Israel Hina Dosen Palestina yang Dibunuh di Malaysia

Reza Gunadha Suara.Com
Senin, 23 April 2018 | 13:48 WIB
Israel Hina Dosen Palestina yang Dibunuh di Malaysia
Fadi Mohammed al-Batsh (35), ditembak mati oleh dua orang pelaku dekat rumahnya di Kuala Lumpur pada Sabtu, menurut kepolisian setempat. [Alaraby]

Suara.com - Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman, membantah terlibat dalam pembunuhan seorang dosen Palestina di Malaysia.

Fadi Mohammed al-Batsh (35), ditembak mati oleh dua pria bersenjata dalam sebuah iring-iringan berkekuatan tinggi di dekat rumahnya, Kuala Lumpur, Sabtu (21/4/2018).

Keluarganya mengatakan bahwa agen mata-mata Israel Mossad berada di balik pembunuhan itu.

Dalam sebuah pernyataan, Lieberman mengatakan kelompok-kelompok Palestina cenderung "menyalahkan Israel atas setiap kejadian", dan menuding bahwa dosen Palestina itu "bukan orang suci".

"Kami telah mendengar pernyataan oleh Kepala Hamas yang bertanggung jawab atas pria itu, menjelaskan bahwa dia terlibat dengan produksi roket, dan dalam pengembangan roket," katanya, seperti diberitakan Anadolu Agency, Senin (23/4).

Dalam wawancara terpisah dengan radio angkatan darat, Lieberman mengatakan Israel tidak akan mengizinkan jasad Al-Batsh dimakamkan di Jalur Gaza.

Dia, meski begitu, mengatakan Israel tidak dapat mencegah tubuh dibawa ke wilayah Palestina melalui Mesir, yang telah berbagi perbatasan dengan Gaza.

Keluarga Al-Batsh sebelumnya mengatakan bahwa mereka berusaha untuk mentransfer tubuh dosen tersebut ke Gaza melalui penyeberangan Rafah di Mesir.

Sementara itu, media Israel mengisyaratkan bahwa pemerintahnya bisa jadi berada di belakang pembunuhan itu.

Baca Juga: Sopir Taksi Online Pembunuh Siska Segera Disidang di Cibinong

Koran Israel Hayom memberitakan, pembunuhan al-Batsh secara teknis mirip pembunuhan sebelumnya Fathi Shaqaqi, co-founder dan Sekjen Jihad Islam yang tewas di Malta pada tahun 1995.

Surat kabar itu mengutip bahwa pembunuhan seorang insinyur penerbangan Tunisia Mohamed al-Zawari pada 2016, yang dilaporkan berada di belakang program drone Hamas.

Pada hari Sabtu, Hamas, yang memerintah Jalur Gaza, menegaskan bahwa al-Batsh adalah anggota kelompok tersebut.

Israel disebut-sebut telah membunuh banyak aktivis perlawanan Palestina di masa lalu, yang banyak dari mereka sedang berada di luar negeri.

Pada tahun 1997, para agen Mossad tercatat pernah mencoba, dan gagal, untuk membunuh kepala politik Hamas Khaled Meshaal di Yordania dengan menyemprotkan racun ke telinganya.

Mossad juga diyakini berada di balik pembunuhan tahun 2010 atas komandan Hamas Mahmud al-Mabhuh di sebuah hotel Dubai. Walau demikian, Israel tidak pernah mengkonfirmasi atau membantah keterlibatannya dalam pembunuhan Mabhuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI