PDIP Jawab Ancaman Alumni 212 ke 'Partai Berbaju Merah'

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Senin, 29 Januari 2018 | 18:28 WIB
PDIP Jawab Ancaman Alumni 212 ke 'Partai Berbaju Merah'
Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Masinton Pasaribu membawa koper saat mendatangi KPK, Jakarta, Senin (4/9).

Suara.com - Persaudaraan Alumni 212 menyebut 'partai politik berbaju merah' sumber pembuat masalah di Indonesia. 'Partai berbaju merah' itu menjadi target untuk dikalahkan pada Pilkada 2018.

Alumni 212 merupakan kelompok mantan pendemo Basuki Tjahaja Purnama di kasus penista agama saat Pilkada DKI Jakarta 2017. Ahok dan Djarot Saiful Hidayat calon gubernur dan wakil gubernur petahana yang dikung PDI Perjuangan.

Menanggapi pernyataan itu, politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mengatakan, jika 'partai baju merah' yang dimaksud adalah partainya, hal itu sudah dianggap biasa.

"Ya publik kan yang menilai. Selama ini PDIP dituduh apa-apa kalau bagi kita biasa lah ya," kata Masinton di DPR, Jakarta, Senin (29/1/2018).

Bahkan, kata Masinton, PDIP pernah dituduh Partai Komunis Indonesia dan anti Islam. Namun semua itu dianggap biasa, sebab yang menilai tetap publik.

"Toh publik yang menilai benar atau nggak tuduhan itu. Selama ini kan gugur semua (tuduhan). Termasuk yang namanya biang kerok itu, kan publik sudah tahu yang biang kerok yang mana," ujar Masinton.

Menurut Anggota Komisi III DPR itu, tudingan demikian tak usah direspon atau diklarifikasi. Sebab tak berefek pada elektabilitas PDIP selama ikut Pemilu.

"Publik sudah sangat mengerti dan sangat pintar untuk menilai terhadap tudingan. Selama ini toh tudingan terhadap PDIP itu macam-macam lah. Toh kepercayaan rakyat kepada PDIP kan bisa kita lihat saat Pemilu ke Pemilu," tutur Masinton.

Namun demikian, PDIP menyadari bahwa tudingan demikian sengaja dilemparkan untuk menghilangkan kepercayaan publik terhadap PDIP.

baca juga

Menurut Masinton, tudingan tersebut adalah bagian dari serangan politik di tahun politik saat ini.

"Ya kalau kami, kita tahu isu ini kan berkaitan dengan momen politik ada Pilkada serentak, kemudian selesai Pilkada serentak ini ada Pileg dan Pilpres 2019 nanti, ini memang lontaran-lontaran isu-isu politik yang memang ditujukan untuk mendown grade PDIP," kata Masinton.

"Nah tentu kami sudah melakukan langkah-langkah antisipasi dan tidak perlu kami tanggapi secara reaktif ya atau berlebihan," Masinton menambahkan.

Sebelumnya, Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengatakan bahwa pihaknya menargetkan kekalahan 'partai berbaju merah' di Pilkada 2018. Meski tak secara spesifik menyebutkan nama partai tersebut, slamet mengatakan partai yang dimaksud adalah partai penguasa saat ini.

"Ada satu partai yang menurut kami menjadi target utama kami dikalahkan. Karena bagi kami, partai tersebutlah biang kerok persoalan yang ada di bangsa dan negara ini," kata Slamet Maarif di Masjid Al-Ittihad, Tebet, Jaksel, Sabtu (27/1/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Yakin Jenderal Tak Berpolitik saat Jadi Plt Gubernur

PDIP Yakin Jenderal Tak Berpolitik saat Jadi Plt Gubernur

News | Senin, 29 Januari 2018 | 16:01 WIB

Dituding Tak Ramah kepada Islam, Ini Jawaban PDIP

Dituding Tak Ramah kepada Islam, Ini Jawaban PDIP

News | Minggu, 28 Januari 2018 | 19:55 WIB

PDIP: Bacalon PDIP di Pilkada Serentak Dilarang Main Isu SARA

PDIP: Bacalon PDIP di Pilkada Serentak Dilarang Main Isu SARA

News | Minggu, 28 Januari 2018 | 17:35 WIB

2 Jenderal Polri Diusulkan Jadi Plt Gubernur, Ini Kata PDIP

2 Jenderal Polri Diusulkan Jadi Plt Gubernur, Ini Kata PDIP

News | Minggu, 28 Januari 2018 | 16:37 WIB

Ikut Sekolah Partai, Anton: Ingin Profesional Ya Harus Dilatih

Ikut Sekolah Partai, Anton: Ingin Profesional Ya Harus Dilatih

News | Minggu, 28 Januari 2018 | 14:19 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×