Jokowi Dituding Tak Hormati PM Ardern saat Kunjungi Selandia Baru

Reza Gunadha

Selasa, 27 Maret 2018 | 08:50 WIB
Jokowi Dituding Tak Hormati PM Ardern saat Kunjungi Selandia Baru
Presiden Joko Widodo bersalaman dengan PM Selandia Baru Jacinda Ardern di Gedung Parlemen, Wellington, Senin (19/3/2018). [setkab.go.id]

Suara.com - Lawatan dua hari Presiden Joko Widodo ke Selandia Baru, 18-19 Maret 2018, ternyata menyisakan kisah tak sedap di negeri tersebut.

Jokowi dianggap memalukan dan tak menghormati Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern. Sebab, sang presiden tak mau memberikan keterangan apa pun kepada awak media, dan menolak tampil sepanggung dengan PM Arden dalam konferensi pers.

Persoalan itu baru menjadi pembicaraan publik setelah kunjungan Jokowi di Selandia Baru selesai.

Persisnya, setelah Editor politik New Zealand Herald, Audrey Young, menuliskan artikel dalam kolomnya berjudul "Visiting Leaders show disrespect by failing to share platform with Jacinda Ardern", Minggu (25/3) akhir pekan lalu.

Young membuka artikelnya dengan menyebut mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pernah menolak berbicara kepada media setempat, saat mengunjungi negara itu.

Penolakan Obama itu bisa dimaafkan karena ia melakukan kunjungan pribadi ke Selandia Baru.

Namun, tulis Young, persoalan Jokowi yang menolak memberikan keterangan kepada pers bersama PM Ardern adalah kasus berbeda.

"Ketika masa persiapan kunjungan, Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru meminta Jokowi memberikan keterangan pers bersama PM Ardern. Tapi, hal itu ditolak Indonesia," tulis Young.

"PM Ardern akan terkesan sangat diplomatis kalau mengatakan sikap (Jokowi) itu adalah penghinaan, tapi itulah yang terjadi,"  tambahnya.

baca juga

Young menuliskan, pejabat negara Selandia Baru diwajibkan menghormati peraturan pemerintah yang dikunjungi. Karenanya, pemerintahnya juga mengharapkan hal yang sama dari pejabat negara lain, termasuk Jokowi, saat bertandang ke negerinya.

Masalah Papua

Young lantas menduga, penolakan Jokowi untuk memberikan keterangan pers karena takut diberikan pertanyaan mengenai persoalan Papua.

Untuk diketahui, sejumlah kelompok politik di Papua menginginkan mereka bisa mendapatkan kemerdekaan menjadi negara sendiri, terlepas dari Indonesia. Itu sebagai manifestasi hak menentukan nasib bangsa sendiri.

Sejumlah aktivis melakukan aksi massa saat Presiden Joko Widodo berkunjung ke Selandia Baru 18-19 Maret 2018. [Facebook]

"Tapi, kalau mereka (Jokowi dan delegasi Indonesia) tak memunyai kemampuan untuk menangani (pertanyaan wartawan Selandia Baru soal Papua), mungkin mereka seharusnya tak berada di dunia politik," kritiknya.

Isu kemerdekaan Papua juga mendapat perhatian dari banyak kalangan di luar negeri, termasuk di Selandia Baru.

Bahkan, saat Jokowi berkunjung ke negara tersebut, sekelompok aktivis turut menggelar aksi massa menyuarakan hak kemerdekaan Papua.

Jokowi tak menemui para aktivis yang menggelar aksi tersebut. Ia hanya menemui sejumlah mahasiswa Indonesia yang berada di sana, termasuk pelajar dari Papua.

Young lantas memperbandingkan Jokowi dengan Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid, yang juga pernah mengunjungi Selandia Baru.

Ia mengatakan, Gus Dur justru tampil hormat dan karenanya juga mendapat penghormatan dari pemerintah maupun publik Selandia Baru.

"Saat tampil di hadapan pers, Gus Dur justru sangat mengejutkan. Sebab, ia berani mengungkapkan maraknya korupsi dalam sistem hukum Indonesia," tulis Young.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amien Rais Siapkan Bukti Jokowi Ngibul Soal Sertifikasi Tanah

Amien Rais Siapkan Bukti Jokowi Ngibul Soal Sertifikasi Tanah

News | Senin, 26 Maret 2018 | 18:38 WIB

Viral! Arseto: Undangan Pernikahan Anak Jokowi Dijual Rp25 Juta

Viral! Arseto: Undangan Pernikahan Anak Jokowi Dijual Rp25 Juta

News | Senin, 26 Maret 2018 | 15:11 WIB

Ingin 'Dipinang' Jokowi, Cak Imin Janjikan 11 Juta Suara

Ingin 'Dipinang' Jokowi, Cak Imin Janjikan 11 Juta Suara

News | Minggu, 25 Maret 2018 | 18:52 WIB

Libur Akhir Pekan, Jokowi Hadiri Resepsi Pernikahan Mantan Ajudan

Libur Akhir Pekan, Jokowi Hadiri Resepsi Pernikahan Mantan Ajudan

News | Minggu, 25 Maret 2018 | 18:03 WIB

Survei Polcomm: Publik Ingin Jokowi Berpasangan dengan Militer

Survei Polcomm: Publik Ingin Jokowi Berpasangan dengan Militer

News | Minggu, 25 Maret 2018 | 16:37 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×