Jokowi Kedatangan Musisi di Istana, Ini yang Dibicarakan

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 22 Maret 2018 | 17:56 WIB
Jokowi Kedatangan Musisi di Istana, Ini yang Dibicarakan
Presiden Joko Widodo menerima Panitia Konferensi Musik Nasional Ambon dan Perwakilan Stakeholder Industri Musik Nasional di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (22/3/2018) pukul 15.10 WIB. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menerima Panitia Konferensi Musik Nasional Ambon dan Perwakilan Stakeholder Industri Musik Nasional di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (22/3/2018) pukul 15.10 WIB.

Mereka yang hadir di antaranya Ketua panitia Konferensi Musik Nasional di Ambon Glenn Fredly, penyanyi Bunga Citra Lestari, komponis Erwin Gutawa Sumapraja, Bimo Setiawan Almachzumi, Abdee Negara, dan Yovie Widianto.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menyampaikan keinginannya untuk ada strategi besar kebudayan Indonesia di bidang musik difokuskan dalam jangka panjang.

"Ada visi misalnya untuk 2050 ada, 2060 ini sudah mulai dirancang dari sekarang. Jadi lima tahun pertama yang akan kita kerjakan itu lebih fokus, 5 tahun kedua juga lebih fokus dengan target-target yang realistis dan dengan angka-angka," ujar Jokowi.

Kemudian 10 tahun berikutnya, kata Jokowi, ada strategi yang semakin mantap di industri musik untuk menyiapkan aspek ekonomi dan kebudayaan.

Menurut Jokowi, dengan adanya program jangka panjang tidak semua hal harus dikerjakan secara bersamaan.

"Itu akan lebih menurut saya, memberikan sebuah hasil yang lebih konkret entah masalah yang berkaitan tata kelola nggak apa-apa, mungkin lima tahun pertama nggak usah campur-campur konsentrasi ke sana kita gerakan habis-habisan soal tata kelola," kata dia.

Untuk strategi besar dalam menyusun visi ke depan bisa dirumuskan untuk lebih memberikan penjelasan menyangkut hal-hal yang harus pemerintah kerjakan.

Jokowi mengatakan pemerintah memerlukan masukan untuk merancang strategi kedepan di bidang seni, khusunya pada musik. Sehingga dalam jangka waktu lima tahun ke depan industri musik tak lagi terbelit persoalan hak cipta secara terus menerus.

"Jangan sampai setiap ganti presiden misalnya masih urusan dengan masalah properti copyright, itu 5 tahun harus mampu masuk ke tata kelola," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ngobrol soal Pembinaan Ideologi Pancasila dengan Megawati

Jokowi Ngobrol soal Pembinaan Ideologi Pancasila dengan Megawati

News | Kamis, 22 Maret 2018 | 13:01 WIB

Hashim Akui Jokowi Pernah Minta Prabowo Jadi Cawapres

Hashim Akui Jokowi Pernah Minta Prabowo Jadi Cawapres

News | Kamis, 22 Maret 2018 | 11:29 WIB

Nyak Sandang Dapat 4 Hadiah "Wow" dari Jokowi

Nyak Sandang Dapat 4 Hadiah "Wow" dari Jokowi

News | Kamis, 22 Maret 2018 | 07:30 WIB

Ini Nyak Sandang, Pernah Patungan Beli Pesawat Indonesia Pertama

Ini Nyak Sandang, Pernah Patungan Beli Pesawat Indonesia Pertama

News | Kamis, 22 Maret 2018 | 06:19 WIB

Terkini

Dasco: Presiden Prabowo Berhasil Hapus Pasal 'Harus Akui Israel' di BoP

Dasco: Presiden Prabowo Berhasil Hapus Pasal 'Harus Akui Israel' di BoP

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:25 WIB

AS Terpecah, Trump Meradang Joe Kent Tolak Perangi Iran: Dia Lemah!

AS Terpecah, Trump Meradang Joe Kent Tolak Perangi Iran: Dia Lemah!

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:21 WIB

Hipertensi Dominasi Keluhan Pemudik di Stasiun Gambir, Kemenkes Siagakan Layanan Kesehatan Gratis

Hipertensi Dominasi Keluhan Pemudik di Stasiun Gambir, Kemenkes Siagakan Layanan Kesehatan Gratis

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:15 WIB

Perang AS-Iran Memanas: WNI Cemas Harga BBM Bakal Melejit

Perang AS-Iran Memanas: WNI Cemas Harga BBM Bakal Melejit

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:10 WIB

"Ini Bukan Perang Kami": Negara Eropa Tolak Bantu AS di Selat Hormuz

"Ini Bukan Perang Kami": Negara Eropa Tolak Bantu AS di Selat Hormuz

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:05 WIB

Cuaca Panas Ekstrem Ancam Pemudik, Wamenkes Ingatkan Cukup Minum Selama Perjalanan

Cuaca Panas Ekstrem Ancam Pemudik, Wamenkes Ingatkan Cukup Minum Selama Perjalanan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:03 WIB

Dasco Bukber Bareng Aktivis Senior, Serap Aspirasi Hariman Siregar hingga Connie Rahakundini

Dasco Bukber Bareng Aktivis Senior, Serap Aspirasi Hariman Siregar hingga Connie Rahakundini

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:51 WIB

Teheran Membara! Presiden Iran Bersumpah Balas Dendam Atas Tewasnya Ali Larijani

Teheran Membara! Presiden Iran Bersumpah Balas Dendam Atas Tewasnya Ali Larijani

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:51 WIB

Bisakah Ekonomi Tumbuh Memperparah Krisis Iklim? Studi Terbaru Ungkap Jawabannya

Bisakah Ekonomi Tumbuh Memperparah Krisis Iklim? Studi Terbaru Ungkap Jawabannya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:45 WIB

Komisi C DPRD DKI: Terminal Kalideres Harus Renovasi Total demi Kenyamanan Pemudik

Komisi C DPRD DKI: Terminal Kalideres Harus Renovasi Total demi Kenyamanan Pemudik

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:16 WIB