facebook

Helikopter Disiapkan Atasi Kebakaran Hutan di Kalimantan dan Riau

Liberty Jemadu
Helikopter Disiapkan Atasi Kebakaran Hutan di Kalimantan dan Riau
Helikopter MI-8MTV-1 milik BNPB melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan saat terjadi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Muara Belida, Muara Enim, Sumatera Selatan, Sabtu (16/9).

Titik api pemicu kebakaran hutan sudah terdeteksi di Kalimantan dan Sumatera.

Suara.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan sudah disiapkan helikopter water bombing untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Riau.

"Sudah disiapkan helikopter untuk Riau, Kalbar dan Kalteng. Ini kan ada Pak Budi Karya (Menteri Perhubungan), saya mau bicara, saya minta izin heli dipercepat biar segera selesai," kata Nurbaya sebelum mengikuti Rapat Terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Nurbaya mengungkapkan karhutla di Kalbar dan Kalteng saat ini sedang ditangani dan dirinya sudah berkoordinasi dengan Gubernur Kalbar serta Kalteng.

"Saya sudah kontak gubernurnya. Pak Doddy (Plt Gubernur Kalbar Doddy Riyadmadji). Tadi pagi saya kontak dan tadi siang jalan. Saya juga menelepon Gubernur Kalteng," tutur Nurbaya.

Menteri LHK juga mengungkapkan Provinsi Riau, Kalbar dan Kalteng saat ini sudah berstatus siaga darurat Karhutla.

"Tadi sudah kontak Pak Willem Rampangilei, Kepala BNPB. Langkah-langkahnya telah dilakukan. Satgas di lapangan sudah jalan," kata Nurbaya.

Dia juga mengaku sudah mendapat peta dan gambar daerah-daerah yang terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Nurbaya mengungkapkan pada Senin (19/2/2018) ada banyak titik api dan pada Selasa ini masih ada 67 titik api dengan peluang 60 persen dan 92 titik dengan peluang 30-40 persen.

"Kalbar sudah kurang titik apinya. Riau dan Kalteng tadi juga masih ada, mungkin 20-30an tersebar di Kalteng, Kalbar dan Riau," jelasnya.

Nurbaya juga menyebut Provinsi Sumatera Utara juga terlihat ada titik-titik apinya.