Darah Korban di TKP Pembunuhan Belakang UKI Masih Tercecer

Dythia Novianty, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 17 April 2018 | 08:58 WIB
Darah Korban di TKP Pembunuhan Belakang UKI Masih Tercecer
TKP pembunuhan cawang. [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Darah bekas pembunuhan lelaki berinisial AR di Gang Waru, UKI Cawang, Jakarta Timur masih terlihat dan hanya ditutup selembar karung goni hingga Senin (16/4/2018) pagi. Dari pantauan Suara.com, belum ada petugas kepolisian yang membersihkan darah tersebut.

Selain itu, juga belum terpasang garis polisi di lokasi kejadian pembunuhan. Namun, warga sekitar berinisiatif memblokir akses gang tersebut dengan pot-pot tanaman.

Gang yang berada di ujung jalan tersebut terbilang sempit hanya cukup untuk dilewati satu kendaraan bermotor. Menurut salah seorang warga sekitar, Gunawan, gang tersebut cukup terang di malam hari.

TKP pembunuhan cawang. [Suara.com/Ria Rizki]

Foto: TKP pembunuhan cawang. [Suara.com/Ria Rizki]

"Itu ada lampu dua. Ada lampu penerangan jalan juga. Tapi emang kalau malem sepi disitu," katanya.

Sebelumnya, sesosok mayat pria ditemukan terkapar di Gang Waru, Kramat Jati persis di belakang kampus Universitas Kristen Indonesia pada Senin (16/4/2018) malam.

Melalui sambungan telepon, Kapolsek Kramatjati Komisaris Nurdin kepada Suara.com mengatakan, mayat tersebut diduga korban pembunuhan.

”Sebab, ada sejumlah luka tusukan di tubuhnya. Awalnya, warga mengira korban adalah mahasiswa UKI. Ternyata, setelah diperiksa di KTP yang ada di kantong celananya, dia berinisial AR, berusia 34 tahun, warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan berprofesi sebagai karyawan swasta,” kata Nurdin.

baca juga

Ia menuturkan, terdapat luka di bagian pelipis, tangan dan kakinya. Kini mayat tersebut dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk diautopsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mayat Terkapar di Belakang Kampus UKI, Diduga Korban Pembunuhan

Mayat Terkapar di Belakang Kampus UKI, Diduga Korban Pembunuhan

News | Senin, 16 April 2018 | 22:00 WIB

Antar Penumpang ke Parungpanjang, Sopir Grab Dibunuh dengan Sadis

Antar Penumpang ke Parungpanjang, Sopir Grab Dibunuh dengan Sadis

News | Jum'at, 13 April 2018 | 20:11 WIB

Pembunuh Sopir Taksi Online di Palembang Punya Jimat Menghilang

Pembunuh Sopir Taksi Online di Palembang Punya Jimat Menghilang

News | Jum'at, 13 April 2018 | 16:03 WIB

Kejam! Kakak Ajak Adik Membunuh Pacarnya yang Hamil

Kejam! Kakak Ajak Adik Membunuh Pacarnya yang Hamil

News | Kamis, 12 April 2018 | 11:31 WIB

Istri Hunaedi Sebut Pembunuh Suaminya Bertubuh Pendek

Istri Hunaedi Sebut Pembunuh Suaminya Bertubuh Pendek

News | Rabu, 11 April 2018 | 17:20 WIB

Pembunuh Pensiunan TNI AL Diduga Profesional dan Bernyali

Pembunuh Pensiunan TNI AL Diduga Profesional dan Bernyali

News | Senin, 09 April 2018 | 13:22 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×