Motor yang Hilang dan Pesan Terakhir untuk Korban Sembako Maut

Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Sabtu, 05 Mei 2018 | 18:09 WIB
Motor yang Hilang dan Pesan Terakhir untuk Korban Sembako Maut
Djunaedi, ayah bocah korban tragedi pembagian sembako maut di Monas bernama Mahesa, seusai dimintakan keterangan Polda Metro Jaya, Sabtu (5/5/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

"Pembuluh darahnya pecah karena dehidrasi. Dia terseret massa saat ikut mengantre mendapat sembako gratis di Monas, Sabtu pekan lalu,” terangnya.

Kala itu, Djunaidi dan istrinya sempat seharian mencari Mahesa di kawasan Monas. Persisnya, sejak Akmal—bocah sohib Mahesa yang ikut ke Monas—datang ke rumah untuk menanyakan keberadaan anaknya yang biasa disapa “Sosis” itu.

Sabtu sore hingga malam pukul 20.00 WIB, Djunaidi, istri, dan sejumlah keluarganya berpencar di segala penjuru Monas mencari keberadaan Mahesa.

Namun, upaya Djunaedi dan keluarga tak berbuah hasil. Alhasil, ia berinisiatif mencari sang istri di dekat bekas panggung pembagian sembako. Ia hendak pergi meninggalkan lokasi setelah menyerahkan nomor ponselnya ke panitia acara tersebut.

“Saya dan istri memutuskan keluar dari kawasan Monas, ke parkiran motor di Gambir. Tapi, ketika di sana, motor saya sudah tak ada. Saya kira dipindah juru parkir. Tapi, ketika saya bertanya, juru parkir bilang tidak memindahkan,” tuturnya.

Saat panik kehilangan motor, ponsel Djunaedi berdering. Panitia acara pembagian sembako maut itu ternyata meneleponnya.

“Dia bilang, ‘bapak masih di Monas?’ saya jawab masih, tapi motor saya hilang. Dia lalu menginformasikan Satpol PP menemukan anak yang ciri-cirinya mirip Mahesa. Saya akhirnya minta dijemput Satpol PP di parkiran, karena mereka bilang Mahesa sudah ada di RS Tarakan,” jelasnya.

Ketika Djunaedi sudah mendapat penjelasan perihal kematian sang anak, ia menegaskan tak mau mayat buah hatinya diautopsi.

“Sudah, saya sudah mengikhlaskannya. Karena yang terpenting, Mahesa sudah ditemukan.”

Pesan Terakhir

Sabtu pagi, pukul 08.30 WIB, Djunaidi tengah bersiap-siap di rumahnya untuk berangkat ke tempat kerja. Istrinya sudah lebih dulu berangkat.

Mahesa, putranya, masih ada di rumah. Ia memberikan sejumlah uang kepada sang anak, dan berpesan untuk tidak kemana-mana hari itu.

“Saya beri uang, ini untuk sarapan dan jajan. Saya pesankan, di rumah saja, tidak usah ke mana-mana hari ini,” tuturnya.

Namun, pesan tersebut ternyata tak diindahkan Mahesa. Sang anak mau mengikuti temannya, Akmal, untuk menukarkan kupon makanan dan sembako ke Tugu Monas.

"Ya namanya anak-anak. Ada keramaian, mereka sepakat untuk pergi ke sana. Dia berdua Akmal, sahabatnya. Biasanya anak saya tidak pernah pergi keluar rumah,” terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayah Ikhlas Mahesa Jadi Korban Tragedi Pembagian Sembako Monas

Ayah Ikhlas Mahesa Jadi Korban Tragedi Pembagian Sembako Monas

News | Sabtu, 05 Mei 2018 | 16:07 WIB

Ketua Panitia Sembako Maut Relawan Oke Oce? Ini Kata Sandiaga

Ketua Panitia Sembako Maut Relawan Oke Oce? Ini Kata Sandiaga

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 20:43 WIB

Tragedi Pembagian Sembako Monas, Sandiaga Siap Diperiksa Polisi

Tragedi Pembagian Sembako Monas, Sandiaga Siap Diperiksa Polisi

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 20:04 WIB

Tragedi Pembagian Sembako Monas, Polisi Akan Panggil Sandiaga Uno

Tragedi Pembagian Sembako Monas, Polisi Akan Panggil Sandiaga Uno

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 14:21 WIB

Di Bareskrim, Ibu Korban Tragedi Sembako Maut Pingsan

Di Bareskrim, Ibu Korban Tragedi Sembako Maut Pingsan

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 19:22 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB