Polisi: Penembakan Studio Rhoma Irama Bukan Aksi Teroris

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 07 Maret 2018 | 14:25 WIB
Polisi: Penembakan Studio Rhoma Irama Bukan Aksi Teroris
Pagar Soneta Record milik Rhoma Irama. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Kapolres Kota Depok Komisaris Besar Didik Sugiarto memastikan, penembakan misterius yang terjadi di Studio Musik Soneta Record milik musikus dangdut Rhoma Irama tak terkait aksi teror berlatar ideologis.

Menurutnya, berdasarkan analisis sementara, penembakan di studio yang terletak di Jalan Tole Iskandar Nomor 41, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat merupakan peluru nyasar dari orang tak dikenal.

"Iya, kalau indikasi tidak ada teror," kata Didik di Polda Metro Jaya, Selasa (7/3/2018).

Didik menjelaskan, polisi masih menunggu hasil uji balistik tim Pusat Laboratorium Forensik Polri untuk memastikan jenis peluru dan senjata dari penembakan misterius tersebut.

Setelah ada hasil pemeriksaan tim labfor, polisi akan menelusuri siapa orang yang memiliki senjata api di sekitar lingkungan studio Rhoma.

Penembakan di studio Rhoma terjadi pada Sabtu (3/3) akhir pekan lalu. Kejadian itu bermula sekitar pukul 10.00 WIB pagi, saat Endang Sarifudin, laki-laki pesuruh di kantor Soneta Record sedang membersihkan halaman.

Tak lama, Endang mendengar seperti suara ledakan yang cukup keras. Endang langsung memeriksa seluruh sudio musik tersebut. Awalnya, Endang menduga suara keras itu merupakan plafon atau atap rumah yang jebol.

"Setelah dicek di kantor ternyata tidak ada plafon yang jebol," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Depok Komisaris Polisi Putu Kholis Aryana, Senin (5/3/2018).

Putu menyampaikan, Endang melihat ada kerusakan di bagian tembok.

baca juga

"Pada saat mau dibersihkan, (Endang) melihat benda semacam proyektil di dekat tempat sampah," kata Putu.

Kemudian, saksi melaporkan hal tersebut ke pihak keamanan. Selanjutnya menghubungi pemilik Studio musik Rhoma Irama untuk melaporkan kasus tersebut ke Kepolisian Sektor Sukmajaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Detik-detik Penemuan Peluru Bekas Tembakan di Studio Rhoma

Detik-detik Penemuan Peluru Bekas Tembakan di Studio Rhoma

News | Senin, 05 Maret 2018 | 16:24 WIB

Saksi Penembakan Studio Rhoma Irama Mendengar Bunyi Letusan

Saksi Penembakan Studio Rhoma Irama Mendengar Bunyi Letusan

News | Senin, 05 Maret 2018 | 15:02 WIB

Periksa 3 Saksi, Peluru Bersarang di Studio Rhoma Dianggap Nyasar

Periksa 3 Saksi, Peluru Bersarang di Studio Rhoma Dianggap Nyasar

News | Senin, 05 Maret 2018 | 14:49 WIB

Kumpulan Kesaksian Warga Dekat Studio Rhoma Irama soal Penembakan

Kumpulan Kesaksian Warga Dekat Studio Rhoma Irama soal Penembakan

News | Senin, 05 Maret 2018 | 12:36 WIB

Begini Kondisi Terakhir Studio Rhoma Pascapenembakan Misterius

Begini Kondisi Terakhir Studio Rhoma Pascapenembakan Misterius

News | Senin, 05 Maret 2018 | 11:22 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×