Kalau Tak Jadi 'Dipinang' Jokowi, Cak Imin Siap Patah Hati

Reza Gunadha

Selasa, 17 April 2018 | 17:56 WIB
Kalau Tak Jadi 'Dipinang' Jokowi, Cak Imin Siap Patah Hati
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar seusai menghadiri acara tertutup Halaqah Kebangsaan yang digelar Pengurus Pusat Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (12/4/2018). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengakui, siap patah hati kalau tidak terpilih menjadi calon wakil presiden mendampingi Capres Joko Widodo pada Pilpres 2019.

"Ah, patah hati harus disiapkan," kata Cak Imin berkelakar sambil memegang dada sebelah kirinya seusai meresmikan Posko Join (Jokowi-Muhaimin) di Semarang, Selasa (17/4/2018), seperti diberitakan Antara.

Hal tersebut disampaikan Cak Imin ketika menjawab pertanyaan sejumlah jurnalis mengenai kemungkinan tidak terpilihnya dirinya sebagai cawapres pendamping Capres Jokowi.

Cak Imin juga tidak menjawab secara tegas, saat ditanya apakah akan bersedia menjadi cawapres dari Prabowo Subianto jika tidak terpilih cawapres dari Capres Jokowi.

"Tentu pertama patah hati, ya, orang patah hati pasti masuk kamar dahulu, kunci kamar rapat-rapat, baru setelah sembuh dari patah hati, ya, saya bicara lagi," katanya didampingi Ketua DPW PKB Jateng K.H. Yusuf Chludori dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Sukirman.

Cak Imin mengakui sering berkomunikasi dengan Presiden RI Jokowi dalam berbagai kesempatan.

"Hampir setiap saat, kalau ada perkembangan-perkembangan penting, (saya) berdiskusi dengan Pak Jokowi," katanya.

Cak Imin mengingatkan bahwa PKB saat ini masih dalam pemerintahan Presiden Jokowi, dan masih menjadi bagian dari partai yang memenangkan serta mengusung Jokowi pada pilpres sebelumnya dan Pilpres 2019.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Bagi-bagi Sepeda Dinilai Kampanye, Ini Penjelasan KPU

Jokowi Bagi-bagi Sepeda Dinilai Kampanye, Ini Penjelasan KPU

News | Selasa, 17 April 2018 | 16:15 WIB

Kader Gerindra Kena Sanksi Jika Tak Dukung Prabowo Nyapres

Kader Gerindra Kena Sanksi Jika Tak Dukung Prabowo Nyapres

News | Senin, 16 April 2018 | 20:09 WIB

PKS Minta Kursi Cawapres Prabowo, Apa Kata Gerindra?

PKS Minta Kursi Cawapres Prabowo, Apa Kata Gerindra?

News | Senin, 16 April 2018 | 18:49 WIB

Sering 'Diserang', Jokowi Jadi Tokoh Muslim Berpengaruh Sedunia

Sering 'Diserang', Jokowi Jadi Tokoh Muslim Berpengaruh Sedunia

News | Senin, 16 April 2018 | 17:59 WIB

Median: 46,37 Persen Publik Ingin Ganti Jokowi di Pilpres 2019

Median: 46,37 Persen Publik Ingin Ganti Jokowi di Pilpres 2019

News | Senin, 16 April 2018 | 16:49 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×