Dituding Minta Mahar ke La Nyalla, Gerindra: Tanya Jokowi-Ahok

Siswanto, Erick Tanjung

Selasa, 16 Januari 2018 | 21:48 WIB
Dituding Minta Mahar ke La Nyalla, Gerindra: Tanya Jokowi-Ahok
Ketua Kadin Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (27/12/2016). 
Ketua DPP Gerindra Haposan Paulus Batubara menegaskan tidak pernah meminta uang mahar kepada La Nyalla Mattalitti sebagai syarat untuk didukung maju sebagai calon gubernur di pilkada Jawa Timur. Partainya hanya menanyakan kepada La Nyalla mengenai kesiapan dananya untuk pembiayaan saksi.
 
‎"Tidak ada minta mahar itu. Tapi cuma ditanya kesiapan dananya untuk maju, karena dia harus membiayai saksi dan itu wajar," kata Haposan ditemui di kantor Vox Point Indonesia, Jalan Pasar Baru Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (16/1/2017). 
 
Dia mempersilahkan semua pihak untuk mengonfirmasi langsung kepada Gubernur yang diusung Gerindra ketika Pilkada dahulu. Salah satunya adalah Jokowi-Ahok yang diusung Gerindra pada Pilkada DKI 2012 lalu.
 
"Tanya sama Jokowi-Ahok waktu Pilkada DKI 2012 dimintai mahar nggak, Ridwan Kamil dulu dimintai mahar nggak,‎ Anies dimintai mahar nggak, Deddy Mizwar dimintai mahar nggak. begitu saja," ujar dia.
 
Menurut dia, pengakuan La Nyala dimintai mahar Prabowo‎ untuk maju pilkada Jatim sengaja untuk menyerang dan menjatuhkan citra partai Gerindra. Ia merasa partainya selalu dikambing hitamkan oleh partai politik pengusung dan pendukung utama penguasa.
 
"Sekarang ini lagi banyak kampanye hitam, pak Prabowo dan Gerindra disudutkan. Kami disudutkan kiri kanan, ini nggak sampai dalam waktu satu bulan saja soal mundurnya Azwar Anas (cawagub Jatim dari PDIP) dibilang Gerindra. Soal rumah tangga seseorang (rusak) dibilang Gerindra, kemudian soal La Nyalla," kata dia.
 
Dia mengaku sebetulnya tidak mau menanggapi pernyataan La Nyalla soal uang mahar yang diminta Prabowo.‎ Namun isu menjadi 'seksi' di publik dan ramai.
 
‎"La Nyalla itu sebenarnya kan bermasalah dengan dirinya sendiri kan, dia ada kasus pidana, lalu menang praperadilan. Kami nggak tahu apakah dananya dipakai ke situ apa nggak. Yang paling jelas pak Prabowo mencoba (ingin dukung La Nyalla), karena ‎dia meyakinkan telah mendapatkan dukungan NU dan Pak Sukarwo. Ternyata pak Sukarwo mendukung Khofifah, jadi jangan dia tidak didukung orang lain, cari kambing hitam kami yang disalahin," kata dia.‎
 
"Kalau kami santai saja menanggapinya, nggak terlalu masalah itu. Nggak perlu diambil pusing."
 
Isu politik uang mengemuka setelah La Nyalla mengaku dimintai uang Rp40 miliar oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. ‎

Suara.com - Menurut La Nyalla uang itu sebagai kompensasi agar mendapat rekomendasi maju menjadi calon gubernur Jawa Timur. Tetapi akhirnya, mantan ketua umum PSSI itu gagal maju lantaran tidak memenuhi permintaan Prabowo.

 

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rapat DPD RI Panas! La Nyalla Dicap Otoriter Gegara Matikan Mic Senator: Forum Terhormat Jangan Ada Baku Hantam!

Rapat DPD RI Panas! La Nyalla Dicap Otoriter Gegara Matikan Mic Senator: Forum Terhormat Jangan Ada Baku Hantam!

News | Jum'at, 12 Juli 2024 | 16:57 WIB

Sambut Hari Kemerdekaan ke-78 RI, Ketua DPD: Pancasila Harus Jadi Pemersatu Bangsa

Sambut Hari Kemerdekaan ke-78 RI, Ketua DPD: Pancasila Harus Jadi Pemersatu Bangsa

DPR | Rabu, 16 Agustus 2023 | 15:21 WIB

Rekam Jejak Kontroversi La Nyalla, Kembali Daftar Jadi Calon Ketua Umum PSSI

Rekam Jejak Kontroversi La Nyalla, Kembali Daftar Jadi Calon Ketua Umum PSSI

News | Minggu, 15 Januari 2023 | 15:55 WIB

Geger! Usai Minta Jokowi Ditambah 2 Tahun, Ketua DPD La Nyalla Juga Usul Presiden Dipilih MPR

Geger! Usai Minta Jokowi Ditambah 2 Tahun, Ketua DPD La Nyalla Juga Usul Presiden Dipilih MPR

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 21:42 WIB

Terkini

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

×