Survei Alvara: Pasangan Kuat Jokowi di Pilpres 2019 dari Militer

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Jum'at, 23 Februari 2018 | 16:45 WIB
Survei Alvara: Pasangan Kuat Jokowi di Pilpres 2019 dari Militer
Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan padat karya tunai irigasi kecil dan jalan produksi di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Jumat (23/2/2018). (Biro pers Kepresidenan)

Suara.com - Jelang Pemilihan Presiden 2019, sejumlah lembaga survei mulai bermunculan untuk menganalisa tokoh-tokoh yang diprediksi jadi calon Presiden dan Wakil Presiden.‎ Salah satunya Alvara Research Center, ‎lembaga survei ini meriset kombinasi capres dan cawapres yang diharapkan publik dalam Pilpres nanti.

Hasil survei Alvara menemukan kombinasi yang paling banyak disetujui publik adalah capres dan cawapres dari kalangan Sipil-Militer 93,2 persen, kemudian Nasionalis-Islam memperoleh angka 89,6 persen dan Usia Tua-Usia Muda diangka 84,7 persen.

"Tiga tokoh yang mendapat tingkat persetujuan paling tinggi sebagai cawapres Joko Widodo adalah Gatot Nurmantyo 61,9 persen. Kemudian Muhaimin Iskandar ‎59,6 persen dan Agus Harimurti Yudhoyono (Agus SBY) 55,5 persen," kata Hasanuddin Ali, CEO Alvara Research Center dalam konfrensi pers di Hotel Oria, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (23/2/2018).

Sedangkan tiga tokoh yang mendapat tingkat persetujuan paling tinggi untuk menjadi cawapres Prabowo Subianto adalah Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) 60,0 persen. Kemudian Muhaimin Iskandar‎ (Ketua Umum PKB) 59,4 persen dan Agus Harimurti Yudhoyono 56,3 persen.

"Artinya yang berpotensi menjadi kandidat kuat cawapres Prabowo adalah Anies Baswedan," ujar dia.

Hasil simulasi pasangan dengan 3 pasangan kandidat Capres-Cawapres menunjukkan bahwa Jokowi selalu unggul. Baik saat berpasangan ‎dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Agus SBY, maupun Gatot.

"Sedangkan hasil simulasi pasangan menunjukkan bahwa lawan potensial Jokowi adalah Prabowo berpasangan dengan Anies Baswedan," kata dia.

Cawapres Potensial

Sementara itu survei ini menemukan, sosok cawapres potensial, di antaranya Agus SBY menempati urutan pertama dengan persentase 17,2 persen, kemudian Gatot Nurmantyo 15,2 persen, Jusuf Kalla 13,1 persen, Anies Baswedan 9,3 persen dan Cal Imin 8,9 persen.

Agus SBY paling dianggap sebagai tokoh muda yang layak menjadi Cawapres dengan perolehan suara 25,7 persen, disusul oleh Ridwan Kamil 15 persen, Anies Baswedan 15 persen dan Cak Imin 14,2 persen.

"Sedangkan Cak Imin dianggap sebagai tokoh Islam paling layak menjadi cawapres‎ dengan perolehan suara 21,7 persen, disusul Anies Baswedan 14,9 persen, JK 7,8 persen. Selain itu Cak Imin juga posisi teratas sebagai tokoh santri Indonesia dan tokoh latar belakang NU yang paling layak menjadi Cawapres 2019," kata dia.

Survei nasional Alvara ‎ini melibatkan 2.203 responden terpilih yang dilaksanakan di seluruh Provinsi dari 17 Januari hingga 7 Februari 2018. Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuisioner.

Metode sampling yang digunakan dalam riiset ini adalah multi-stage randam sampling, dengan margin of error sebesar 2 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel diambil di seluruh Indonesia dengan jumlah sampel tiap provinsi proporsional terhadap jumlah penduduk sesuai data badan pusat statistik (BPS).

Mayoritas responden tinggal di rural 46 persen dan urban 54 peprsen. Responden seimbang anatara laki-laki 50,4 persen dan perempuan 49,6 persen, serta mayoritas dari generasi milenial 50,5 persen. Dilihat dari sisi segmentasi pemilih dari sisi psikografis, mayoritas pemilih perusakan pemilih rasional ‎52,8 persen, pemilih galau 37,8 persen dan pemilih apatis 9,8 persen.

Pemilih rasional didominasi kelas menengah atas dan usia muda, pemilih galau banyak pemilih kelas menengah dan di usia muda dewasa, sementara pemilih apatis didominasi kelas menengah dan usia muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Resmi! Megawati Umumkan Kembali Usung Jokowi di Pemilu 2019

Resmi! Megawati Umumkan Kembali Usung Jokowi di Pemilu 2019

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 16:38 WIB

Hina Iriana Jokowi dan Megawati Soekarnoputri, Mustafa Dibekuk

Hina Iriana Jokowi dan Megawati Soekarnoputri, Mustafa Dibekuk

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 15:22 WIB

Jokowi Dengar Curhat Sengketa Tanah di Setiap Daerah Kunjungannya

Jokowi Dengar Curhat Sengketa Tanah di Setiap Daerah Kunjungannya

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 14:17 WIB

Politisi Gerindra: Wartawan Mau Sejahtera, Prabowo Presidennya

Politisi Gerindra: Wartawan Mau Sejahtera, Prabowo Presidennya

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 14:03 WIB

Jokowi Disarankan Keluarkan Perppu Jika Tak Mau Teken UU MD3

Jokowi Disarankan Keluarkan Perppu Jika Tak Mau Teken UU MD3

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 13:20 WIB

Terkini

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB