KSPI Minta 3 Menteri ke Jokowi Tak Dikasih, Jadi Dukung Prabowo

Reza Gunadha | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 02 Mei 2018 | 17:25 WIB
KSPI Minta 3 Menteri ke Jokowi Tak Dikasih, Jadi Dukung Prabowo
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) berorasi saat aksi Hari Buruh Internasional di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/5/2018). [Antara/Galih Pradipta]

Suara.com - Ketua Umun Partai Hanura Oesman Sapta Odang menilai, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden, karena sakit hati.

Sebab, Oso—sapaan beken Oesman—mengklaim, KSPI yang dipimpin Said Iqbal tersebut tidak mendapat jaminan diberi jatah menteri oleh Presiden Joko Widodo.

Jokowi, telah dideklarasikan sejumlah partai dan organisasi massa sebagai bakal capres untuk Pilpres 2019. Sementara KSPI, bertepatan dengan Hari Buruh Sedunia, Selasa (1/5), mendeklarasikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo sebagai capres.

"Itu haknya mereka, boleh-boleh saja (mendukung). Tapi jangan mereka minta jatah jadi tiga menteri (ke Jokowi) tidak dikasih, terus mendukung orang lain," ujar Oesman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018).

Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI inimenilai, yang menentukan pemenang Pilpres 2019 bukan buruh, melainkan rakyat dari beragam sektor.

"Yang menentukan bukan hanya buruh, tapi rakyat, titik. Rakyat itu yang menentukan siapa yang dia pilih. Ya buruh kan bagian dari rakyat. Tapi bukan buruh mengklaim dirinya adalah rakyat keseluruhan," kata Oso.

Sebelumnya, Presiden KSPI Said Iqbal dikabarkan meminta jatah menteri kepada Jokowi jika jadi presiden untuk periode kedua, 2019-2024.

Jatah menteri sebagai bentuk imbalan KSPI yang telah berjuang mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Prabowo, Zulhas: Buruh adalah Gerakan Politik

Dukung Prabowo, Zulhas: Buruh adalah Gerakan Politik

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 15:24 WIB

Intimidasi 2019 Ganti Presiden Dituding Cuma Skenario Grup Jokowi

Intimidasi 2019 Ganti Presiden Dituding Cuma Skenario Grup Jokowi

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 14:58 WIB

KSPI Dukung Prabowo, PPP Tak Khawatir

KSPI Dukung Prabowo, PPP Tak Khawatir

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 13:23 WIB

Intimidasi di CFD, Ruhut: Mereka Sadar Tak Mungkin Lawan Jokowi

Intimidasi di CFD, Ruhut: Mereka Sadar Tak Mungkin Lawan Jokowi

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 05:56 WIB

KSPI Sodorkan Rizal Ramli Jadi Cawapres Prabowo

KSPI Sodorkan Rizal Ramli Jadi Cawapres Prabowo

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 05:31 WIB

Terkini

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB