Begini Jadinya Jika Prabowo Jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Selasa, 02 Januari 2018 | 16:31 WIB
Begini Jadinya Jika Prabowo Jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019
Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menggelar survei nasional Tahun Politik 2018, Kekuatan Partai Politik dan Calon Presiden, di Jakarta, Selasa (2/1).

Suara.com - Elektabilitas PDIP jauh di atas partai besar lainnya, seperti Golkar, Gerindra, Demokrat dan PKB. Hal itu diakibatkan sosok Presiden Joko Widodo yang selalu dilekatkan pada partai berlambang banteng itu.

Kondisi tersebit diungkap oleh survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) yang dirilis di Kantor SMRC, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, (2/ 1/2018).

"Posisi PDIP ini semakin menguat karena warga mengidentifikasi PDIP sebagai partai pendukung Jokowi. Ada 20 persen warga menyatakan akan memilih PDIP karena PDIP adalah partai utama pendukung Jokowi," kata Direktur Utama SMRC Djayadi Hanan.

Berdasarkan survei ini, Elektabilitas PDIP yaitu 27,6 persen. Berbanding lurus dengan elektabilitas Jokowi untuk Pilpres 2019 yaitu 53 persen. Menurut Djayadi, hasil tersebut lebih tinggi jika dibandingkan elektabilitas Jokowi pada September 2017 yang lalu, yaitu 45,6 persen.



Pesaing terdekat Jokowi yaitu Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto yaitu 18,6 persen. Hasil ini sama persis dengan hasil survei di bulan September lalu.

Menurut Djayadi, ketika responden dihadapkan hanya pada dua pilihan, suara Jokowi justru semakin kuat.

"Misalnya Jokowi dengan Prabowo, hasilnya 64,1 persen banding 27,1 persen. Jokowi dan Anies Baswedan hasilnya 72,6 persen banding 15,0 persen. Jokowi dan Jenderal Gatot Nurmantyo, hasilnya 74,0 persen banding 13,0 persen. Serta Jokowi dengan Agus Harimurti Yudhoyono hasilnya 74,9 persen banding 12,9 persen," tutur Djayadi.

Sementara itu, lanjut Djayadi, ketika responden diminta memilih calon nama wakil presiden, 3 nama yang mendapat suara terbanyak yaitu M. Jusuf Kalla 14,1 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 12,7 persen, dan Gatot Nurmantyo 12,2 persen.

Survei yang dilaksanakan 7-13 Desember 2017 tersebut juga menunjukkan mayoritas warga setuju apabila Prabowo dijadikan Cawapres mendampingi Jokowi.

baca juga

"Sekitar 67 persen warga menyatakan setuju dengan kombinasi pasangan Jokowi-Prabowo sebagai Capres-Cawapres 2019 yang merupakan peningkatan signifikan dari September 2017 ketika angkanya mencapai 48,1 persen," kata Djayadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Berharap Tarif KA Bandara Soetta Disubsidi Pemprov DKI

Jokowi Berharap Tarif KA Bandara Soetta Disubsidi Pemprov DKI

Bisnis | Selasa, 02 Januari 2018 | 14:25 WIB

Jokowi Ungkap Kenapa Suka Bergaya Santai: Biar Tak Membosankan

Jokowi Ungkap Kenapa Suka Bergaya Santai: Biar Tak Membosankan

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 12:20 WIB

Jokowi Resmikan KA Bandara di Tangerang, Ajak Muhaimin, Ada Apa?

Jokowi Resmikan KA Bandara di Tangerang, Ajak Muhaimin, Ada Apa?

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 12:08 WIB

Jokowi Menelepon Cak Imin, Janjian Naik Kereta Bandara

Jokowi Menelepon Cak Imin, Janjian Naik Kereta Bandara

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 11:20 WIB

Kelucuan Jokowi dan Sang Cucu saat Main di Halaman Istana Jogja

Kelucuan Jokowi dan Sang Cucu saat Main di Halaman Istana Jogja

News | Senin, 01 Januari 2018 | 11:39 WIB

Terkini

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

×