Nenek Bawa Cucu Cari Ibu yang Dipenjara karena Ikut Geng Motor

Siswanto | Welly Hidayat | Suara.com

Jum'at, 29 Desember 2017 | 16:45 WIB
Nenek Bawa Cucu Cari Ibu yang Dipenjara karena Ikut Geng Motor
Nenek Ningsih (61) datang ke kantor Polres Kota Depok bawa cucu cari ibu A yang ikut geng motor [suara.com/Welly Hidayat]
Ibu mana tak sedih kalau putrinya masuk penjara. Peristiwa ini baru saja terjadi di Depok, Jawa Barat.

Sambil menggendong cucu berumur enam bulan, Ningsih (61) datang ke kantor Polres Kota Depok untuk mencari tahu nasib putrinya, BA (16). BA itu ibunya bayi yang digendong Ningsih.

BA terseret kasus penjarahan toko pakaian Fernando Store bersama 16 anggota geng motor. Geng Jepang (Jembatan Mampang), geng RBR (Rawamaya Beji Rasta), dan geng Matador. Status hukum BA sekarang jadi tersangka.

Di salah satu sudut kantor polisi, Ningsih berhenti. Dia memberikan botol susu kepada cucunya.

Sambil menyusui, dia menceritakan tujuan datang ke kantor polisi kepada wartawan.

"Ini saya mau datang jenguk. Mau tanya ke polisi bagaimana nasib putri saya. Ini saya juga bawa bayinya BA sekalian," kata Ningsih. Matanya berkaca - kaca.

Latar belakang kehidupan BA diungkapkan Ningsih. Cucu yang digendong Ningsih merupakan hasil perkawinan siri BA dengan A. Siapa A? A ini ternyata anggota geng motor Jepang yang ikut ditahan bersama BA di kantor Polres Kota Depok dalam kasus yang sama.

"Ya, ini anak dari BA nikah siri sama A. A juga ditahan di sini mas," ujar Ningsih.

Ningsih kaget betul ketika pertamakali tahu putrinya ikut-ikutan geng motor. Setahunya, putrinya itu anak baik. BA tak menyelesaikan pendidikan SMP.

"Saya nggak tahu sama sekali mas. Saya juga kaget shock ini. Nggak tau sama sekali dia ikut ikutan itu, (geng motor)," ujar Ningsih.

Ningsing masih ingat malam sebelum kejadian, BA dijemput salah satu teman pakai sepeda motor.

"Itu dia dijemput sama temannya di rumah. Pamit mau main sebentar itu aja terakhir saya tahu," kata Ningsih.

Ningsih tak curiga. Selama ini, banyak memang teman BA yang main ke rumah.

"Ya, sering temannya main datang ke rumah. Tapi saya nggak curiga kalau BA ikut geng - geng gitu mas," ujar Ningsih.

BA juga sering menginap di rumah teman. Kalau mau menginap, biasanya Ningsing berpesan agar jangan berbuat macam - macam.

"Kalau dia nginap alasannya kumpul main. Ya saya bilang jangan buat yang aneh - aneh ingat anak kamu. Itu saja yang saya sampaikan kalau dia pergi," ujar Ningsih.

Ningsih mengaku sedih. Apalagi kalau melihat cucunya ditinggal ibu dan ayah menjalani proses hukum.

"Ini saya mikirin nasib anaknya (BA) saja sekarang, kasihan masih kecil. Cuma ada surat kelahiran, akte nggak ada, orang tuanya kan masih di bawah umur," ujar Ningsih.

Tiga geng motor itu berafiliasi menjarah toko pakaian. Pemilik toko mengalami kerugian Rp15 juta. Barang-barang yang dijarah, di antaranya celana sembilan lusin, kaus satu lusin, jaket lima potong, celana pendek delapan buah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPAI: Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Momentum Hentikan Tradisi Geng Pelajar

KPAI: Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Momentum Hentikan Tradisi Geng Pelajar

News | Senin, 16 Maret 2026 | 14:51 WIB

Geng Motor Teror Warga Siskamling di Pulogadung: Siram Air Keras, Aspal Sampai Berasap

Geng Motor Teror Warga Siskamling di Pulogadung: Siram Air Keras, Aspal Sampai Berasap

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 18:10 WIB

Kocak, The Prediksi dan Bedain Touring ke New Zealand Pakai Kostum Shaun The Sheep

Kocak, The Prediksi dan Bedain Touring ke New Zealand Pakai Kostum Shaun The Sheep

Video | Senin, 10 November 2025 | 10:46 WIB

Padahal Gabung Geng Motor, Desta Malu dan Minder Pengalaman Touring Kalah Telak dari Chef Juna

Padahal Gabung Geng Motor, Desta Malu dan Minder Pengalaman Touring Kalah Telak dari Chef Juna

Entertainment | Selasa, 04 November 2025 | 13:46 WIB

Dramatis! Detik-detik Resmob Sergap Eksekutor Geng Motor Penembak Warkop di Tanah Abang

Dramatis! Detik-detik Resmob Sergap Eksekutor Geng Motor Penembak Warkop di Tanah Abang

Video | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 20:45 WIB

Tak Berkutik! Pelaku Penembakan Warkop Tanah Abang Ditangkap Resmob Tanpa Perlawanan

Tak Berkutik! Pelaku Penembakan Warkop Tanah Abang Ditangkap Resmob Tanpa Perlawanan

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 13:56 WIB

Mendadak Ciut saat Ditangkap, Ini Wajah Pelaku Utama Penembakan Warkop di Tanah Abang

Mendadak Ciut saat Ditangkap, Ini Wajah Pelaku Utama Penembakan Warkop di Tanah Abang

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 13:33 WIB

Pengakuan Korban Penyerangan Geng Motor di Tanah Abang: Kami Hanya Jualan Kopi, Bukan Cari Musuh!

Pengakuan Korban Penyerangan Geng Motor di Tanah Abang: Kami Hanya Jualan Kopi, Bukan Cari Musuh!

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 20:18 WIB

Detik-Detik Geng Motor Bersenpi Serang Warkop di Tanah Abang, Tembak Pemilik dan Karyawan

Detik-Detik Geng Motor Bersenpi Serang Warkop di Tanah Abang, Tembak Pemilik dan Karyawan

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 20:07 WIB

Ronal Surapradja Keluar dari The Prediksi, Benarkah karena Dijauhi Anggotanya?

Ronal Surapradja Keluar dari The Prediksi, Benarkah karena Dijauhi Anggotanya?

Entertainment | Kamis, 31 Juli 2025 | 18:45 WIB

Terkini

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB