Jakarta Bantah Alokasi Pendidikan dan Kesehatan di Bawah Standar

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 28 Desember 2017 | 18:14 WIB
Jakarta Bantah Alokasi Pendidikan dan Kesehatan di Bawah Standar
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jakarta Tuty Kusumawati [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Pemerintah Provinsi Jakarta mengklarifikasi data yang disampaikan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani saat acara Musrenbang RPJMD 2017-2022 kemarin.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jakarta Tuty Kusumawati membantah pernyataan Sri Mulyani soal anggaran belanja kesehatan dan pendidikan yang dialokasikan DKI dianggap masih di bawah standar yang sudah ditentukan.

"Mengenai data-data yang disampaikan oleh Bu Menteri Keuangan pada kenyataannya itu berbeda dengan data yang ada pada kita," ujar Tuty di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (28/12/2017).

Tuty menyebut tim teknis Menkeu tidak memberikan data yang tepat. Sebab, data tersebut berbeda dengan yang dimiliki pemerintah DKI.

"Kami sebeneranya berharap, tim teknis (Menkeu) yang menyiapkan data-data yang akan disampaikan bu menteri dapat memberikan klarifikasi dulu dengan kami, sebelum data-data itu dipublikasi secara luas," kata Tuty.

Proporsi Belanja Pendidikan

Tuty menjelaskan porsi belanja pendidikan DKI di APBD Jakarta tahun 2017 yang benar sebesar 30,04 persen. Sedangkan pada APBD Jakarta 2018 sebesar 30,58 persen. Sedangkan Menkeu, kata Tuty, menyebutkan porsi belanja pendidikan DKI tahun 2017 sebesar 8,8 persen.

"Yang benar (data) yang ada pada kami, di DKI Jakarta alokasi anggaran untuk pendidikan pada tahun 2017 dan tahun 2018 itu selama dua tahun berturut menembus angka 30 persen," kata Tuty.

Adapun komponen perhitungannya terdiri dari belanja langsung pada dinas pendidikan, belanja langsung diluar dinas pendidikan yang menghasilkan output menunjang pendidikan.

baca juga

Kemudian ada juga belanja tidak langsung pada dinas pendidikan dan belanja tidak langsung pada SKPD yang menunjang pendidikan juga dijumlahkan

"Ini dihitung berdasarkan formulasi yang sudah ditetapkan melalui Permendagri Nomor 33 tahun 2017," jelas Tuty.

Belanja Kesehatan

Untuk belanja kesehatan Sri Mulyani dalam acara Musrenbng RPJMD 2017-2022 menyebutkan porsi belanja DKI tahun 2017 hanya sebesar 6,9 persen. Padahal yang benar, kata Tuty, sebesar 17,02 persen di tahun ini.

Tuty kemudian menerangkan komponen perhitungannya terdir dari belanja langsung Dinkes, belanja langsung diluar Dinkes yang menghasilkan output menunjang kesehatan.

"Itu kita jumlah, kemudian juga kita lihat lagi belanja tidak langsungnya, baik di SKPD di Dinkes maupun di seluruh di jajaran yg menunjang kesehatan, dijumlahkan," kata dia.

"Pembaginya yg beda dengan pendidikan. kalau pendidikan tadi dibagi total belanja, kalau di kesehatan dikeluarkan dulu gaji PNS daerahnya," Tuty menambahkan.

Sedangkan untuk proporsi belanja kesehatan Pemerintah DKI pada APBD Jakarta tahun 2018 sebesar 15,61 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejak Era Ahok, Perjalanan Dinas Pejabat DKI Rp1,5 Juta Per Hari

Sejak Era Ahok, Perjalanan Dinas Pejabat DKI Rp1,5 Juta Per Hari

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 17:39 WIB

Hadiri Maulid di Ciganjur, Anies: Kita Harus Sering Silaturahmi

Hadiri Maulid di Ciganjur, Anies: Kita Harus Sering Silaturahmi

News | Sabtu, 23 Desember 2017 | 19:01 WIB

Hadiri HUT Hanura, Jokowi: NKRI Selalu Diuji, namun Tahan Uji

Hadiri HUT Hanura, Jokowi: NKRI Selalu Diuji, namun Tahan Uji

News | Sabtu, 23 Desember 2017 | 20:08 WIB

Aksi 1712, Jokowi: Rakyat Kita Terus Berpihak pada Palestina

Aksi 1712, Jokowi: Rakyat Kita Terus Berpihak pada Palestina

News | Minggu, 17 Desember 2017 | 04:34 WIB

Tangis Putri AM Fatwa di Pelukan Anies Baswedan

Tangis Putri AM Fatwa di Pelukan Anies Baswedan

News | Kamis, 14 Desember 2017 | 15:16 WIB

Terkini

Viral Bule Ketawa Getir saat Tau Bensin Eceran di Bali Tembus Rp 200 Ribu, Ini Dalih Pertamina

Viral Bule Ketawa Getir saat Tau Bensin Eceran di Bali Tembus Rp 200 Ribu, Ini Dalih Pertamina

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Geger Pengumuman MSCI, Jumat Pagi Investor Langsung Panik Jual Saham

Geger Pengumuman MSCI, Jumat Pagi Investor Langsung Panik Jual Saham

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Fenomena Camera Eats First: Kenali Etika Memotret Makanan di Restoran Agar Tak Mengganggu

Fenomena Camera Eats First: Kenali Etika Memotret Makanan di Restoran Agar Tak Mengganggu

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Ulasan Film Aplikasi Iblis: Horor Digital Menakutkan Buatan Dimas Anggara

Ulasan Film Aplikasi Iblis: Horor Digital Menakutkan Buatan Dimas Anggara

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Menag soal Fatwa Kripto: Hari Ini Mungkin Haram, Tapi Besok Bisa Jadi Halal

Menag soal Fatwa Kripto: Hari Ini Mungkin Haram, Tapi Besok Bisa Jadi Halal

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Polisi Selidiki Ojek Online Jual Pertalite Rp 200 Ribu Per 1,5 Liter ke Bule saat Krisis BBM di Bali

Polisi Selidiki Ojek Online Jual Pertalite Rp 200 Ribu Per 1,5 Liter ke Bule saat Krisis BBM di Bali

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:54 WIB

Rencana Ponsel Gratis untuk Penerima Bansos Dinilai Tak Rasional: Rawan Korupsi

Rencana Ponsel Gratis untuk Penerima Bansos Dinilai Tak Rasional: Rawan Korupsi

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Ibu Aijing A2O LITE Minta Maaf soal Dugaan Tunggakan Gaji Karyawan

Ibu Aijing A2O LITE Minta Maaf soal Dugaan Tunggakan Gaji Karyawan

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir

Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:43 WIB

Calo Pertalite Berkeliaran di SPBU saat Bali Krisis BBM

Calo Pertalite Berkeliaran di SPBU saat Bali Krisis BBM

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:43 WIB

×