Dua Perempuan Arab Saudi Ditangkap Israel karena Dituduh Teroris

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 09 Januari 2018 | 06:03 WIB
Dua Perempuan Arab Saudi Ditangkap Israel karena Dituduh Teroris
Ilustrasi tentara Israel. [shutterstock]

Suara.com - Badan keamanan Israel Shin Bet menangkap dua perempuan Arab Saudi, Senin (8/1/2018) waktu setempat. Mereka dituduh punya keterkaitan atau hubungan dengan kelompok teroris Daesh.

Dalam sebuah pernyataan, Israel mengatakan bahwa gadis berusia 19 tahun dari desa Bedouin Lakia. Dia kini masih ditahan karena dicurigai berkolaborasi dengan Daesh untuk melakukan serangan teroris terhadap orang-orang Yahudi di dalam wilayah Israel.

Shin Bet mengatakan kedua tersangka tersebut telah melakukan kontak dengan penangan Daesh di luar negeri. Mereka berencana untuk meninggalkan Israel untuk bergabung dengan kelompok teroris tersebut.

Sebuah surat dakwaan diajukan terhadap kedua gadis tersebut, Senin di sebuah pengadilan di kota Beer Sheva.

Anadolu Agency tidak bisa menghubungi keluarga kedua gadis tersebut untuk memberikan komentar.

Israel mengumumkan penangkapan sejumlah warga Arab dalam beberapa tahun terakhir karena dicurigai berhubungan dengan Daesh. (Anadolu)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Israel Dukung Trump Pangkas Dana Badan PBB yang Bantu Palestina

Israel Dukung Trump Pangkas Dana Badan PBB yang Bantu Palestina

News | Minggu, 07 Januari 2018 | 06:00 WIB

Jenderal yang Ingin Ikut Pilkada Diminta Tiru Tentara Israel

Jenderal yang Ingin Ikut Pilkada Diminta Tiru Tentara Israel

News | Sabtu, 06 Januari 2018 | 14:30 WIB

Israel Krisis Keuangan, Pemkot Yerusalem Pecat 2.150 Pegawai

Israel Krisis Keuangan, Pemkot Yerusalem Pecat 2.150 Pegawai

News | Sabtu, 06 Januari 2018 | 10:05 WIB

Uni Eropa Kecam UU Israel untuk Hukum Mati Warga Palestina

Uni Eropa Kecam UU Israel untuk Hukum Mati Warga Palestina

News | Jum'at, 05 Januari 2018 | 11:10 WIB

Tamimi, Bocah Palestina Pertama yang Dibunuh Israel Tahun 2018

Tamimi, Bocah Palestina Pertama yang Dibunuh Israel Tahun 2018

News | Kamis, 04 Januari 2018 | 11:56 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×