Sidang Tuntutan Setnov, KPK: Tuhan Selalu Bersama Kebenaran

Reza Gunadha | Nikolaus Tolen | Suara.com

Kamis, 29 Maret 2018 | 13:25 WIB
Sidang Tuntutan Setnov, KPK: Tuhan Selalu Bersama Kebenaran
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto, kembali digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (22/1/2018), dengan salah satu saksi yakni pengusaha Made Oka Masagung. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - JPU KPK menungkapkan sejumlah “drama”, yang dinilainya menyulitkan pengusutan kasus dugaan korupsi dana proyek KTP elektronik oleh tersangka Setya Novanto.

Sejumlah peristiwa yang menyulitkan KPK itu ialah, aksi bunuh diri saksi kunci Johannes Marliem dan kecelakaan Setnov.

Tak hanya itu, JPU KPK Irene Putri juga menyinggung “drama” dalam sidang pembacaan dakwaan terhadap Setnov.

Hal itu diutarakan JPU KPK saat sidang pembacaan tuntutan atas Setnov, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (29/3/2018).

"Ada banyak kejadian terjadi, ada saksi penting bunuh diri, drama menabrak tiang listrik, dan menunda pembacaan dakwaan selama 7 jam," kata jaksa Irene Putri.

Ia mejelaskan, Marliem diinformasikan bunuh diri karena merasa tertekan oleh kasus yang dihadapinya. Marliem tewas di rumahnya di Amerika Serikat.

Sementara terkait Setnov, selain kecelakaan menabrak tiang telepon sehingga harus masuk ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Irene juga mengungkapkan “drama” kedua yang ditunjukan mantan Ketua DPR RI tersebut.

“Soal saat kami hendak membacakan surat dakwaan di gedung pengadilan. Saat itu, Setnov berpura-pura sakit dan tidak bisa mendengar pertanyaan Majelis Hakim Tipikor. Akibatnya pembacaan surat dakwaan pun tertunda hingga 7 jam,” tuturnya.

Namun, terhadap apa yang terjadi dan dilakukan oleh Setnov, jaksa KPK tidak pasrah. Semua itu, kata Irene, berkat Tuhan yang selalu membela kebenaran.

"Namun kebesaran Tuhan selalu ada dalam kebenaran," katanya.

Sebelumnya, Jaksa menilai penangan perkara korupsi e-KTP yang melibatkan Setnov begitu rumit.  Pasalnya, kasus tersebut tidak hanya menjadi perhatian di Indonesia tetapi juga dunia.

Sebab, untuk menangani kasus tersebut, KPK harus bekerjsama dengan negara lain. Setidaknya ada enam negara yang terlibat dalam proses penangan kasus yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun tersebut, yakni Indonesia, Mauritius, Singapura, Amerika Serikat, India, dan Hong Kong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK di Sidang Setnov: Kau Bisa Lari, Tapi Tak Bisa Bersembunyi

KPK di Sidang Setnov: Kau Bisa Lari, Tapi Tak Bisa Bersembunyi

News | Kamis, 29 Maret 2018 | 13:02 WIB

Pembantu Presiden Jokowi Hadiri Sidang Tuntutan Setya Novanto

Pembantu Presiden Jokowi Hadiri Sidang Tuntutan Setya Novanto

News | Kamis, 29 Maret 2018 | 12:03 WIB

Setya Novanto Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

Setya Novanto Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

News | Kamis, 29 Maret 2018 | 10:01 WIB

Suami Dian Sastro Tak Penuhi Panggilan KPK, Ini Alasannya

Suami Dian Sastro Tak Penuhi Panggilan KPK, Ini Alasannya

News | Rabu, 28 Maret 2018 | 20:57 WIB

Mau Diperiksa KPK, Penampung Uang Setnov Masuk UGD Rumah Sakit

Mau Diperiksa KPK, Penampung Uang Setnov Masuk UGD Rumah Sakit

News | Rabu, 28 Maret 2018 | 18:53 WIB

Terkini

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:13 WIB

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:53 WIB

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:49 WIB