Jokowi Cerita ke Raja dan Sultan Alasan Tinggal di Istana Bogor

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Kamis, 04 Januari 2018 | 17:24 WIB
Jokowi Cerita ke Raja dan Sultan Alasan Tinggal di Istana Bogor
Presiden Jokowi bersama para Raja dan Sultan di Istana Bogor, Jawa Barat. [Foto Laily Rachev - Biro Pers Setpres]

Suara.com - Presiden Joko Widodo audiensi dengan 90 Raja dan Sultan seluruh Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (4/1/2018). Selain mendengar keluh kesah Keraton dan Kesultanan, Jokowi pun menceritakan alasannya memilih tinggal Istana Bogor.

Raja Kupang dari Nusa Tenggara Timur, Leopold Nicholaas Nisnoni (82) mengungkapkan, dalam audiensi tadi Jokowi mengaku lebih nyaman di Istana Bogor ketimbang Istana Kepresidenan Jakarta.

"Tadi beliau bicara bahwa, aduh saya ini capek di Jakarta, saya lebih baik duduk di sini, kasih makan kambing, kasih makan ikan. Di Jakarta panas, tambah panas lagi. Bapak Presiden mengenang bahwa di sini Bung Karno juga sempat begitu, Jumat, Sabtu, Minggu Bung Karno di sini. Senin sampai Kamis di Jakarta," kata Raja Leopold menceritakan di Istana Kepresidenan Bogor.

Leopold mewakili kerajaan dan masyarakat Kupang, NTT menyampaikan terimasih kepada pemerintah telah membangun bendungan-bendungan raksasa, seperti bendungan Raknamo. Baginya bendungan itu berguna untuk pertanian dan peternakan masyarakat.

"Saya sampaikan terima kasih karena di kerajaan kami dibangun bendungan raknamo dan bendungan raksasa yang lain. Karena NTT, terlebih Timor sangat membutuhkan air," ujar dia.

Selain itu, dia juga berterima kasih atas pengembangan pariwisata di NTT, seperti Labuan Bajo, dan pulau Komodo. Dibukanya pariwisata di NTT diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat setempat.

"Dengan dikembangkan pariwisata, itu berarti memberi nafkah untuk orang-orang kita di Kupang. Terlebih di Kupang adalah gerbang ke Selatan, gerbang ke Australia, ke Selandia Baru dan gerbang terus ke Malaysia dan Polinesia," kata dia.

Secara terpisah, Raja Larantuka, Flores Timur-NTT, Don Andre Martinus mengatakan bahwa dalam pertemuan tadi ia kembali mengingatkan amanat pasal 18 UUD 1945 yang menyatakan pengakuan NKRI terhadap Raja-raja, Sultan dan tokoh-tokoh adat. Menurutnya selama ini pemerintah daerah kurang perhatian terhadap kerajaan dalam melestarikan budaya dan adat istiadat.

"Sebenarnya kami masih minta kesempatan berbicara dengan Pak Jokowi bahwa legitimasi raja-raja dan sultan itu, sehingga Pemda setempat bisa mensupport kami dalam urusan mengangkat tradisi budaya setempat bisa diangkat kembali," ujar dia.

baca juga

Dia menuturkan, pemerintah daerah selama ini hanya melibatkan keraton atau kesultanan jika ada kepentingan saja. Namun jarang memberikan bantuan untuk kegiatan pelestarian budaya.

"Tapi setelah kami ada urusan seperti begini atau sosialisasi adat budaya di desa-desa atau di kampung, mereka tidak memfasilitasi," kata dia.

Atas hal itu, lanjut dia, Jokowi menanggapi dengan baik dan akan menindaklanjuti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Izin 6 Perusahaan Hutan Dibekukan Imbas Karhutla, Ada Jejak Haji Isam hingga Bisnis Sawit Singapura

Izin 6 Perusahaan Hutan Dibekukan Imbas Karhutla, Ada Jejak Haji Isam hingga Bisnis Sawit Singapura

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:47 WIB

32 Perusahaan Terlibat Karhutla! Izin Dibekukan dan Dipaksa Pulihkan Ekosistem Hutan

32 Perusahaan Terlibat Karhutla! Izin Dibekukan dan Dipaksa Pulihkan Ekosistem Hutan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Kisah Leo Raja Hutan yang Arogan

Kisah Leo Raja Hutan yang Arogan

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Bakom Bantah Tak Ada Pesta, Media Rusia Sebut Ada Perayaan Ultah Presiden Prabowo

Bakom Bantah Tak Ada Pesta, Media Rusia Sebut Ada Perayaan Ultah Presiden Prabowo

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bukan Pesta Ultah Prabowo, Ini Isi Agenda Pertemuan Kabinet di Istana Bogor

Bukan Pesta Ultah Prabowo, Ini Isi Agenda Pertemuan Kabinet di Istana Bogor

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Bukan Bahas Evaluasi, Sosok Ini yang Bikin Pejabat Berkumpul di Istana Bogor Semalam

Bukan Bahas Evaluasi, Sosok Ini yang Bikin Pejabat Berkumpul di Istana Bogor Semalam

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Ikut Merapat ke Istana Bogor Bareng Jajaran Kabinet, Kepala BRIN: Ada Agenda Penting

Ikut Merapat ke Istana Bogor Bareng Jajaran Kabinet, Kepala BRIN: Ada Agenda Penting

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor Malam Ini, Ada Apa?

Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor Malam Ini, Ada Apa?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Prabowo Panggil Seluruh Menteri hingga Kepala Badan ke Istana Bogor Malam Ini

Prabowo Panggil Seluruh Menteri hingga Kepala Badan ke Istana Bogor Malam Ini

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Terkini

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

×