Diperiksa KPK, Artis Leroy Osmani: Soal Komunitas Sepeda

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Jum'at, 16 Maret 2018 | 15:53 WIB
Diperiksa KPK, Artis Leroy Osmani: Soal Komunitas Sepeda
Artis senior Leroy Osmani menjelaskan kehadirannya di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (16/3/2018). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Artis senior Leroy Osmani menjelaskan kehadirannya di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (16/3/2018).

Menurutnya, dia dipanggil oleh KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls Royce PLC pada PT Garuda Indonesia dengan tersangka Emirsyah Satar.

Emirsyah adalah mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia.

"Sebelum tanya, saya jawab saja langsung, bahwa saya dipanggil untuk melengkapi urusan Pak Emirsyah Satar. Saya sebagai ketua komunitas sepeda, Pak Emrisyah Satar sebagai anggota, maka itu hubungannya, urusan yang lain tak ada," katanya seusai diperiksa di Gedung KPK.

Mantan pemain film “Catatan si Boy” tersebut mengakui tidak mengerti seluk-beluk  kasus yang menjerat Emirsyah.

"Tidak (tahu soal pembelian mesin itu). Saya tidak ada soal bisnis, saya tak mengerti apa-apa, sama sekali tidak ada. Saya dipanggil cuma ngomongin sepeda saja," kata Leroy.

Menurut Leroy, saat menjadi anggota komunitas Apache Bikers Community, Emirsyah Satar tidak pernah memyumbangkan sesuatu.

Sebagai ketua komunitas tersebut, Leroy mengakui semua anggota hanya wajib memberikan iuaran demi kelangsungan komunitas tersebut.

"Sudah lama (komunitasnya), kami bikin sama-sama. (Pak Emir) nggak ada (menyumbang). Kami iuran semua, jadi semua anggota," katanya.

baca juga

Selain Leroy, terkait kasus ini KPK juga memanggil VP Service Planning and Development PT Garuda Indonesia, Prijastono Purwanto; President Commisioner PT Samuel Sekuritas Indonesia, Suharta Herman Budiman; dan, wiraswasta Tience Sumartini.

Seusai diperiksa, Tience Sumartini tidak mau memberikan keterangan kepada wartawan. Didampingi anaknya, Tience keluar dari Gedung KPK langsung menuju mobil pribadinya.

Dalam kasus ini, selain menetapkan Emir sebagai tersangka, KPK juga menetapkan status tersangka kepada pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA) yang juga Beneficial Owner Connaught International Pte. Ltd, Soetikno Soedarjo.

Emirsyah diduga menerima suap dalam bentuk transfer uang dan aset yang nilainya mencapai lebih dari USD4 Juta atau setara dengan Rp52 miliar dari perusahaan asal Inggris yakni Rolls-Royce.

 Uang itu diberikan di antaranya melalui pendiri PT MRA Group Soetikno Soedarjo dalam kapasitasnya sebagai Beneficial Owner Connaught International Pte.ltd.

Suap diduga terjadi selama Emir menjabat sebagai Dirut PT Garuda Indonesia pada 2005 hingga 2014.

Tak hanya terkait pembelian mesin pesawat Rolls-Royce, dalam pengembangan kasus ini, KPK menduga Emir juga menerima suap terkait pembelian pesawat dari Airbus.

Atas perbuatannya, Emir disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara Soetikno Soedarjo selaku pihak pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suap  Pesawat Garuda, KPK Periksa Pemain Film 'Catatan si Boy'

Suap Pesawat Garuda, KPK Periksa Pemain Film 'Catatan si Boy'

News | Jum'at, 16 Maret 2018 | 12:06 WIB

Fredrich Lapor Propam, KPK: Alasannya Pasti Mengada-ada

Fredrich Lapor Propam, KPK: Alasannya Pasti Mengada-ada

News | Jum'at, 16 Maret 2018 | 09:29 WIB

Wiranto Sebut Perppu Usulan KPK Sulit Diwujudkan

Wiranto Sebut Perppu Usulan KPK Sulit Diwujudkan

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 20:45 WIB

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nur Alam: Apa Saya Hancurkan Negara?

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nur Alam: Apa Saya Hancurkan Negara?

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 19:45 WIB

KPK Eksekusi Miryam dan Mantan GM Jasa Marga ke Lapas

KPK Eksekusi Miryam dan Mantan GM Jasa Marga ke Lapas

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 19:29 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×