Ke Istana, Ulama se-Kalsel Simpan Kriteria Cawapres untuk Jokowi

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 13 Maret 2018 | 17:18 WIB
Ke Istana, Ulama se-Kalsel Simpan Kriteria Cawapres untuk Jokowi
Presiden Joko Widodo (kiri) memanen jagung bersama petani saat panen raya jagung di Perhutanan Sosial, Ngimbang, Tuban, Jawa Timur, Jumat (9/3) (Antara)

Suara.com - Wakil Ketua MUI Kalimantan Selatan, Abdul Hafiz Anshari mengatakan saat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, tidak membahas kriteria calon wakil presiden yang pantas untuk mendampingi Jokowi di Pemilihan Presiden 2019.

Tetapi, ia mengakui di kalangan ulama Kalimantan Selatan sempat membahaa soal kriteria cawapres yang dinilai tepat untuk mendampingi Jokowi di Pilpres tahun depan.

"Oh tidak, kami tidak bicarakan itu, walaupun tadi malam ada pembicaraan itu (dengan ulama), tapi kita tidak menyampaikan kepada beliau (Jokowi)," ujar Hafiz di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018).

Ia mengklaim pertemuan hari ini fokus membahas soal penanganan masalah narkoba dan soal mempersatukan bangsa untuk lebih baik.

"Kami mengingat kepada Nabi Muhammad SAW waktu itu mempersatukan masyarakat madinah yang sangat beragam. Dan kami berharap di Indonesia juga seperti itu," katanya.

Meski kriteria cawapres yang pantas untuk Jokowi tidak disampaikan hari ini, Hafiz berharap pendampingnya nanti bisa memiliki kemampuan dan rekam jejak yang baik.

"Memiliki nuasa keagamaan karena Indonesia ini apapaun alasannya negara yang agamis, ada yang mendampingi beliau memiliki kepedulian dan juga‎ kemampuan yang cukup di bidang keagaamaan," katanya.

Menurut Hafiz cawapres Jokowi tidak harus dari kalangan pesantren. Ia berharap pendamping Jokowi nantinya kombinasi ‎nasionalis muslim.

"Betul, supaya kehidupan berbangsa (baik) terutama konteks ahklak bangsa tidak bisa lepas dari koridor keagamaan," katanya.

baca juga

Selain itu mereka ingin cawapres Jokowi memiliki pengetahuan keagamaan, peduli urusan agama.

"Maka kami harapkan pendamping beliau juga mengerti urusan itu. Sehingga pancasila tetap menjadi bagian yang tdak terpisahkan dalam kehidupan kita, tapi keagamaan tetap jalan, soal siapa orangnya, asalnya dari mana nggak jdi masalah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Bertemu Ulama se-Kalimantan Selatan di Istana

Jokowi Bertemu Ulama se-Kalimantan Selatan di Istana

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 16:39 WIB

Hakim Pilihan Presiden SBY Bakal Pensiun, MK Sambangi Jokowi

Hakim Pilihan Presiden SBY Bakal Pensiun, MK Sambangi Jokowi

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 14:22 WIB

Ketua MK Minta Pihak yang Mendesaknya Mundur 'Move On'

Ketua MK Minta Pihak yang Mendesaknya Mundur 'Move On'

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 13:30 WIB

Luhut: Soal Tim Pencari Cawapres Jokowi Urusan Mensesneg

Luhut: Soal Tim Pencari Cawapres Jokowi Urusan Mensesneg

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 12:33 WIB

Jokowi Minta Kazakhstan Dukung Indonesia Jadi Anggota DK PBB

Jokowi Minta Kazakhstan Dukung Indonesia Jadi Anggota DK PBB

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 11:13 WIB

Terkini

Ahli dari Relawan Gibran Laporkan Hakim Konstistusi ke MKMK Gegara Diusir dari Ruang Sidang

Ahli dari Relawan Gibran Laporkan Hakim Konstistusi ke MKMK Gegara Diusir dari Ruang Sidang

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Kulakan Sabu di Makam Bangkalan, Pengedar Lintas Madura-Surabaya Diciduk

Kulakan Sabu di Makam Bangkalan, Pengedar Lintas Madura-Surabaya Diciduk

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, 33 di Antaranya dari Mancanegara

Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, 33 di Antaranya dari Mancanegara

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:06 WIB

DPR Sentil Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak Terkait Wacana Audit Forensik Dana Haji

DPR Sentil Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak Terkait Wacana Audit Forensik Dana Haji

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Nekat Terobos Rel Tanpa Palang, Mobil Dihantam KA di Lumajang: Pengemudi Lolos dari Maut

Nekat Terobos Rel Tanpa Palang, Mobil Dihantam KA di Lumajang: Pengemudi Lolos dari Maut

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Ted Lasso Season 2: Kehangatan Komedi yang Menyentuh Jiwa

Review Serial Ted Lasso Season 2: Kehangatan Komedi yang Menyentuh Jiwa

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Pengamen Terobos Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Ingatkan Larangan Keras di Seluruh Armada

Pengamen Terobos Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Ingatkan Larangan Keras di Seluruh Armada

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:51 WIB

×