun Golkar mendukung yang mendukung saja," kata Zuhro.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ijazah SMA Gibran Jadi Sorotan, Jokowi: Yang Penting Mas Wapres Sudah Selesaikan S1

Ijazah SMA Gibran Jadi Sorotan, Jokowi: Yang Penting Mas Wapres Sudah Selesaikan S1

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Wacana Pemakzulan Gibran

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Wacana Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Jokowi Bicara Isu Pemakzulan Gibran

Jokowi Bicara Isu Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Bantah Bahas Putusan MK Soal Ijazah Gibran, Ajudan Ungkap Pertemuan Jokowi dan Prabowo Cuma...

Bantah Bahas Putusan MK Soal Ijazah Gibran, Ajudan Ungkap Pertemuan Jokowi dan Prabowo Cuma...

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Saat MK Bacakan Putusan Terkait Gugatan Ijazah Gibran

Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Saat MK Bacakan Putusan Terkait Gugatan Ijazah Gibran

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Kaesang Jadi Tumpuan Baru Dinasti Politik Jokowi? Pengamat Soroti Nasib Gibran Usai Putusan MK

Kaesang Jadi Tumpuan Baru Dinasti Politik Jokowi? Pengamat Soroti Nasib Gibran Usai Putusan MK

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Eks Danpaspampres Jokowi, Letjen Tri Budi Utomo Ditunjuk Jadi Wakasad

Eks Danpaspampres Jokowi, Letjen Tri Budi Utomo Ditunjuk Jadi Wakasad

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Ada Dugaan Pertemuan Prabowo-Jokowi Ikut Memengaruhi Putusan MK Soal Ijazah Gibran

Ada Dugaan Pertemuan Prabowo-Jokowi Ikut Memengaruhi Putusan MK Soal Ijazah Gibran

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Gestur Presiden Prabowo ke SBY Bikin Jokowi Kikuk Mati Gaya, Mimik Ayah Gibran Viral

Gestur Presiden Prabowo ke SBY Bikin Jokowi Kikuk Mati Gaya, Mimik Ayah Gibran Viral

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Masuk Kabinet dan Wantimpres, Golkar Segera Surati KPU Terkait PAW Sarmuji dan Bamsoet

Masuk Kabinet dan Wantimpres, Golkar Segera Surati KPU Terkait PAW Sarmuji dan Bamsoet

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Terkini

Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran

Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja

Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:52 WIB

AI Tak Cukup Cuma Dipasang, Perusahaan Harus Bisa Hubungkan Data dan Operasional

AI Tak Cukup Cuma Dipasang, Perusahaan Harus Bisa Hubungkan Data dan Operasional

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Bolehkan Sholat Isya di Jam 3 Pagi? Cek Hukumnya Menurut Syariat

Bolehkan Sholat Isya di Jam 3 Pagi? Cek Hukumnya Menurut Syariat

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap

Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap

Batam | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Rekam Jejak dan Profil Thomas Oentoro, Dirut Garuda Indonesia yang Baru

Rekam Jejak dan Profil Thomas Oentoro, Dirut Garuda Indonesia yang Baru

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Pecahan Proyektil Pertahanan Udara Arab Saudi Membakar Pesawat Saudia Airlines di Bandara Riyadh

Pecahan Proyektil Pertahanan Udara Arab Saudi Membakar Pesawat Saudia Airlines di Bandara Riyadh

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Harga HP Realme Terbaru Oktober 2026: Dari Seri Termurah Rp1 Jutaan hingga Limited Edition

Harga HP Realme Terbaru Oktober 2026: Dari Seri Termurah Rp1 Jutaan hingga Limited Edition

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:39 WIB

×