Puluhan Motor Mendadak Terbakar di Bengkel Cakranegara

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 07 Januari 2018 | 21:26 WIB
Puluhan Motor Mendadak Terbakar di Bengkel Cakranegara
Ilustrasi kebakaran. [shutterstock]

Suara.com - Kepolisian Resor Mataram, Nusa Tenggara Barat menduga insiden kebakaran puluhan motor di bengkel dan rumah milik Gading Laksana akibat hubungan pendek arus listrik (korsleting). Listrik diduga datang dari salah satu kendaraan.

Kasubbag Humas Polres Mataram AKP I Wayan Arnawa mengatakan dugaan itu muncul berdasarkan keterangan saksi Sri Wahyuni, tetangga korban yang tinggal di seberang tempat kejadian perkara (TKP).

"Dugaannya api berasal dari korsleting salah satu sepeda motor yang kemudian menjalar ke motor lain hingga api cepat membakar seluruh isi bengkel beserta rumahnya," kata Arnawa di Mataram, Minggu (7/1/2017).

Insiden kebakaran yang terjadi pada Minggu dinihari, sekitar pukul 01.15 Wita itu dapat dipadamkan sekitar satu jam kemudian, setelah petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram yang dibantu aparat kepolisian dengan kendaraan "water canon" datang ke TKP.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun api telah menghanguskan seluruh harta benda milik korban yang tinggal di wilayah Karang Jangkong, Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Menurut hasil olah TKP kepolisian pada Minggu siang, Arnawa menjelaskan bahwa ada sekitar 22 kendaraan roda dua yang ludes dilalap si jago merah. Karena itu diprediksikan kerugian korban mencapai Rp350 juta.

Namun keterangan berbeda disampaikan korban, Gading Laksana. Kepada wartawan, korban mengaku kerugiannya mencapai Rp1 miliar lebih karena kendaraan yang ada di rumah dan bengkelnya itu saja mencapai 30 unit.

"Yang ada di bengkel saja ada sekitar 25 motor, belum lagi koleksi motor balap (drag) yang ada di dalam rumah, begitu juga dengan motor pribadi. Semua habis, yang bersisa cuma pakaian yang nempel di badan saja," ujarnya.

Terkait dengan hasil identifikasi pihak kepolisian yang menduga kebakaran akibat korsleting dari salah satu kendaraan, Gading masih meragukannya, karena api kali pertamanya dia lihat muncul dari kendaraan pribadi istrinya merek Honda Vario yang disimpan di bengkel.

"Memang pertama yang saya lihat terbakar di bengkel itu motor istri saya sama motor yang ada disebelahnya, Trail KLX, tapi nyala yang paling besar itu dari motor istri saya. Tapi saya mikir, tidak mungkin api mulai dari sana, karena motor istri saya itu setelannya standar, biasa kita pakai tiap hari," kata Gading yang istrinya diketahui seorang Anggota Ditlantas Polda NTB tersebut.

Lebih lanjut, korban dan warga sekitar juga menyayangkan kesiapsiagaan petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram yang terkesan lamban. Padahal markas pasukan dengan jargon "pantang pulang sebelum padam" ini berkantor tidak jauh dari TKP.

Hal itu disayangkannya ketika korban berupaya menghubungi pihak pemadam kebakaran melalui nomor kontak darurat (911).

"Istri saya sudah mencoba telepon nomor darurat, tapi tidak ada respon, jadi saya langsung ke kantornya (Pemadam Kebakaran), karena dekat," ujarnya.

Setelah Gading dua kali berturut-turut mendatangi kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram yang lokasinya sekitar 500 meter dengan rumahnya, petugas dengan kendaraan damkar akhirnya datang ke lokasi.

"Tapi pas mereka datang, malah selangnya yang ketinggalan di kantor. Karena panik, istri saya langsung minta bantuan temannya yang tugas bawa water canon, untung bantuan polisi cepat datang, kalau tidak, satu kampung bisa habis," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Permukiman Padat di Kemayoran Kebakaran

Permukiman Padat di Kemayoran Kebakaran

News | Minggu, 07 Januari 2018 | 06:56 WIB

203 Rumah Terbakar, Ibu dan 2 Anaknya Tewas Terpanggang

203 Rumah Terbakar, Ibu dan 2 Anaknya Tewas Terpanggang

News | Sabtu, 06 Januari 2018 | 05:15 WIB

Tak Mau Loncat, Aminah dan 2 Anaknya Tewas Terpanggang Api

Tak Mau Loncat, Aminah dan 2 Anaknya Tewas Terpanggang Api

News | Jum'at, 05 Januari 2018 | 09:57 WIB

1.400 Mobil Terparkir Hangus Terbakar

1.400 Mobil Terparkir Hangus Terbakar

Otomotif | Selasa, 02 Januari 2018 | 09:26 WIB

Tiga Blok Gudang Plastik Dilalap Si Jago Merah di Sidoarjo

Tiga Blok Gudang Plastik Dilalap Si Jago Merah di Sidoarjo

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 06:37 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB