KPK: Biaya Pilkada Selangit Jadi Celah Korupsi

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 11 April 2018 | 06:30 WIB
KPK: Biaya Pilkada Selangit Jadi Celah Korupsi
Pimpinan KPK Basaria Panjaitan (kedua dari kanan) dalam konferensi pers OTT kasus dugaan suap yang melibatkan Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, di gedung KPK, Jakarta, Kamis (24/8/2017). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basariah Panjaitan menegaskan kasus korupsi yang kerap menjerat kepala daerah di Indonesia, salah satunya lantaran tingginya biaya pencalonan dalam pilkada. Korupsi untuk mengembalikan biaya yang keluar selama pilkada.

Untuk menjadi kepala Kabupaten/kota bisa menghabiskan uang Rp 20 miliar sampai Rp 30 miliar. Untuk jadi kepala daerah tingkat Gubernur bisa menghabiskan uang sampai ratusan miliar.

Selain itu, indikasi terjadinya mahar politik juga bisa terjadi meski sulit dibuktikan. Menurut KPK, politik dinasti ada indikasi untuk penguasaan daerah.

"Itu sebabnya itu menjadi atensi dari KPK," ujarnya dalam kegiatan Pembekalan Anti Korupsi dan Deklarasi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) di aula Komisi Pemilihan Umum Sumsel, Selasa (10/4/2018).

Bicara politik uang, kata Basariah, segala cara dilakukan semisal dengan serangan fajar.

Menurutnya, seharusnya rekrutmen untuk kepala daerah benar-benar selektif. Terkait kegiatan LHKPN sendiri, ia berharap agar calon kepala daerah yang akan maju dalam pesta demokrasi tahun ini dapat menjunjung tinggi sikap bersih.

“Ini salah satu tugas KPK memberikan larangan supaya bapak ibu tidak masuk ranah tindak pidana korupsi. Supaya terwujud pilkada yang berintegritas. Saya percaya bapak ibu calon kepala daerah niatnya baik. Niatnya pasti baik, tujuan akhirnya untuk memperbaiki kesejahteraan daerah masing-masing," ujarnya.

Deklarasi LHKPN ini dalam rangka transparansi dan diklarifikasi tim KPK. Ini merupakan alat pengawas diri sendiri.

Dalam pengumuman LHKPN calon Pilgub Sumsel tersebut, diketahui, jika paslon cagub nomor urut 1 Herman Deru memiliki harta kekayaan Rp 34.564.041.012 dan tidak memiliki utang. Sedangkan Wakilnya, Mawardi memiliki total harta kekayaan Rp14.956.678.563 dan tidak memiliki utang. Untuk paslon cagub nomor urut 2 Saifudin Aswari memiliki harta Rp 29.078.851.974 dan memiliki utang Rp 352.500.103, sehingga total harta kekayaannya 28.726.351.071. Sedangkan calon wagub Irwansyah memiliki total harta kekayaan Rp 12.486060.290 dan tidak memiliki utang.

Untuk paslon cagub nomor urut 3 Ishak Mekki memiliki total harta kekayaan Rp 14.568.461.037 dan tidak memiliki utang. Wakilnya Yudha Pratomo Mahyuddin memiliki total harta kekayaan Rp 82.260.061. 269 dan tidak memiliki utang. Selanjutnya, paslon cagub nomor urut 4 Dodi Reza Alex memiliki harta Rp 31.688.101.261 dan memiliki utang Rp 67.332.569, sehingga bila dikurangi utang total kekayaan Dodi Reza Alex Rp 31.620.768.692. Sedangkan Wakilnya Giri Ramanda Rp 16.065.347.915 dan memiliki utang 700.000.000, sehingga setelah dikurangi utang total kekayaannya Rp 15.365.347.915. (Andhiko Tungga Alam)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Pelajari Putusan Praperadilan soal Kasus Century

KPK Pelajari Putusan Praperadilan soal Kasus Century

News | Selasa, 10 April 2018 | 22:33 WIB

Dengar Keterangan Saksi Ini, Bupati Kukar Tak Bisa Tahan Tawa

Dengar Keterangan Saksi Ini, Bupati Kukar Tak Bisa Tahan Tawa

News | Selasa, 10 April 2018 | 19:31 WIB

KPK Kembali  Beraksi, OTT Bupati di Jawa Barat

KPK Kembali Beraksi, OTT Bupati di Jawa Barat

News | Selasa, 10 April 2018 | 18:47 WIB

Pemerintah Belum Akomodir Usulan Pemekaran Daerah Otonomi Baru

Pemerintah Belum Akomodir Usulan Pemekaran Daerah Otonomi Baru

News | Selasa, 10 April 2018 | 18:42 WIB

Di Periksa 6 Jam, Suami Dian Sastro Apresiasi Kerja KPK

Di Periksa 6 Jam, Suami Dian Sastro Apresiasi Kerja KPK

News | Selasa, 10 April 2018 | 18:17 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB