Tanggapi Serangan Racun Inggris, Trump Usir 60 Warga Rusia

Ririn Indriani

Selasa, 27 Maret 2018 | 03:00 WIB
Tanggapi Serangan Racun Inggris, Trump Usir 60 Warga Rusia
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. [AFP/Saul Loeb]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin (26/3/2018), waktu setempat, memerintahkan pengusiran 60 warga negara Rusia dan menutup konsulat Rusia di Seattle sebagai tanggapan atas serangan racun saraf pada awal bulan ini di Inggris, demikian pejabat senior AS.

Hal tersebut merupakan tindakan tersulit yang diambil Trump terhadap Rusia, menyusul apa yang disebut salah satu pejabat sebagai "upaya sembrono" oleh pemerintah Rusia pada 4 Maret untuk menyerang mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yulia dengan racun saraf kelas militer.

Dua orang itu ditemukan tumbang di sebuah bangku di Kota Salisbury, Inggris selatan dan masih dalam keadaan sakit kritis di rumah sakit.

"Kepada pemerintah Rusia, kami katakan: ketika Anda menyerang rekan-rekan kami, Anda akan menghadapi konsekuensi serius," kata seorang pejabat senior pemerintah AS kepada wartawan, yang berbicara dalam kondisi anonim yang Antara kutip dari Reuters.

Moskow membantah bertanggung jawab atas serangan itu dan telah melakukan balasan atas pengusiran Inggris terhadap 23 warga Rusia dengan memerintahkan pengusiran kepada orang Inggris dengan jumlah yang sama.

Kremlin mengatakan jelang pengumuman AS bahwa pihaknya akan menganggapi hal tersebut dengan cara yang sama.

Serangan tersebut merupakan penggunaan racun saraf yang pertama kali di Eropa sejak Perang Dunia II, dan negara-negara anggota Uni Eropa sepakat pada Jumat untuk mengambil langkah-langkah tambahan terhadap Rusia. Jerman, Prancis, Belanda, Denmark, Polandia, Latvia, Lithuania dan Estonia mengumumkan pengusiran warga negara Rusia pada Senin.

Konsulat Seattle di negara bagian West Coast, Washington, terpilih untuk ditutup karena kedekatannya dengan pangkalan kapal selam AS dan pembuat pesawat Boeing, demikian pejabat AS.

Perintah Trump juga termasuk 12 warga negara Rusia yang dijelaskan oleh pejabat AS sebagai perwira intelijen Rusia dari misi Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, dan mencerminkan kekhawatiran AS bahwa kegiatan intelijen Rusia semakin agresif.

baca juga

Para pejabat AS mengatakan, para diplomat Rusia telah menyalahgunakan hak-hak diplomatik mereka di AS dan di seluruh dunia.

"Mereka bersembunyi di balik lapisan kekebalan diplomatik, sementara secara aktif terlibat dalam operasi intelijen yang melemahkan negara yang mereka tinggali dalam demokrasi, yang mereka ingin minimalisir," demikian seorang pejabat.

"Dengan tindakan hari ini, kami mengusir sejumlah besar perwira intelijen Rusia yang tidak dapat diterima untuk tinggal di Amerika Serikat," demikian pejabat itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gara-gara Trump, Jam Kiamat Bergeser Dekati Akhir Zaman

Gara-gara Trump, Jam Kiamat Bergeser Dekati Akhir Zaman

Tekno | Senin, 29 Januari 2018 | 21:56 WIB

Donald Trump Diprediksi Hidup hingga Usia 200 Tahun, Kok Bisa?

Donald Trump Diprediksi Hidup hingga Usia 200 Tahun, Kok Bisa?

Health | Rabu, 17 Januari 2018 | 19:00 WIB

Kutuk Trump, Kristen Palestina Padamkan Lampu Natal di Bethlehem

Kutuk Trump, Kristen Palestina Padamkan Lampu Natal di Bethlehem

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 10:16 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megapiksel, OPPO dan Hasselblad Uji 3 Hal Penting agar Foto HP Lebih Natural

Bukan Cuma Megapiksel, OPPO dan Hasselblad Uji 3 Hal Penting agar Foto HP Lebih Natural

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 17:12 WIB

Penyelam TNI AL Temukan Kotak Hitam Heli Mi-17 yang Jatuh di Laut Kalteng

Penyelam TNI AL Temukan Kotak Hitam Heli Mi-17 yang Jatuh di Laut Kalteng

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:07 WIB

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:00 WIB

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:52 WIB

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:45 WIB

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 16:41 WIB

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:38 WIB

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:36 WIB

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:32 WIB

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:30 WIB

×