Array

Kisah di Balik Peserta Nikah Massal Malam Tahun Baru

Minggu, 31 Desember 2017 | 18:47 WIB
Kisah di Balik Peserta Nikah Massal Malam Tahun Baru
Pasangan nikah massal Pemprov DKI Jakarta. [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Ratusan pasangan sudah siap dinikahkan secara bersamaan di lapangan parkir Park and Ride atau samping Hotel Sari Pan Pacific, Jalan Thamrin Nomor 10, Jakarta Pusat, Minggu (31/12/2017).

Sekitar 430 calon pengantin ini mengikuti program nikah massal yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jakarta.

Salah satu calon pengantin lelaki, Ismail, menyambut baik ide nikah massal yang dicetus Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno karena dinilai sangat membantu masyarakat kecil.

"Sangat membantu. Sebelumnya memang sudah ada rencana mau nikah," ujar Ismail kepada Suara.com.

Lelaki 25 tahun ini akan menikahi kekasihnya yang bernama Tera Andira (23). Ismail dan Andira sama-sama tinggal di Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Sementara, Andira tertarik mengikuti program nikah massal pemerintah DKI karena tidak harus dipusingkan dengan sejumlah urusan, salah satunya soal biaya.

Pasangan Ismail dan Tera Andira di pernikahan massal malam Tahun Baru. [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Foto: Pasangan Ismail dan Tera Andira di pernikahan massal di malam Tahun Baru. [Suara.com/Dwi Bowo Rahadjo] 

"Kalau ngurusin sendiri kan repot. Kalau ini pemerintah yang mengurusin," kata Andira.

Baca Juga: Cerita Pasangan Nikah Massal di Malam Pergantian Tahun

Ismail tidak tegang dan grogi menikah secara bersamaan warga Jakarta. Tetapi hal itu berbeda dengan Andira. Perempuan yang tengah mengenakan baju pengantin berwarna ungu ini grogi.

"Kalau semua otang mau nikah pasti deg-degan ya. Pacaran sudah 3,5 tahun. Awalannya memang sudah mau nikah tanggal 5 Januari," kata Andira.

Pasangan Andri dan Nurlaila

Andri (22), warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengatakan tidak punya uang untuk menggelar pernikahan. Sebab, keduanya belum memiliki pekerjaan tetap.

"Ingin nikah massal karena kalau nikah sendiri nggak ada biaya. Saya dapat informasi ini dari orang Kelurahan Tanjung Priok," kata Andri.

Andri sudah empat tahun mengenal kekasihnya Nurlaila (18). Ia mengaku grogi akan melangsungkan ijab qobul secara bersamaan.

Pasangan Andri dan Nurlaila di pernikahan massal malam Tahun Baru. [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Foto: Pasangan  Andri dan Nurlaila di pernikahan massal di malam Tahun Baru. [Suara.com/Dwi Bowo Rahadjo] 

Nurlaila mengaku senang dapat dinikahi pujaan hatinya.

"Bahagia bisa nikah, seneng," kata dia.

Saat ditanya apakah akan bulan madu ke luar kota, Andri mengaku tidak tahu. Ia lebih memilih fokus untuk mencari pekerjaan.

Pasangan Piter dan Talia

Piter dan Talia sudah menikah siri sejak 2015 lalu. Mereka sudah dikaruniai seorang anak lelaki berusia 1,5 tahun. Kepada suara.com keduanya mengaku ingin diaku sebagai pasangan suami istri oleh negara, untuk itu ia ikut program ini.

"Senang banget. Sebelumnya sudah nikah, tapi belum dapat buku. Kita berdua satu kelurahan, cuma beda RT," ucap Piter.

Talia mengaku tidak grogi. Hal ini dikarenakan ia telah menikah sebelumnya.

Pasangan Piter dan Talia di pernikahan massal malam Tahun Baru. [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Foto: Pasangan Piter dan Talia di nikah massal malam Tahun Baru. [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

"Nggak grogi, biasa saja. Ini datang sama keluarga," ucap warga Kramat Sentiong, Senen, Jakarta Pusat itu.

Nikah masal yang diselenggarakan Pemerintah Jakarta dalam rangka memeriahkan malam pergantian tahun.

Peserta yang ikut program ini tidak dipungut biaya, melainkan dapat mahar berupa Al Qur'an, perlengkapan alat salat, dan emas seberat satu gram, serta tabungan Rp200 ribu per pasangan dari Mandiri Syariah.

Pemerintah menyediakan baju pengantin, makanan untuk keluarga. Selain itu, di lokasi nikah massal terdapat pelaminan adat Betawi dengan sisi kiri dan kanan terdapat ondel-ondel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI