PDIP Pertanyakan Pemodal Elektabilitas Survei Jokowi Rendah

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 05 Februari 2018 | 15:57 WIB
PDIP Pertanyakan Pemodal Elektabilitas Survei Jokowi Rendah
Sekretaris PDI P Hasto Kristiyanto (Suara.com/Ummay)

Suara.com - Hasil survei terbaru yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia Denny JA menunjukkan elektabilitas Presiden Joko Widodo berada di bawah angka 50 persen.

Meski masih teratas, posisi Jokowi dinilai masih belum aman lantaran statusnya merupakan calon petahana.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menanggapi hasil survei tersebut. Ia mengatakan semua lembaga survei berhak menyampaikan temuan terbarunya ke publik. Hasto meminta masyarakat melihat siapa pemodal yang mendanai survei tersebut.

"Setiap survei bebas menyampaikan, tapi survei harus menunjukan apakah ada afiliasi kepentingan politik tertentu atau tidak, siapa yang memberi modal atas survei yang dilakukan itu?" ujar Hasto di Kantor The Wahid Institute, Jalan Taman Amir Hamzah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2018).

Hasto menjelaskan partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri lebih percaya dengan kerja dan perubahan yang sudah dilakukan Jokowi. Masyarakat, dia klaim banyak merasakan perubahan, contohnya seperti pembangunan infrastruktur.

"PDIP percaya survei faktual yang dirasakan rakyat pada pemimpinya, itulah yang ditangkap PDIP," kata dia.

Sebelumnya, peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfarabi merilis survei terbaru tentang elektabilitas bakal calon presiden dan calon wakil presiden untuk Pemilu Presiden 2019.

Hasilnya, elektabilitas Jokowi masih unggul dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto atau calon lainnya. Tetapi elektabilitas Jokowi di bawah angka 50 persen, yakni pada angka 48.50 persen.

"Elektabilitas Jokowi sebagai petahana masih tertinggi dibanding capres lainnya. Namun posisi elektabilitasnya belum aman," ujar Adjie.

baca juga

Sementara, sisanya tersebar ke sejumlah nama pesaing, seperti Prabowo Subianto, Agus Harimurti Yuhoyono, Anies Baswedan, Gatot Nurmantyo, dan lainnya dengan total 41,20 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekjen PDIP: Saya Lewat Pintu Air Manggarai Banyak Sampah

Sekjen PDIP: Saya Lewat Pintu Air Manggarai Banyak Sampah

News | Senin, 05 Februari 2018 | 13:34 WIB

Diperintahkan Megawati, Hasto dan PDIP Sambangi Wahid Institute

Diperintahkan Megawati, Hasto dan PDIP Sambangi Wahid Institute

News | Senin, 05 Februari 2018 | 13:11 WIB

Pro Kontra Kartu Kuning dari BEM UI dan Kartu Merah Fahri Hamzah

Pro Kontra Kartu Kuning dari BEM UI dan Kartu Merah Fahri Hamzah

News | Minggu, 04 Februari 2018 | 12:32 WIB

Presiden Joko Widodo Meresmikan Lapangan Tenis Senayan

Presiden Joko Widodo Meresmikan Lapangan Tenis Senayan

News | Sabtu, 03 Februari 2018 | 11:57 WIB

Empat Calon Penantang Jokowi di Pilpres 2019

Empat Calon Penantang Jokowi di Pilpres 2019

News | Jum'at, 02 Februari 2018 | 16:51 WIB

Terkini

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB