Longsor Bandara, Satu Selamat dan Satu Masih di Bawah Beton

Dythia Novianty | Suara.com

Selasa, 06 Februari 2018 | 06:32 WIB
Longsor Bandara, Satu Selamat dan Satu Masih di Bawah Beton
Sejumlah petugas gabungan dari badan SAR dan Pemadam Kebakaran Bandara Soetta melakukan evakuasi terhadap korban longsor tembok under pass perlintasan Kereta Bandara Soetta di kawasan Parimeter Selatan, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (5/2) malam. [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]

Suara.com - Setelah membutuhkan waktu lebih dari sembilan jam atau pukul 03.00 WIB, salah satu korban longsoran underpass jalan parimeter Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten, Selasa, bisa diselamatkan oleh penyelamat gabungan yang sejak Senin (5/2) sore melakukan pencarian.

Korban yang sukses diselamatkan adalah Dyanti Dyah Ayu Cahyani Putri. Posisi wanita berusia 24 tahun ini berada dibelakang kemudi kendaraan Honda Brio yang dikemudikannya.

Proses penyelamatan korban ini memang membutuhkan waktu yang panjang serta banyak melibatkan personel dan alat pendukung lainnya, seperti alat berat Sedikitnya ada 120 petugas gabungan mulai dari SAR, Polri,TNI, hingga tim kesehatan yang terlibat langsung sejak proses evakuasi.

Meski satu korban sudah sukses diselamatkan dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Tangerang, Banten, petugas masih mempunyai tugas besar lainnya yaitu harus menyelamatkan satu korban lagi yang namanya disebut adalah Maemunah yang hingga saat ini masih berada dibawah beton longsoran.

Satu korban itu merupakan rekan dari Dyanti Dyah Ayu Cahyani Putri posisinya berasa disamping kemudi Honda Brio atau dalam artian berada diposisi lebih dalam dibandingkan dengan korban yang sudah mampu diselamatkan.

Sejumlah petugas gabungan dari badan SAR dan Pemadam Kebakaran Bandara Soetta melakukan evakuasi terhadap korban longsor tembok under pass perlintasan Kereta Bandara Soetta di kawasan Parimeter Selatan, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (5/2) malam. Hingga Foto ini disiarkan petugas gabungan masih melakukan evakuasi satu orang pengendara motor dan dua orang yang berada dalam satu mobil, ambruknya dinding under pass tersebut diduga karena kurang kuatnya konstruksi serta curah hujan yang tinggi yang mengguyur kawasan tersebut. [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]

Proses penyelamatan sendiri dipimpin langsung oleh Ketua Basarnas Muhammadm Syaugi. Untuk melakukan penyelamatan, Basarnas banyak menggunakan alat berat meski pada praktiknya banyak menggunakan keahlian personelnya. Hal tersebut terjadi karena longsoran cukup riskan jika penyelamatan menggunakan alat berat.

Selama proses penyelamatan, komunikasi antara korban dan petugas terus berjalan. Bahkan, korban telah mendapatkan pertolongan pertama dengan oksigen dan infus. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mati-matian Selamatkan Korban Tertibun Longsor di Bandara Soetta

Mati-matian Selamatkan Korban Tertibun Longsor di Bandara Soetta

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 00:05 WIB

Terowongan Kereta Bandara Soetta Ambrol, Timbun Mobil Isi 2 Orang

Terowongan Kereta Bandara Soetta Ambrol, Timbun Mobil Isi 2 Orang

News | Senin, 05 Februari 2018 | 20:13 WIB

Tanah Longsor Timbun 1 Mobil dan Hentikan Kereta Bandara Soetta

Tanah Longsor Timbun 1 Mobil dan Hentikan Kereta Bandara Soetta

News | Senin, 05 Februari 2018 | 20:06 WIB

Dua Tewas dan Empat Orang Hilang saat Longsor di Puncak

Dua Tewas dan Empat Orang Hilang saat Longsor di Puncak

News | Senin, 05 Februari 2018 | 15:32 WIB

Jasa Marga Tutup Jalan Tol Jagorawi arah Puncak

Jasa Marga Tutup Jalan Tol Jagorawi arah Puncak

News | Senin, 05 Februari 2018 | 15:07 WIB

Supermoon Akibatkan Banjir Rob di Utara Jakarta

Supermoon Akibatkan Banjir Rob di Utara Jakarta

News | Rabu, 03 Januari 2018 | 15:41 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB