Aktivis #2019GantiPresiden: PSI Partai Masih Unyu - unyu

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 30 April 2018 | 15:44 WIB
Aktivis #2019GantiPresiden: PSI Partai Masih Unyu - unyu
Warga yang menggunakan kaus "Dia Sibuk Kerja" bertemu dengan warga yang menggunakan kaus "2019 Ganti Presiden" bertemu dengan ketika berlangsungnya Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (29/4). Aksi tersebut sempat dihiasi bentrokan kecil antar dua kubu. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Anggota Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya menantang balik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang melaporkan massa #2019GantiPresiden. Mustofa merupakan aktivis dari gerakan #2019GantiPresiden.

PSI melaporkan gerakan #2019GantiPresiden lantaran dugaan adanya intimidasi oleh beberapa orang berkaos #2019GantiPresiden kepada massa relawan Jokowi berkaos #DiaSibukKerja di Car Free Day di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (29/4/2018) sekitar pukul 09.15 WIB

Mustofa yang juga bagian dari kelompok #2019GantiPresiden dan menjadi saksi saat kejadian mengatakan pelaporan tersebut malah berdampak buruk kepada PSI.

"PSI kan partai baru, belum berpengalaman lah. Itu malah merugikan partai dia sendiri. Kalau partai baru itu kan nyari massa bukan memusuhi massa," kata Mustofa kepada wartawan pada Senin (30/4/2018).

Ia pun menambahkan PSI belum memiliki pendukung yang banyak. Mustofa menganggap langkah PSI hanya memperburuk citra partai tersebut.

"Partai ini kan partai masih 'unyu-unyu'. Sebaiknya dia merangkul massa bukan memusuhi massa melapor laporin gituu mana ada yang suka malah pada benci sama PSI. Mestinya kan dia jadi pendamai bukan main lapor polisi untuk apa," tambahnya.

Sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melaporkan massa #2019GantiPresiden atas kasus intimidasi kepada seorang ibu dan anak saat kegiatan Car Free Day (CFD) di Jakarta ke Polda Metro Jaya, Senin (30/4/2018) siang. PSI anggap kejadian tersebut sebagai bentuk pelecehan kepada pada ibu dan anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PSI Perkarakan #2019GantiPresiden, Pesanan Jokowi?

PSI Perkarakan #2019GantiPresiden, Pesanan Jokowi?

News | Senin, 30 April 2018 | 15:33 WIB

Nahrawardaya Beberkan Kejadian #2019GantiPresiden di Car Free Day

Nahrawardaya Beberkan Kejadian #2019GantiPresiden di Car Free Day

News | Senin, 30 April 2018 | 15:01 WIB

Bukti Tak Lengkap, PSI Gagal Laporkan Massa 2019 Ganti Presiden

Bukti Tak Lengkap, PSI Gagal Laporkan Massa 2019 Ganti Presiden

News | Senin, 30 April 2018 | 14:51 WIB

Aksi #2019GantiPresiden, Polri Minta Tak Terjadi Lagi Intimidasi

Aksi #2019GantiPresiden, Polri Minta Tak Terjadi Lagi Intimidasi

News | Senin, 30 April 2018 | 12:33 WIB

Polisi Telusuri Dugaan Intimidasi Massa #2019GantiPresiden

Polisi Telusuri Dugaan Intimidasi Massa #2019GantiPresiden

News | Senin, 30 April 2018 | 12:17 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB