Kontras Beberkan Kekarasan Terhadap Kaum Rohingya

Dythia Novianty, Lili Handayani

Rabu, 25 April 2018 | 05:13 WIB
Kontras Beberkan Kekarasan Terhadap Kaum Rohingya
Diskusi pemaparan Kontras soal kekerasan di kamp pengungsian Rohingya, di Jakarta, Selasa (24/4/2018). [Suara.com/Lili Handyani]

Suara.com - Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (Kontras) mengungkapkan hasil temuan Tim Pencarian Fakta Koalisi Masyarakat Sipil di Asia di Kamp Pengungsian Rohingya di Cox Bazaar, Bangladesh.

Koordinator Kontras Yati menyampaikan beberapa temuan di kamp tersebut, salah contohnya yaitu sulitnya makanan, tidak ada susu, tidak ada garam, tidak ada tepung dan lainnya.

"Disana tidak disediakan. Oleh karena itu, mereka memperdagangkan atau menjual beberapa barang ke pasar lokal dan membeli makanan tambahan," ungkap Yati dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018).

Ia mengatakan, adapun temuan penganiayaan seperti dikriminasi, terjadi sejak tahun 1993. Sejak itu, para penduduk tidak diakui sebagai warga negara Myanmar atau Burma. Tidak sampai disitu, mereka juga kerap mengalami kekerasan seksual dan eksekusi massal sejak Agustus 2017 lalu.

"Hilangnya properti seperti rumah, makanan serta ternak. Lalu pola kejahatan kekejaman massal yang jelas. Hingga menyeberangi sungai Teknaff dari Myanmar ke Banglades, harus membayar dengan uang emas dan lain lain," jelasnya.

Kondisi kamp sendiri, Yati menjelaskan, untuk mengambil ikan sayur dan bahan makanan lain, harus menggunakan kupon yang disediakan tiap minggu.

"Sumur air tidak berfungsi dan tidak ada yang melaporkan bahwa fasilitas tersebut tidak berfugsi serta tidak ada yang memperbaikinya," katanya.

Dari segi kesehatan, masalah umum yang terjadi adalah lambung, pendarahan, gatal pada kulit, infeksi saluran kemih, dan keasaman juga tiroid.

"Klinik dan fasilitas kesehatan mental tersedia, tetapi tidak bisa diakses," dia mengungkapkan.

baca juga

Misi pencarian Fakta ini dilakukan mulai dari 23 Maret hingga 30 maret 2018, dengan beranggotakan 10 orang dari forum Asia di Banglades. Dengan kamp yang dikunjungi yaitu Lambasia, Kutupalong, Bulukhali dan Thyngkali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebar Kebencian Seperti di Myanmar, Menkominfo Akan Tutup Facebok

Sebar Kebencian Seperti di Myanmar, Menkominfo Akan Tutup Facebok

Tekno | Selasa, 10 April 2018 | 05:15 WIB

PBB Anggap Myanmar Tak Siap Hadapi Pemulangan Etnis Rohingya

PBB Anggap Myanmar Tak Siap Hadapi Pemulangan Etnis Rohingya

News | Senin, 09 April 2018 | 05:47 WIB

Rudiantara Juga Semprot Facebook Terkait Genosida Etnis Rohingya

Rudiantara Juga Semprot Facebook Terkait Genosida Etnis Rohingya

Tekno | Jum'at, 06 April 2018 | 08:08 WIB

PBB: Facebook Dorong Pembantaian Etnis Rohingya di Myanmar

PBB: Facebook Dorong Pembantaian Etnis Rohingya di Myanmar

Tekno | Selasa, 13 Maret 2018 | 14:17 WIB

Myanmar Bangun Instalasi Militer di Desa Bekas Warga Rohingya

Myanmar Bangun Instalasi Militer di Desa Bekas Warga Rohingya

News | Senin, 12 Maret 2018 | 15:40 WIB

Bangladesh Mulai Pulangkan Ribuan Pengungsi Rohingya ke Myanmar

Bangladesh Mulai Pulangkan Ribuan Pengungsi Rohingya ke Myanmar

News | Sabtu, 17 Februari 2018 | 06:40 WIB

Terkini

Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?

Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 06:30 WIB

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 22 Juni 2026 | 03:44 WIB

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 22:39 WIB

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 21:45 WIB

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:42 WIB

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:11 WIB

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:42 WIB

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:06 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:27 WIB

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB