Survei Median: Elektabilitas Jokowi- Prabowo Memudar

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 22 Februari 2018 | 15:35 WIB
Survei Median: Elektabilitas Jokowi- Prabowo Memudar
Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) menyebut elektabilitas Joko Widodo dan Prabowo Subianto perlahan turun menjelang Pemilihan Presiden 2019. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) menyebut elektabilitas Joko Widodo dan Prabowo Subianto perlahan turun menjelang Pemilihan Presiden 2019. Sebab mereka mempunyai lawan di Pilpres nanti.

Hal itu dinytakan dalam survei yang bertajuk 'Lampu Kuning untuk Jokowi dan Pergerakan Suara Para Penantang'.

Survei digelar pada tanggal 1 sampai 9 Februari 2018 dengan mengambil 1.000 responden dengan margin of error sebesar +/-3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling.

Dalam survei tersebut, elektabilitas Presiden Joko Widodo berada di peringkat pertama sebesar 35,0 persen, peringkat kedua Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yakni 21,2 persen, peringkat ketiga mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo 5,5 persen, peringkat ke empat Gubernur Jakarta Anies Baswedan 4,5 persen, dan di posisi ke lima elektabilitas Direktur Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono 3,3 persen.

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan elektabilitas Jokowi mengalami penurunan dibanding Oktober 2017 sebesar 36,2 persen.

"Suara pak Jokowi secara konsisten mengalami penurunan tipis dari bulan ke bulan dan tidak pernah beranjak lebih dari 50 persen. Pada April 2017 elektabilitas Jokowi sebesar 36,9 persen, kemudian menurun 36,2 persen di bulan Oktober 2017, dan di bulan Februari 2018 sebesar 35 persen," ujar Rico dalam jumpa pers di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Tak hanya itu dua nama yang pernah bertarung pada Pilpres 2014 yakni Jokowi dan Prabowo mengalami penurunan. Elektabilitas Prabowo Oktober 2017 sebesar 23,2 persen turun 21,2 persen di Februari 2018.

Penantang Prabowo dan Jokowi di Pilpres 2019 mengalami kenaikan. Elektabilitas Gatot Nurmantyo mengalami kenaikan dari 2,8 persen menjadi 5,5 persen.

Kemudian elektabilitas Anies dari angka 4,4 persen naik di bulan Februari 2018 menjadi 4,5 persen dan elektabilitas Agus yang sebelumnya dibawah 1 persen naik menjadi 3, 3 persen.

"Dua figur utama yang pernah bertarung mulai memudar popularitasnya yakni Jokowi dan Prabowo dilihat dari surveinya. Pada saat yang bersamaan penantang yang lain mengalami kenaikan elektabiltas seperti Gatot, Anies dan AHY," kata Rico.

Selain itu, Rico menambahkan elektabiltas Wakil Presiden Jusuf Kalla sebesar 2, 2 persen, elektabiltas Ketua Umum Partai Perindo sebesar 1,7 persen dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri 1,6 persen.

"Kemudian elektabilitas mantan Presiden PKS Anis Matta 1,5 persen dan elektabiltas Ketua Umum Partai Demokrat sebesar 1,2 persen," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPR Sebut Tak Pengaruh Jika Jokowi Tak Mau Teken UU MD3

Ketua DPR Sebut Tak Pengaruh Jika Jokowi Tak Mau Teken UU MD3

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 13:53 WIB

Belum Mau Teken UU MD3, Jokowi: Semua Tak Mau Demokrasi Mundur

Belum Mau Teken UU MD3, Jokowi: Semua Tak Mau Demokrasi Mundur

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 19:54 WIB

Jokowi Benarkan Bertemu Mega di Istana Batu Tulis Bahas Pilpres

Jokowi Benarkan Bertemu Mega di Istana Batu Tulis Bahas Pilpres

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 18:24 WIB

Bakal Dihadiri Jokowi, Anies Semangat Ikut Rakorgub se-Indonesia

Bakal Dihadiri Jokowi, Anies Semangat Ikut Rakorgub se-Indonesia

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 16:02 WIB

Besok Pulang, Novel Baswedan: Terima Kasih Pak Jokowi

Besok Pulang, Novel Baswedan: Terima Kasih Pak Jokowi

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 15:02 WIB

Terkini

Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!

Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:54 WIB

Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme

Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:53 WIB

MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat

MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:43 WIB

Kapal Global Sumud Flotilla Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak Tentara Israel!

Kapal Global Sumud Flotilla Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak Tentara Israel!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:40 WIB

Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba

Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:28 WIB

Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan

Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:19 WIB

Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!

Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:12 WIB

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:54 WIB

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:44 WIB

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:43 WIB