Sukmawati Minta Maaf, Dua Pelapor Tak Mau Cabut Perkara di Polisi

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 04 April 2018 | 16:10 WIB
Sukmawati Minta Maaf, Dua Pelapor Tak Mau Cabut Perkara di Polisi
Sukmawati Soekarnoputri

Suara.com - Dua pelapor berkukuh tidak akan mencabut laporannya ke Polda Metro Jaya, meski Sukmawati Soekarnoputri telah meminta maaf atas puisi berjudul ”Ibu Indonesia” yang dianggap menistakan agama.

Ketua DPP Partai Hanura Amron Asyhari meminta agar polisi tetap menindaklanjuti laporannya terhadap putri mendiang Presiden pertama RI Soekarno tersebut.

"Katanya sudah minta maaf ya, Sukmawati. Ya tetap proses jalur hukum, tetap berlanjut dong. Saya pengin hukum ditegakkan ya," kata Amron saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (4/4/2018).

Menurutnya, permintaan maaf yang disampaikan Sukmawati tak akan memengaruhi pendiriannya untuk memproses hukum puisi tersebut.

Sebab, Amron menganggap tak mudah untuk mencabut laporan di kepolisian meski Sukmawati sebagai terlapor sudah melayangkan permintaan maaf.

"Kalau semuanya cuma selesai dengan kata maaf, terus equality be for the law (kesetaraan dalam hukum) bagaimana. Artinya, persamaan kita di muka hukum itu bagaimana. Tidak bisa dong seenaknya saja. Katakan sudah meminta maaf, itu bukan berarti selesai kasus ini," tuturnya.

Politikus Partai Hanura Amron Asyhari. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Pengacara bernama Denny Andrian Kushidayat, yang juga melaporkan Sukmawati ke Polda Metro, enggan mencabut pelaporannya.

"Tidak akan mungkinlah dicabut, jadi saya pikir beliau sudah parah. Ibu Sukmawati sudah parah, sudah sepantasnya dia mengikuti prosedur hukum," kata Denny saat dikonfirmasi Suara.com.

baca juga

Secara pribadi, Denny mengakui menerima permintaan maaf Sukmawati. Namun, dia berharap laporannya tetap ditindaklanjuti polisi.

"Ya kalau manusia dengan manusia, Insyaallah kami maafkan. Tapi proses hukum harus tetap berjalan. Paling tidak seperti itu," tandasnya.

Denny Adrian Kushidayat yang berprofesi sebagai pengacara, melaporkan Sukmawati Soekarnoputeri ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama, Selasa (3/4/2018). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Laporkan Sukmawati ke Bareskrim, Tim Pembela Habib Rizieq Takbir!

Laporkan Sukmawati ke Bareskrim, Tim Pembela Habib Rizieq Takbir!

News | Rabu, 04 April 2018 | 16:01 WIB

Minta Maaf, Sukmawati: Saya Ingin Mewujudkan Cita-Cita Bung Karno

Minta Maaf, Sukmawati: Saya Ingin Mewujudkan Cita-Cita Bung Karno

News | Rabu, 04 April 2018 | 15:59 WIB

Status Sukmawati Ditentukan Usai Polisi Periksa Pelapor dan Ahli

Status Sukmawati Ditentukan Usai Polisi Periksa Pelapor dan Ahli

News | Rabu, 04 April 2018 | 15:26 WIB

Sukmawati Menangis: Saya Minta Maaf

Sukmawati Menangis: Saya Minta Maaf

News | Rabu, 04 April 2018 | 15:20 WIB

Polisi Jaga Ketat Jumpa Pers Sukmawati di Cikini

Polisi Jaga Ketat Jumpa Pers Sukmawati di Cikini

News | Rabu, 04 April 2018 | 14:49 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×