KBRI Gelar Tahlilan untuk Zaini, WNI yang Dipancung di Saudi

Yazir Farouk | Suara.com

Minggu, 25 Maret 2018 | 02:00 WIB
KBRI Gelar Tahlilan untuk Zaini, WNI yang Dipancung di Saudi

Suara.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh menggelar tahlilan dan berdoa bersama untuk almarhum Muhammad Zaini Misrin Arsyad (MZMA), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Madura yang dihukum mati di Mekkah, Arab Saudi.

Dari keterangan yang diperoleh Antara, acara tahlilan dan doa bersama dilakukan usai salat Jumat. Acara tersebut dilakukan atas perintah Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel sebagai wujud keprihatinan dan solidaritas atas suasana duka yang dialami oleh keluarga Zaini.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Dubes Maftuh dan keluarga besar KBRI serta perwakilan tokoh masyarakat. Total sekitar ada 100 orang yang hadir waktu itu.

Maftuh dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah telah melakukan ikhtiar maksimal untuk menyelamatkan Zaini dari vonis hukuman mati (kisas). Tapi kata dia, takdir berkata lain.

"Sebagai pelayan Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi kami minta maaf atas kegagalan kami memberi perlindungan kepada MZMA," ujarnya.

Menurut dia, perwakilan RI di Arab Saud telah menempuh berbagai jalur baik hukum maupun diplomasi. Dari sisi hukum dengan menyewa pengacara. Sementara diplomasi dengan mengirimkan surat Presiden RI sebanyak dua kali kepada Raja Arab Saudi.

Kemudian, surat yang dikirim oleh KBRI berisi permohonan peninjauan kembali amar putusan pengadilan dengan mengupayakan novum atau bukti baru yang diharapkan dapat meringankan Zaini.

"Tapi pemilik hak legal titah kisas tetap berada pada ahli waris Abdullah Al Sindi, majikan alm Zaini," kata Dubes seperti ditulis dalam akun Facebook KBRI Riyadh.

Melihat berbagai kasus hukum yang dialami oleh WNI di Arab Saudi, Atase Tenaga Kerja KBRI Riyad Dr Sa'dullah Affandy mengimbau masyarakat agar membantu memberikan pemahaman bagi siapa pun yang hendak berangkat ke Arab Saudi, baik untuk bekerja maupun belajar atau dalam rangka tugas, supaya memahami sistem hukum yang berlaku di Arab Saudi.

"Mohon teman-teman yang tinggal di sini (Arab Saudi), apa pun pekerjaannya, bisa membawa diri dan berhati-hati selama di Arab Saudi, supaya terhindar dari kasus hukum," katanya.

Acara tahlilan dipimpin oleh tokoh masyarakat Indonesia di Riyadh KH Abd Malik Annamiri, sedangkan penyuluhan hukum disampaikan oleh Muhibbuddin Atase Hukum KBRI Riyadh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WNI Dipancung di Mekah, Dubes Minta Indonesia Hormati Hukum Saudi

WNI Dipancung di Mekah, Dubes Minta Indonesia Hormati Hukum Saudi

News | Kamis, 22 Maret 2018 | 07:09 WIB

Zaini Dihukum Pancung, Menaker Klaim Sudah Maksimal Lindungi TKI

Zaini Dihukum Pancung, Menaker Klaim Sudah Maksimal Lindungi TKI

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 13:59 WIB

Menaker Evaluasi Turunkan Risiko TKI Dihukum Mati

Menaker Evaluasi Turunkan Risiko TKI Dihukum Mati

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 23:46 WIB

Menaker: Indonesia Sudah Membela TKI Zaini

Menaker: Indonesia Sudah Membela TKI Zaini

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 23:37 WIB

Wapres JK: Misrin Dipancung Saudi Bukan 'Tanpa Pemberitahuan'

Wapres JK: Misrin Dipancung Saudi Bukan 'Tanpa Pemberitahuan'

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 18:01 WIB

Terkini

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:02 WIB

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB