Bimanesh Akui Kondisi Setnov Usai Kecelakaan Tak Mengkhawatirkan

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Kamis, 19 April 2018 | 16:39 WIB
Bimanesh Akui Kondisi Setnov Usai Kecelakaan Tak Mengkhawatirkan
Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (8/3).

Suara.com - Bimanesh Sutarjo, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, mengungkapkan alasannya mau menangani tersangka korupsi e-kTP Setya Novanto pada tanggal 16 November 2017, sesaat setelah mantan ketua DPR itu kecelakaan.

Dalam persidangan kasus dugaan merintangi penyidikan KPK terhadap Setnov oleh tersangka Fredrich Yunadi, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (19/4/2018), Bimanesh mengakui kondisi pasiennya tak terlalu mengkhawatirkan setelah kecelakaan.

Tapi, kata Bimanesh, ia mengkhawatirkan tekanan darah Setnov yang terbilang tinggi kala itu.

"Karena saya dokter spesialis ginjal dan hipertensi, emergensinya kalau hipertensinya tinggi risikonya terjadi strok. Saya tidak pikirkan cedera ringannya. Itu hipertensi yang terpenting," kata Bimanesh.

 Melihat kenyataan seperti itu, Bimanesh kala itu menyarankan kepada Novanto agar banyak beristirahat sehingga tekanan darahnya menurun.

"Pak, ini tensi tinggi sekali sekali, harus banyak istirahat, dia (Setya Novanto) hanya mengangguk saja," katanya.

Dalam perkara ini, Fredrich didakwa bekerja sama dengan Bimanesh untuk menghindarkan Novanto dari pemeriksaan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi e-KTP. Ia disebut menyarankan agar mantan Ketua DPR itu tidak memenuhi panggilan KPK.

Fredrich diduga meminta Bimanesh untuk merekayasa hasil pemeriksaan kesehatan Novanto. Saat itu, Novanto memang tengah diburu oleh KPK lantaran tak juga memenuhi panggilan komisi antirasywah tersebut.

Atas perbuatannya, Fredrich didakwa dengan Pasal 21 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP.  

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dokter Bimanesh Ngaku Dibohongi Fredrich Yunadi soal Setnov

Dokter Bimanesh Ngaku Dibohongi Fredrich Yunadi soal Setnov

News | Kamis, 19 April 2018 | 14:53 WIB

Bimanesh Kaget dengan Skenario Kecelakaan Setnov dari Fredrich

Bimanesh Kaget dengan Skenario Kecelakaan Setnov dari Fredrich

News | Kamis, 19 April 2018 | 14:04 WIB

Rintangi Kasus e-KTP, Dokter Bimanesh Bersaksi untuk Fredrich

Rintangi Kasus e-KTP, Dokter Bimanesh Bersaksi untuk Fredrich

News | Kamis, 19 April 2018 | 09:32 WIB

Dokter Bimanesh Khawatir Dituntut Kalau Tak Merawat Setnov

Dokter Bimanesh Khawatir Dituntut Kalau Tak Merawat Setnov

News | Senin, 16 April 2018 | 19:15 WIB

Istri Setnov: Kencing Sendiri? Suami Saya Tak Bisa Berdiri

Istri Setnov: Kencing Sendiri? Suami Saya Tak Bisa Berdiri

News | Senin, 16 April 2018 | 17:49 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×