Jokowi Minta Kasus Novel Segera Diungkap, Bagaimana Polri?

Arsito Hidayatullah | Welly Hidayat | Suara.com

Selasa, 20 Februari 2018 | 20:05 WIB
Jokowi Minta Kasus Novel Segera Diungkap, Bagaimana Polri?
Ketua KPK Agus Rahardjo bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis (kanan) saat merilis sketsa wajah terduga pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/11/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan rencananya akan kembali ke Indonesia pascaoperasi dan menjalani perawatan di Singapura. Novel diperkirakan akan ke Indonesia pada Kamis (22/2/2018).

Banyak orang menyambut baik kabar tersebut, tak terkecuali Presiden Joko Widodo. Namun sementara itu, kasus penyiraman air keras ke wajah Novel masih misterius, alias masih belum bisa diungkap oleh Polri.

Jokowi sendiri juga sudah meminta agar penanganan kasus Novel segera dituntaskan, dalam arti cepat diungkap. Jokowi telah langsung memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait hal itu.

Sehubungan dengan itu, pihak Kepolisian Republik Indonesia sebagai penyidik dalam kasus tersebut, menyatakan akan bekerja dengan keras dan masih terus bekerja.

"Ya, kami akan laksanakan (penanganan kasus Novel cepat). Karena memang kami harus segera tuntaskan. Selama ini kan kami mengalami kendala untuk meminta keterangan. Ada beberapa yang terhambat, dan sampai sekarang kita belum dapatkan hasil yang signifikan," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (20/2).

Setyo mengatakan, penyidik dalam beberapa hari terakhir juga sudah mendapatkan sekitar 500 telepon hotline yang masuk ke Polda Metro Jaya. Namun, hasil dari sketsa wajah yang sudah disebar oleh Polri tersebut belum mengarah pada ditemukannya identitas pelaku.

Menurut Setyo pula, penyidik sejauh ini juga masih terus bekerja dengan semaksimal mungkin.

"Ya, kami lihat temen-teman penyidik masih bekerja. Artinya, kami masih berusaha semaksimal mungkin lah ya," ujar Setyo.

Sementara itu, sebelumnya sempat diberitakan bahwa bila Polri tak mampu atau sudah angkat tangan, Jokowi sendiri akan mencoba mencari langkah lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Suap, KPK Geledah Kantor Bupati Lampung Tengah Mustafa

Kasus Suap, KPK Geledah Kantor Bupati Lampung Tengah Mustafa

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 19:58 WIB

Polisi Belum Dapat Kabar Novel Baswedan Pulang Lusa

Polisi Belum Dapat Kabar Novel Baswedan Pulang Lusa

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 17:50 WIB

Fahri Hamzah: Saya Ingin Jokowi Sadar, KPK Adalah Ancaman

Fahri Hamzah: Saya Ingin Jokowi Sadar, KPK Adalah Ancaman

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 15:49 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB