Pura-Pura Dianiaya, Marbut Masjid: Gaji Saya Cuma Rp125 Ribu

Reza Gunadha

Jum'at, 02 Maret 2018 | 11:14 WIB
Pura-Pura Dianiaya, Marbut Masjid: Gaji Saya Cuma Rp125 Ribu
Marbut Masjid Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Uyu Ruhiyan (53) akhirnya mengakui membuat laporan palsu mengenai dirinya menjadi korban penganiayaan di dalam masjid. [Harewos Garut]

Suara.com - Uyu Ruhiyan (53), marbut Masjid Besar Al Istiqomah, Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, akhirnya mengakui berbohong mengenai dirinya dianiaya orang misterius di dalam masjid.

Ia menegaskan, penganiayaan terhadap dirinya di dalam masjid pada Rabu (28/2) dini hari itu tak pernah terjadi.

Uyu menuturkan, ia terpaksa mengarang kisah penganiayaan itu untuk mendapat perhatian dari pengurus masjid dan pemerintah mengenai upahnya yang terlampau rendah.

“Saya tahu sedang marak isu penyerangan pemuka agama. Tapi saya mengarang cerita itu bukan untuk meresahkan warga, cuma untuk mendapat perhatian mengenai kesejahteraan sebagai marbut,” tuturnya seperti dilansir Antara, Kamis (1/3/2018).

Ia mengungkapkan, hanya diberi upah Rp125 ribu per bulan sebagai marbut. Upah itu tak mencukupi kebutuhan hidup rumah tangganya.

Apalagi, kata dia, sang istri dan anak-anaknya sering meminta kebutuhan yang tak bisa disanggupinya.

"Yang saya pikirkan waktu itu terjerat masalah ekonomi, dan oleh istri dan anak diminta itu ini. Dari mana saya dapat uang, kalau pun harus pinjam uang, dari mana saya untuk mengembalikannya," katanya.

Ia mengatakan, perbuatannya merekayasa cerita itu ternyata bukan mendapatkan perhatian secara finansial, tetapi merepotkan kepolisian dan membuat masyarakat resah.

"Saat itu yang saya pikirkan merasa gelap, tidak memikirkan akibat dan dampaknya," katanya.

baca juga

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pengurus Masjid Pameungpeuk tentang laporan palsu penganiayaan di masjid.

Uyun berharap dapat kembali diterima masyarakat dan memercayakan kembali untuk melakukan aktivitas seperti biasa di masjid tersebut.

"Saya harap pengurus masjid memaafkan saya, dan bisa memercayai saya mengurus masjid, saya tidak akan mengulangi lagi," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Uyu ditemukan warga dalam keadaan kaki dan tangan terikat mukena, serta mulut ditutup sorban pada Rabu pagi.

Kondisi Uyu yang terikat dan pakaian sudah robek itu kali pertama diketahui warga yang hendak salat subuh di masjid tersebut.

Karena mengakui dianiaya orang tak dikenal, Uyu kemudian langsung dilarikan ke sebuah Puskesmas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bohong soal Dianiaya, Marbut Masjid Garut: Saya Butuh Uang

Bohong soal Dianiaya, Marbut Masjid Garut: Saya Butuh Uang

News | Jum'at, 02 Maret 2018 | 10:07 WIB

Polisi Sebut Marbot Masjid di Garut Berbohong Soal Penganiayaan

Polisi Sebut Marbot Masjid di Garut Berbohong Soal Penganiayaan

News | Rabu, 28 Februari 2018 | 21:48 WIB

Gara-Gara Tak Ikut Upacara, Terungkap Bocah MR Disetrika Ibunya

Gara-Gara Tak Ikut Upacara, Terungkap Bocah MR Disetrika Ibunya

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 17:59 WIB

Polisi Bantah Terjadi Penganiayaan Terhadap Santri di Garut

Polisi Bantah Terjadi Penganiayaan Terhadap Santri di Garut

News | Kamis, 08 Februari 2018 | 07:19 WIB

Kesal Kerap Ditanya 'Kapan Kawin?', Nunur Bunuh Tetangganya

Kesal Kerap Ditanya 'Kapan Kawin?', Nunur Bunuh Tetangganya

News | Selasa, 30 Januari 2018 | 06:00 WIB

Terkini

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda dengan Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda dengan Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

×