Xi Jinping: Cina Akan Menjadi Pemenang Dunia karena Marxisme

Reza Gunadha

Jum'at, 04 Mei 2018 | 19:59 WIB
Xi Jinping: Cina Akan Menjadi Pemenang Dunia karena Marxisme
Perayaan Hari Ulang Tahun ke-200 Karl Marx di Cina, Jumat (4/5/2018). [AFP]

Suara.com - Presiden Cina Xi Jinping memuji Karl Marx sebagai "pemikir terbesar zaman modern," dan meyakini negerinya akan memenangkan masa depan dunia hanya kalau tetap memegang teguh ajaran Marxisme.

Hal tersebut ditegaskan Xi Jinping dalam pidato menyambut hari ulang tahun ke-200 Marx, Jumat (4/5/2018). Marx sendiri lahir pada tanggal 5 Mei 1818 di Jerman.

"Kita harus menang dalam segala kemajuan, memenangkan segala inisiatif, memenangkan masa depan dunia. Karenanya, semua itu hanya bisa kita menangkan menggunakan Marxisme,” tuturnya seperti diberitakan ABC News.

”Sebab, hanya dengan Marxisme lah, kita bisa menganalisis dan memecahkan semua persoalan-persoalan praktis kehidupan. Inilah yang sudah kita buktikan sejak berdirinya Republik Rakyat Cina, bertahan dari segala krisis global, dan mulai maju saat ini,” tambahnya, yang berpidato di bawah potret raksasa Marx.

Mengenai Marx, Xi Jinping menilai filsuf, ekonom, sekaligus inisiator organisasi politik buruh berskala internasional tersebut sebagai pemikir terbesar dalam sejarah umat manusia.

”Karl Marx adalah pemikir terbesar dalam sejarah umat manusia. Kenapa Cina bisa maju saat ini? Karena terus memegang teguh Marxisme. Hal ini membuktikan bahwa Marxisme adalah benar,” tegasnya.

Namun, banyak kalangan di Cina maupun dunia menilai pidato Xi Jinping yang berisi glorifikasi terhadap Marx hanya untuk menangkal kritik terhadap dirinya sendiri.

Sejumlah kaum komunis di Cina menilai, Xi Jinping semakin melenceng dari Marxisme-Leninisme-Maoisme dalam membangun Sosialisme berciri khas sendiri.

Sebab, Xi Jinping meneruskan garis ekonomi-politik Deng Xiaoping yang merestorasi kapitalisme di Cina dan melakukan ekspansi ke luar negeri.

baca juga

Sejak era Deng Xiaoping pada 1970-an, Cina meluncurkan program reformasi pasar meski kekuasaan politik tetap dipegang PKC.

Tak hanya itu, Xi Jinping juga dikritik karena dalam kongres terakhir Partai Komunis Cina, berhasil menggolkan kebijakan presiden seumur hidup bagi dirinya sendiri.

Sementara Marx merupakan konseptor Sosialisme Ilmiah dan komunisme modern. Sepajang hidupnya, Marx berjuang untuk menghapuskan kepemilikan alat-alat produksi oleh segelintir kaum pemodal yang mencuri nilai lebih dari kaum buruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Xi Jinping Diizinkan Jadi Presiden Tiongkok Seumur Hidup

Xi Jinping Diizinkan Jadi Presiden Tiongkok Seumur Hidup

News | Senin, 12 Maret 2018 | 07:16 WIB

Dianggap Buddha Hidup, Presiden Tiongkok Kini Dipuja sebagai Dewa

Dianggap Buddha Hidup, Presiden Tiongkok Kini Dipuja sebagai Dewa

News | Jum'at, 09 Maret 2018 | 14:48 WIB

Sembilan Frase Ini Disensor di Cina Termasuk Winnie the Pooh

Sembilan Frase Ini Disensor di Cina Termasuk Winnie the Pooh

News | Selasa, 27 Februari 2018 | 08:47 WIB

Diselidiki Kasus Korupsi, Pejabat Tinggi Militer Cina Bunuh Diri

Diselidiki Kasus Korupsi, Pejabat Tinggi Militer Cina Bunuh Diri

News | Rabu, 29 November 2017 | 04:44 WIB

Warga Kristen Cina Diminta Ganti Foto Yesus dengan Gambar Jinping

Warga Kristen Cina Diminta Ganti Foto Yesus dengan Gambar Jinping

News | Selasa, 14 November 2017 | 14:52 WIB

Terkini

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:25 WIB

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:23 WIB

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Health | Selasa, 15 September 2026 | 17:20 WIB

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:18 WIB

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:17 WIB

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:09 WIB

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

×