Perayaan Nyepi, Dua Wisatawan Asing Nginap di Kantor Polisi

Vania Rossa | Suara.com

Minggu, 18 Maret 2018 | 05:56 WIB
Perayaan Nyepi, Dua Wisatawan  Asing Nginap di Kantor Polisi
Hari Raya Nyepi yang berlangsung di Bali dipastikan tak akan terhubung dengan koneksi internet.

Suara.com - Saat Perayaan Nyepi hari Sabtu (17/3/2018), dua wisatawan asing asal Polandia dan Italia terpaksa harus menginap di Polresta Denpasar. Ka SPKT Polresta Denpasar, Iptu Mess. Rafael, mengatakan ada dua wisatawan yang diamankan pada saat Nyepi.

Dia menjelaskan, setelah ada wisatawan asal Polandia yang diamankan, kemudian ada orang asing dari Italia bernama Savier J Rochas (35) diciduk pecalang di Jalan Dipenogoro, Denpasar.

Wisatawan ini sempat kejar-kejaran dengan para pecalang, dan akhirnya dia dibawa ke Polresta Denpasar.

Kronologis wisatawan itu diamanakan pecalang karena yang bersangkutan berjalan dari Kuta, Badung, kemudian setibanya di supermarket Matahari Robinson, Jalan Diponegoro, yang bersangkutan menuju utara hendak mencari temannya di Jalan Sudirman. Kemudian wisatawan ini pun dilihat oleh pecalang.

“Rencananya dia mau ke kedutaan Spanyol yang ada di Renon, Denpasar. Sewaktu dilihat pecalang ini dia berusaha kabur. Tapi akhirnya tertangkap dan langsung diserahkan ke pos polisi di Diponegoro kemudian dibawa kesini,” ujarnya, di Denpasar pada Minggu (18/3/2018)

Dia menjelaskan, wisatawan tersebut mengaku tinggal di Bali sudah enam bulan, namun tidak tahu ada hari raya Nyepi.

Dua wisatawan asing nginap di kantor polisi saat perayaan Nyepi. ((IST)

“Dia mengaku kalau dia ini seniman. Tapi kami tidak tahu seniman apa. Dia tinggal di Kuta bersama temannya bernama Ketut Legian,” paparnya.

Dia menerangkan, setelah sampai di Polresta Denpasar, wisatawan itu diberi makan nasi kotak seperti orang Polandia sebelumnya.

“Kalau wisatawan asal Polandia, dia diamakan pecalang wilayah Denpasar Barat. Dan dia juga sama, tidak tahu ada perayaan Nyepi dan rencananya dia mau ke Kuta,” paparnya.

Dia menambahkan, selama di Polresta Denpasar, kebutuhan mereka tercukupi. “Kami kasih mereka makan. Sama seperti apa yang kami makan,” pungkasnya. [Luh Wayanti]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Raya Nyepi dan Momentum Introspeksi Diri untuk Perdamaian

Hari Raya Nyepi dan Momentum Introspeksi Diri untuk Perdamaian

News | Sabtu, 17 Maret 2018 | 23:00 WIB

Nyepi di Bali, Wisatawan Polandia Diamankan Pecalang

Nyepi di Bali, Wisatawan Polandia Diamankan Pecalang

News | Sabtu, 17 Maret 2018 | 16:27 WIB

Suasana Nyepi di Bali, Jalanan Lengang

Suasana Nyepi di Bali, Jalanan Lengang

News | Sabtu, 17 Maret 2018 | 12:50 WIB

Terkini

Jelang May Day 2026, KSPI Umumkan Aksi Besar 16 April hingga 1 Mei

Jelang May Day 2026, KSPI Umumkan Aksi Besar 16 April hingga 1 Mei

News | Senin, 06 April 2026 | 16:12 WIB

Redam Ketegangan, Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Penyesalan kepada Korea Utara

Redam Ketegangan, Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Penyesalan kepada Korea Utara

News | Senin, 06 April 2026 | 16:06 WIB

Banggar DPR Tolak Usulan JK Kurangi Subsidi BBM: Kenapa Hak Orang Miskin Diotak-Atik?

Banggar DPR Tolak Usulan JK Kurangi Subsidi BBM: Kenapa Hak Orang Miskin Diotak-Atik?

News | Senin, 06 April 2026 | 15:59 WIB

Konflik Timur Tengah Berpotensi Picu Krisis Pupuk, Ketahanan Pangan Terancam?

Konflik Timur Tengah Berpotensi Picu Krisis Pupuk, Ketahanan Pangan Terancam?

News | Senin, 06 April 2026 | 15:58 WIB

Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat

Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat

News | Senin, 06 April 2026 | 15:53 WIB

KSPI Wanti-Wanti Gelombang PHK dalam 3 Bulan: Sektor Padat Karya Paling Terpukul

KSPI Wanti-Wanti Gelombang PHK dalam 3 Bulan: Sektor Padat Karya Paling Terpukul

News | Senin, 06 April 2026 | 15:47 WIB

Driver Online Cabuli Penumpang di Jakarta Pusat, Pelaku Positif Sabu

Driver Online Cabuli Penumpang di Jakarta Pusat, Pelaku Positif Sabu

News | Senin, 06 April 2026 | 15:40 WIB

Pakar Kehutanan UGM: Pembangunan Ancam Tutupan Hutan Indonesia

Pakar Kehutanan UGM: Pembangunan Ancam Tutupan Hutan Indonesia

News | Senin, 06 April 2026 | 15:30 WIB

Mendagri Tito: Inflasi Bulanan 3 Daerah Terdampak Bencana Membaik

Mendagri Tito: Inflasi Bulanan 3 Daerah Terdampak Bencana Membaik

News | Senin, 06 April 2026 | 15:25 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Komitmen Pemda Percepat Penuntasan TBC

Wamendagri Wiyagus Tekankan Komitmen Pemda Percepat Penuntasan TBC

News | Senin, 06 April 2026 | 15:23 WIB