Polisi Masih Olah TKP Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen

Reza Gunadha

Minggu, 11 Februari 2018 | 11:31 WIB
Polisi Masih Olah TKP Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen
Warga melihat lokasi tabrakan di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/2). Sebanyak 26 orang meninggal dunia dan 17 orang luka-luka akibat kecelakaan bus pariwisata di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat. [ANTARA FOTO/Yusup Suparman/agr/kye/18]

Suara.com - Aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan bus pariwisata di kawasan “Tanjakan Emen” atau turunan Cicenang, Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018).

Untuk melancarkan proses olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat kepolisian setempat melakukan sistem buka tutup di jalan raya Subang-Bandung wilayah Ciater, Subang.

"Olah TKP diupayakan selesai pada hari Minggu ini agar bisa diketahui penyebab kecelakaan maut tersebut," kata Kapolres Subang Ajun Komisaris Besar Muhammad Joni seperti dilansir Antara.

Pada Sabtu (10/2), bus pariwisata Premium Passion bernopol F-7959-AA yang membawa rombongan dari Koperasi Simpan Pinjam Permata Ciputat Tangerang Selatan mengalami kecelakaan di jalan raya Subang-Bandung, di Kampung Cicenang, Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Subang.

Rombongan itu melintas di jalan raya Subang-Bandung setelah berwisata dari Gunung Tangkuban Perahu.

Saat akan pulang melalui Subang, tepatnya di Tanjakan Emen, bus oleng dan menabrak sepeda motor hingga akhirnya menabrak tebing dan terguling.

Sebanyak 27 orang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan itu, termasuk pengendara motor yang tertabrak bus nahas tersebut.

Informasi dari pihak kepolisian menyatakan, olah TKP itu dimulai dari titik pengereman bus hingga terjadinya peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan 27 orang meninggal dunia.

Dalam olah TKP itu, terlihat aparat kepolisian dari Polres Subang, Polda Jabar serta tim dari Mabes Polri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemkot Tangsel Urus Kepulangan Korban Kecelakaan Tanjakan Emen

Pemkot Tangsel Urus Kepulangan Korban Kecelakaan Tanjakan Emen

News | Minggu, 11 Februari 2018 | 08:39 WIB

Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen, Jangan Salahkan Emen!

Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen, Jangan Salahkan Emen!

News | Minggu, 11 Februari 2018 | 07:50 WIB

27 Orang yang Tewas di Kecelakaan Tanjakan Emen Ibu-ibu Semua

27 Orang yang Tewas di Kecelakaan Tanjakan Emen Ibu-ibu Semua

News | Minggu, 11 Februari 2018 | 04:50 WIB

Jumlah Korban Kecelakaan Tanjakan Emen Bertambah, 27 Orang Tewas

Jumlah Korban Kecelakaan Tanjakan Emen Bertambah, 27 Orang Tewas

News | Sabtu, 10 Februari 2018 | 21:58 WIB

Kecelakaan Maut Tanjakan Emen, 26 Orang Tewas, Belasan Kritis

Kecelakaan Maut Tanjakan Emen, 26 Orang Tewas, Belasan Kritis

News | Sabtu, 10 Februari 2018 | 21:28 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×