Lima Orang Meninggal, Diduga Keracunan Gas di Kapal

Yazir Farouk

Minggu, 25 Februari 2018 | 06:46 WIB
Lima Orang Meninggal, Diduga Keracunan Gas di Kapal
Ilustrasi jenazah. (Shutterstock)

Suara.com - Empat orang buruh pelabuhan dan seorang petugas kesehatan yang bertugas sebagai tim kesehatan PT Pelindo Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tewas diduga karena menghirup gas beracun di Palka kapal MV SUMIEI.

Berdasarkan informasi di lapangan, Minggu (25/2/2018), seperti dilaporkan Antara, empat orang yang dirawat di rumah sakit TNI-AD tersebut adalah, Mandor Madi (55) warga Pelambuan, Jani (48), David (30)dan Syahrani (40).

Sedangkan salah seorang tim kesehatan PT Pelindo, tewas saat dilarikan ke Rumah Sakit suaka Insan Banjarmasin.

Salah seorang tim penyelamat Untung Nur di Banjarmasin, mengatakan saat dia datang kondisi kapal yang berada di dermaga Pelabuhan Martapura Baru itu, terasa pengap dengan baunya sangat menyengat.

"Saat saya mau turun, baunya luar biasa dan kapal terasa pengap tidak bisa bernapas, sehingga tidak memungkinkan saya untuk turun ke kapal," katanya.

Awalnya, kapal tersebut dikira berisi cengkih, namun ternyata ada yang menyebutkan berisi biji sawit.

Menurut dia, untuk turun menolong para korban, harus dilengkapi dengan peralatan oksigen yang lengkap.

"Sempat tidak ada yang berani turun untuk menolong para korban, tetapi beruntung ada seseorang yang berani turun, untuk menyelamatkan lima orang korban yang sudah di dalam kapal," katanya.

Berkat satu orang penolong tersebut, akhirnya para korban bisa ditolong dan segera dilarikan ke rumah sakit, walaupaun pada akhirnya kelimanya meninggal dunia.

baca juga

"Kalau korban dari tim medis, saya ikut membawa ke Rumah Sakit Suaka Insan, dan beliau meninggal dalam perjalanan," katanya.

Sementara, satu orang yang berani menolong, kondisinya juga sempat lemah, namun bisa tertolong. Berdasarkan informasi dari lapangan, peristiwa tersebut terjadi di Kapal MV SUMIEI yang memuat kernil/biji sawit dari Pelaihari 600 ton tujuan Jambi dengan nahkoda Hervraf Yuno Andreas, Peristiwa terjadi, pada Sabtu sekitar pukul 20.05 wita. Peristiwa tersebut berawal, saat palka dibuka para korban langsung melakukan aktivitas pembongkaran di kapal.

Beberapa ABK sempat memperingatkan untuk tidak melakukan pembongkaran muatan selama tiga jam, namun dua orang korban terlanjur turun ke geladak dan mengalami lemas susah bernapas.

Mengetahui temannya lemas, kedua orang lainnya berupaya menolong, dan turun ke Palka, namun mengalami nasib yang sama. Hingga datang tim kesehatan pelabuhan mencoba menyelamatkan para korban dengan turun mengevakuasi,namun dia ikut lemas terhirup racun dari palka. Setelah itu, tim emergency gabungan datang langsung melakukan evakuasi dan korban di bawa ke rumah sakit TPT dan Suaka Insan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiang Pancang Tol Becakayu Ambruk, Tujuh Orang Luka Parah

Tiang Pancang Tol Becakayu Ambruk, Tujuh Orang Luka Parah

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 06:32 WIB

Bule Australia Tewas Tersengat Listrik saat Bersihkan Kolam

Bule Australia Tewas Tersengat Listrik saat Bersihkan Kolam

News | Jum'at, 16 Februari 2018 | 18:42 WIB

Korban Robohnya Proyek LRT Masih Dirawat di Rumah Sakit

Korban Robohnya Proyek LRT Masih Dirawat di Rumah Sakit

News | Senin, 22 Januari 2018 | 11:14 WIB

Simpan Narkoba, Disk Jockey Cafe Ditangkap Polisi

Simpan Narkoba, Disk Jockey Cafe Ditangkap Polisi

News | Rabu, 17 Januari 2018 | 07:01 WIB

Polisi Periksa Kontraktor 'Proyek Maut' Apartemen Pakubuwono

Polisi Periksa Kontraktor 'Proyek Maut' Apartemen Pakubuwono

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 15:47 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×