Mendagri Usahakan Pemilih Pemula Bisa Nyoblos Meski Belum Ber-KTP

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 31 Maret 2018 | 20:11 WIB
Mendagri Usahakan Pemilih Pemula Bisa Nyoblos Meski Belum Ber-KTP
Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo. (suara.com/Andhiko)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo yakin bisa mengakomodir pemilih pemula yang belum memiliki e-KTP bisa menyalurkan hak suara di Pilkada Serentak pada 27 Juni 2018.

Berdasarkan data yang dimiliki Kemedagri, saban tahun ada 15 juta penduduk yang masuk kategori dewasa dan wajib membuat e-KTP. Hanya saja jumlah pemilih pemula yang memiliki hak pilih pada hari H pencoblosan Juni nanti lebih kurang berjumlah 2,2 juta jiwa.

"Saat ini mereka belum merekam karena belum masuk 17 tahun, tapi pada saat hari H mereka sudah masuk kategori pemilih, jadi kami pastikan kalau memungkinkan akan dilakukan perekaman cepat atau dengan surat keterangan yang bersangkutan untuk segera namanya terdaftar di TPS," ungkap Tjahjo Kumolo di acara Pengukuhan Pengurus IKA FISIP Unsri di Graha Sriwijaya, Sabtu (31/3/2018).

Kemendagri akan mencari jalan keluar terbaik bersama dengan Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara untuk memperjuangan hak pilih dari pemilih pemula agar tidak sia-sia. Penyempurnaan data e-KTP juga, kata dia, sebagai bagian dari persiapan pihaknya untuk menghadapi Pilpres dan Pileg 2019 mendatang dimana persyaratan wajib pemilih harus memiliki E-KTP.

"Sosialisasi kita teruskan hingga ke daerah-daerah terpencil, sambil kita juga persiapkan blangko untuk 2,2 juta pemilih pemula ini supaya bisa digunakan di TPS pada Juni mendatang, yang penting alamat pemilihnya jelas mulai dari RT, RW, Kelurahan apa, Desa apa sehingga dapat memudahkan petugas yang mendatanya," imbuhnya.

Pemerintah daerah dan KPU daerah diminta berkoordinasi agar pelaksanaan Pilkada Juni nanti berjalan sukses.

"Tugas pemda membantu menjembatani KPU dalam mensukseskan pilkada, seperti memberikan anggaran. Kepolisian juga punya tugas penting dalam menjaga keamanan, kalau Gakumdu tugasnya menyelesaikan jika ada sengketa pada pilkada, termasuk juga teman-teman pers membantu mensosialisasikannya," katanya.

Dalam kuliah umum tersebut Tjahjo membawakan ceramah bertema ‘Efektivitas Reformasi Pemerintahan Daerah dalam Era Kabinet Kerja’ sekaligus Pengukuhan Pengurus IKA Fisip UNSRI Periode 2018-2022. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) UNSRI yang berlangsung di Graha Sriwijaya Universitas Sriwijaya Bukit Besar Palembang. (Andhiko)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muhaimin Bisa Beri Kekuatan Baru Jika Jadi Cawapres Prabowo

Muhaimin Bisa Beri Kekuatan Baru Jika Jadi Cawapres Prabowo

News | Sabtu, 31 Maret 2018 | 19:00 WIB

KSPI: Berat Untuk Dukung Jokowi Jadi Capres 2019

KSPI: Berat Untuk Dukung Jokowi Jadi Capres 2019

News | Sabtu, 31 Maret 2018 | 18:25 WIB

AHY Safari Politik ke 17 Daerah di Jawa Timur

AHY Safari Politik ke 17 Daerah di Jawa Timur

News | Sabtu, 31 Maret 2018 | 17:12 WIB

Siti Zuhro: Puncak Kekuatan Prabowo Pada Pilpres 2014

Siti Zuhro: Puncak Kekuatan Prabowo Pada Pilpres 2014

News | Jum'at, 30 Maret 2018 | 19:35 WIB

Pengamat LIPI: Sikap Prabowo Beda Antara Pilpres 2014 dan 2019

Pengamat LIPI: Sikap Prabowo Beda Antara Pilpres 2014 dan 2019

News | Jum'at, 30 Maret 2018 | 19:30 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB