2,6 Ton Sabu Dimusnahkan, JK: Bahaya Narkoba Tetap Mengintai

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Jum'at, 04 Mei 2018 | 13:44 WIB
2,6 Ton Sabu Dimusnahkan, JK: Bahaya Narkoba Tetap Mengintai
Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla memimpin pemusnahan narkotika jenis sabu seberat 2,6 ton di area Monumen Nasional, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (4/5/2018). (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menilai narkoba tetap mengintai warganya meski sudah banyak yang dimusnahkan. Kali ini dia memimpin pemusnahan narkotika jenis sabu seberat 2,6 ton di area Monumen Nasional, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (4/5/2018).

Pengungkapan Sabu dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, TNI dan Bea Cukai di area Monumen Nasional, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (4/5/2018).

Pengungkapan narkoba sabu periode Desember 2017 hingga Februari 2018 dengan menetapkan 8 tersangka warga negara Cina.

Jusuf Kalla mengatakan bahaya narkoba sangat merusak anak bangsa yang selalu mengintai di mana pun warga berada. Warga perlu memberi penghargaan kepada seluruh unsur penegak hukum yang mampu mengungkap jaringan narkoba yang cukup besar.

"Bahaya narkoba tetap mengintai namun demikian kita menghargai dan sangat memberikan penghargaan kepada BNN, polisi, imigrasi, TNI bahwa berhasil untuk menangkap dan karena itu mengurangi bahaya narkoba," kata Kalla.

"Ini saya tanya, kurang lebih Rp2 miliar 1 kotak (sabu). Jadi berapa ton? Berapa triliunan yang kita lihat di sini?" Kalla menambahkan.

Menurut Jusuf Kalla, dengan pengungkapan sabu yang mampu dilakukan penegak hukum seberat 2,6 ton. Namun demikian, masih banyak yang mungkin lolos narkoba yang dapat merusak generasi muda.

"Maka bahaya tetap mengintai pada generasi muda kita. Sehingga dibutuhkan kerja sama semua pihak media sangat dibutuhkan untuk semua pejabat untuk menghindari. Satu - satunya cara ialah menghindari mencegah dan menangkap dari mana narkoba ini," ujar Kalla.

Jusuf Kalla langsung memimpin dengan memasukan narkoba sabu ke dalam mesin pemusnahan narkoba. Selain Jusuf Kalla, turut pula dihadiri Kepala BNN Komisaris Jenderal Heru Winarko, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPD RI Osman Sapta Odang, Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto, Direktur Penindakan BNN Inspektur Jenderal Arman Depari, dan Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Eko Daniyanto.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tangkal Serangan Siber, 30 Ahli Bantu INASGOC Amankan Asian Games

Tangkal Serangan Siber, 30 Ahli Bantu INASGOC Amankan Asian Games

Sport | Jum'at, 04 Mei 2018 | 10:57 WIB

UU Pemilu Digugat ke MK, Ini Respon Zulkifli Hasan

UU Pemilu Digugat ke MK, Ini Respon Zulkifli Hasan

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 21:58 WIB

Promosi Asian Games Minim, INASGOC Jelaskan Penyebabnya

Promosi Asian Games Minim, INASGOC Jelaskan Penyebabnya

Sport | Kamis, 03 Mei 2018 | 16:16 WIB

Heriyanto Edarkan Sabu yang Disimpan Dalam Bungkus Kopi

Heriyanto Edarkan Sabu yang Disimpan Dalam Bungkus Kopi

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 11:30 WIB

Minta Bertemu, Sandiaga Beberkan Isi Pertemuan dengan Wapres JK

Minta Bertemu, Sandiaga Beberkan Isi Pertemuan dengan Wapres JK

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 08:58 WIB

Terkini

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:21 WIB

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

×