Charles Mengaku 3 Kali Bertemu Setya Novanto, Bahas Proyek E-KTP

Liberty Jemadu, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 22 Januari 2018 | 16:42 WIB
Charles Mengaku 3 Kali Bertemu Setya Novanto, Bahas Proyek E-KTP
Setya Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (15/1/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Charles Sutanto Ekapraja, salah satu saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan E-KTP dengan terdakwa Setya Novanto, membeberkan awal mula keterlibatannya dalam proyek tersebut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (22/1/2018).

Charles mengaku bahwa ia pertama kali dikenalkan kepada Setya oleh seorang pengusaha bernama Made Oka Masagung. Ia juga mengaku pertama kali mengetahui proyek itu dari Direktur Biomorf Lone LLC, Johannes Marliem pada 2010.

Johannes menghubungi Charles melalui sambungan telepon dan mengabarkan perihal kerja sama HP dalam proyek pembuatan identitas berbasis elektronik di Indonesia. Ketika itu Charles masih bekerja sebagai Country Manager HP Enterprise Service.

Tetapi karena belum yakin, Charles kemudian menghubungi Made Oka Masagung untuk mencari informasi lebih banyak.

"Saya mau tahu proyek nasional lainnya apa. Akhir 1990an dan awal 2000an pernah ada proyek identitas yang tidak berjalan," jelas Charles dalam persidangan.

"Jadi saya harus make sure itu benaran atau tidak. Tapi saya belum merasa yakin. Saya telepon teman, yang saya pikir punya info tersebut. Yaitu Pak Made Oka. Saya tanya beliau tahu enggak ada proyek ini. Kalau boleh dikenalin," imbuh Charles.

Adapun perkenalan dengan Made Oka kata Charles melalui mantan mertuanya.

Kemudian, berselang satu bulan, Made Oka menghubungi dirinya untuk mendatangi kantornya. Ia pun diajak kerumah Novanto yang berada di Jalan Wijaya XIII No. 19, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Saya diajak ke rumah Pak Setya Novanto. Rumahnya kalau enggak salah di Jalan Wijaya. Sekitar sore Magrib kali ya," kata Charles.

Ketika di rumah Novanto, Charles pun ditanya Novanto dari mana dan memiliki keahlian apa. Kemudian kata Charles, Novanto dan Made melakukan pembicaraan di ruangan lain.

"Saya ditanya dari mana, punya keahlian apa HP, lalu saya jelasin. Beliau dengan pak Made Oka bicara di ruangan lain, saya enggak tahu ngomongin apa. Setelah itu, sudah saya diajak pulang. Terus saya tanya itu siapa, tanya ke Pak Made Oka. Dijawab Pak Made Oka, 'ikutin saja prosesnya'," tutur Charles.

Selain itu, Charles juga menceritakan dirinya kembali melakukan pertemuan dengan Novanto di Gedung DPR. Adapun pertemuan tersebut merupakan pertemuan kedua dengan Novanto di gedung DPR dengan beberapa orang.

"Kedua ke DPR, ramai-ramai . Di sana makan siang, enggak lama terus keluar berbarengan dengan Pak Made Oka. Saya selalu diajak Pak Made Oka. Saya enggak tahu apa yang dibicarakan," tutur Charles.

Kemudian pertemuan ketiga dengan Novanto kata Charles yakni di kediaman Novanto pada malam hari. Dalam pertemuan dengan Novanto, Charles mengaku melihat Direktur Utama PT Sandipala Arthapura, Paulus Tannos. Adapun PT Sandipala Arthaputra merupakan peserta konsorsium PNRI pada proyek KTP elektronik.

"Saya ditelepon malam-malam disuruh datang sama Pak Made ke rumah Novanto, saya datang ada Pak Paulus. Saya ditanya cost kartu untuk produksi berapa. Saya jawab cost kartu itu berdasarkan pengalaman di Amerika, sekitar 2,5 sampai 3 dolar AS per ID. Saya juga ditanya apakah bisa gunakan chip dari negara lain, terus terang HP tidak pernah gunakan chip yang jangka waktu satu tahun jadi saya enggak bisa jawab," ucap dia

Meski begitu, Charles menegaskan dari pertemuan tersebut tidak ada tindak lanjut, meski HP ikut serta dalam proyek tersebut.

"Enggak dapat. Tidak jadi kesepakatan harga dengan perusahaan Pak Marliem. Sudah putus di situ saja," tandasnya.

Dalam sidang kali ini Jaksa Penuntut Umum kembali menghadirkan sejumlah saksi. Saksi yang dihadirkan yakni terdakwa kasus korupsi proyek E-KTP Andi Agustinus atau Andi Narogong, Made Oka Masagung, mantan anggota DPR Mirwan Amir, Charles Sutanto Ekapraja, dan Direktur Utama PT Aksara, Aditya Ariadi Suroso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Syarat Ganti E-KTP Rusak atau Hilang Terbaru, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan

Syarat Ganti E-KTP Rusak atau Hilang Terbaru, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Jejak 'Plesiran' Napi Korupsi: Dari Gayus Tambunan hingga Setya Novanto

Jejak 'Plesiran' Napi Korupsi: Dari Gayus Tambunan hingga Setya Novanto

News | Sabtu, 26 September 2026 | 16:24 WIB

KPK: Putusan Pengadilan Singapura Bisa Percepat Ekstradisi Paulus Tannos

KPK: Putusan Pengadilan Singapura Bisa Percepat Ekstradisi Paulus Tannos

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:29 WIB

Akhir Pelarian Paulus Tannos? Agustus Jadi Penentu Kepulangan Buron e-KTP

Akhir Pelarian Paulus Tannos? Agustus Jadi Penentu Kepulangan Buron e-KTP

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:04 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat

Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:57 WIB

Tolak Gugatan Paulus Tannos, Singapura Restui Ekstradisi Buron Kakap e-KTP?

Tolak Gugatan Paulus Tannos, Singapura Restui Ekstradisi Buron Kakap e-KTP?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:29 WIB

WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia

WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:34 WIB

Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga

Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:55 WIB

KTP Hilang Bakal Kena Denda? Kemendagri Usul Aturan Baru, 'Sentil' Warga yang Tak Tanggung Jawab

KTP Hilang Bakal Kena Denda? Kemendagri Usul Aturan Baru, 'Sentil' Warga yang Tak Tanggung Jawab

News | Senin, 20 April 2026 | 14:18 WIB

Terkini

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Lama Terpinggirkan dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kirim Sinyal ke John Herdman

Lama Terpinggirkan dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kirim Sinyal ke John Herdman

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Lampu Hijau dari Balai Kota: Ribuan SPD Terbit, Rapelan Gaji PJLP Mulai Dibayar

Lampu Hijau dari Balai Kota: Ribuan SPD Terbit, Rapelan Gaji PJLP Mulai Dibayar

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Cuaca Panas dan El Nino Jadi Berkah bagi Industri Minuman

Cuaca Panas dan El Nino Jadi Berkah bagi Industri Minuman

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Mahasiswa Trisakti Tuntut Evaluasi Total Satgas PKH yang Hobi Pamer Duit Sitaan, Ini Alasannya

Mahasiswa Trisakti Tuntut Evaluasi Total Satgas PKH yang Hobi Pamer Duit Sitaan, Ini Alasannya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Novel Uang Gawat Darurat: Ketika Niat Menabung Diserbu Kebutuhan Mendadak

Novel Uang Gawat Darurat: Ketika Niat Menabung Diserbu Kebutuhan Mendadak

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Tes Kejujuran Polisi, Mahasiswa Selipkan Uang ke Barikade Aparat, Duit Rp 50 Ribu Disikat

Tes Kejujuran Polisi, Mahasiswa Selipkan Uang ke Barikade Aparat, Duit Rp 50 Ribu Disikat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:59 WIB

×