Sindikat Penipuan Pendeta Gadungan Tak Incar Jemaat Gereja

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 27 April 2018 | 13:53 WIB
Sindikat Penipuan Pendeta Gadungan Tak Incar Jemaat Gereja
Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Roma Hutajulu. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Komplotan warga negara Cina yang melakukan aksi penipuan bermodus sebagai pendeta sudah cukup lama melancarkan aksinya di sekitar Jakarta Pusat. Mereka sudah beroperasi 6 bulan.

"Mereka sudah 6 bulan melakukan penipuan. Kalau pengakuannya (tersangka), mereka beraksi wilayah di Jakpus," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu kepada Suara.com, Jumat (27/4/2018).

Dari hasil pemeriksaan, calon korban yang disasar bukan dari kalangan jemaat gereja.

"Korbannya warga biasa," katanya.

Sementara itu, soal aksi penipuan dengan modus menyucikan harta itu, polisi baru mendapatkan laporan dari seorang warga bernama Taslim. Cukup lamanya sindikat ini melakukan aksi penipuan, polisi pun meyakini masih ada korban lain yang turut ditipu oleh para tersangka.

"Ya itu kami masih tunggu. Sampai sekarang belum ada yang melapor. Sampai sekarang kita tunggu laporan dari masyarakat. Masih ada enggak korban yang turut ditipu para tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan enam orang tersangka. Mereka adalah tiga WN Tiongkok: CT, CH dan HSZ. Sisanya tiga warga Indonesia berinisial W, A dan E. Polisi meringkus enam tersangka di Bandung, Jawa Barat pada Senin (23/4/2018).

Kasus ini terungkap setelah polisi mendalami laporan warga bernama Taslim yang menjadi korban penipuan.  Dalam kasus penipuan bermodus pendeta ini, Taslim mengalami kerugian mencapai Rp500 juta.

Atas perbuatannya itu, keenam tersangka dijerat Pasal 378 atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Ada Target, Pendeta Gadungan Menipu karena Untung-untungan

Tak Ada Target, Pendeta Gadungan Menipu karena Untung-untungan

News | Jum'at, 27 April 2018 | 12:04 WIB

Tak Ada Pemimpin di Komplotan Penipu Bermodus Jadi Pendeta

Tak Ada Pemimpin di Komplotan Penipu Bermodus Jadi Pendeta

News | Jum'at, 27 April 2018 | 11:52 WIB

Istana Angkat Bicara soal Banyaknya TKA Ilegal Masuk Indonesia

Istana Angkat Bicara soal Banyaknya TKA Ilegal Masuk Indonesia

News | Jum'at, 27 April 2018 | 11:19 WIB

Tenaga Kerja Asing Asal Cina Banyak di 10 Daerah Ini

Tenaga Kerja Asing Asal Cina Banyak di 10 Daerah Ini

News | Kamis, 26 April 2018 | 20:59 WIB

Korban Pendeta Palsu, Taslim Buka Kotak Ternyata Isi Mi Rebus

Korban Pendeta Palsu, Taslim Buka Kotak Ternyata Isi Mi Rebus

News | Rabu, 25 April 2018 | 21:12 WIB

Terkini

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB