Massa Anti Ahok: Jangan Bebaskan Ahok!

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Senin, 26 Februari 2018 | 11:30 WIB
Massa Anti Ahok: Jangan Bebaskan Ahok!
Massa di depan Pengadilan Negeri Jakarta Utara berdemo di Sidang PK Basuki Tjahaja Purnama. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Massa pendukung dan penentang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berdemo di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin( 26/2/2018). Di sana, ada persidangan penijauan kembali kasus penodaan agama yang menjerat Ahok.

Massa anti Ahok yang berdemo berasal dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) dan Persaudaraan Alumni 212 dan Front Pembela Islam (FPI) dengan memakai satu mobil komando.

Mereka adalah mantan pendemo Ahok di era Pemilihan Kepala Deerah DKI Jakarta 2017 lalu. Saat itu, mereka meminta Ahok di penjara karena dituduh menistakan agama.

"Kami tak ingin Ahok bebas. Dia harus selesaikan masa hukuman. Kita harus kawal sidang ini sampai kapan pun," kata orotor yang berdiri dan teriak di atas mobil komando.

Massa di depan Pengadilan Negeri Jakarta Utara berdemo di Sidang PK Basuki Tjahaja Purnama. (suara.com/Welly Hidayat)

Sedangkan massa pro Ahok, berasal dari kelompok Basuki Tjahja Purnama (Baja). Mereka memakai baju motif kotak-kotak merah yang pernah jadi ciri khas Ahok dan Djarot Saiful Hidayat saat bertanding di Pilkada 2017. Saat itu mereka melawan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Para pendukung Ahok membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan 'Justice For All' dan 'Bebaskan Ahok'.

"Kami ingin Ahok bebas. Kami tetap bersama pak Ahok. Ahok tidak boleh sendiri. Kami tak bawa organisasi apapun. Kami ini masyarakat Jakarta. Cinta dengan Ahok," ujar orator di atas mobil komando.

Massa di depan Pengadilan Negeri Jakarta Utara berdemo di Sidang PK Basuki Tjahaja Purnama. (suara.com/Welly Hidayat)

baca juga

Pantauan suara.com, massa yang berada di PN Jakarta Utara, nampak dipisahkan kedua ya oleh anggota kepolisian dengan berjarak sekitar 20 meter.

Penjagaan aparat kepolisian cukup ketat mengawal sidang di PN Jakarta Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ruang Koesoemah Atmadja, Saksi Bisu Penodaan Agama dan Cinta Ahok

Ruang Koesoemah Atmadja, Saksi Bisu Penodaan Agama dan Cinta Ahok

News | Senin, 26 Februari 2018 | 09:25 WIB

GNPF Mau Demo di PN Jakut, Polisi Siap Amankan Sidang PK Ahok

GNPF Mau Demo di PN Jakut, Polisi Siap Amankan Sidang PK Ahok

News | Senin, 26 Februari 2018 | 08:42 WIB

Sidang PK Ahok Mau Didemo, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Sidang PK Ahok Mau Didemo, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Senin, 26 Februari 2018 | 08:31 WIB

Sidang PK Perdana Digelar Hari Ini, Ahok Meretas Jalan Pulang

Sidang PK Perdana Digelar Hari Ini, Ahok Meretas Jalan Pulang

News | Senin, 26 Februari 2018 | 07:56 WIB

PA 212 Resah: Kalau PK Ahok Diterima, Dia Bisa Jadi Wapres

PA 212 Resah: Kalau PK Ahok Diterima, Dia Bisa Jadi Wapres

News | Sabtu, 24 Februari 2018 | 16:55 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×