Jokowi: Indonesia Kecam Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 11 Mei 2018 | 10:58 WIB
Jokowi: Indonesia Kecam Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem
Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri pertemuan trilateral ulama Afganistan, Indonesia, dan Pakistan di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/5/2018). (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia mengecam keras aksi pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat ke Yerusalem. Itu dia katakan saat membuka pertemuan trilateral ulama Afganistan, Indonesia, dan Pakistan, di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/5/2018).

Presiden mengatakan pertemuan ulama dari tiga negara ini dilakukan di tengah keprihatinan dunia. Khusunya umat Islam terkait keputusan Amerika Serikat yang memindahkan kedutaan besarnya di Israel dari Kota Tel Aviv ke Yerusalem.

"Indonesia mengecam keras keputusan ini, keputusan pelanggaran ini melanggar resolusi dewan keamanan dan majelis umum PBB," ujar Jokowi.

Kepala Negara kemudian mendesak dewan dan majelis umum PBB untuk membahas isu tersebut dan mengambil langkah tegas. Kemudian presiden mengajak seluruh negara tidak mengikuti langkah AS.

"Saya juga minta ke negara lain untuk tidak mengkuti pemindahan kedutaan besarnya ke Yerusalem. Ini juga mengganggu proses perdamaian dan juga mengancam kedamaian itu sendiri," kata Jokowi.

Ia menegaskan, rakyat Indonesia akan terus berjuang bersama rakyat Palestina. Selain itu, Palestina, kata Presiden, akan selalu ada di dalam nafas diplomasi Indonesia.

Lebih jauh presiden mengatakan, pertemuan trilateral ini dimulai dengan niat yang tulis antara dirinya dengan Presiden Afganistan Husen Ashraf Ghani dan Presiden Pakistan Mamnoon Said serta Perdana Menteri Pakistan Shahid Khaqan Abbasi.

"Dalam kurun sembilan bulan saya bertemu dua kali Presiden Ghani di Jakarta dan Kabul. Saya menyambut hangat undangan Presiden Ghani agar Indonesia mendorong damai dan peacebuilding di Afganistan termasuk di bidang kerja sama ekonomi, kepolisian, anti narkoba dan pendidikan," kata Jokowi.

Kesungguhan Indonesia, kata presiden, ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Presiden Jusuf Kalla di pertemuan Kabul Peace Process bulan Februari 2018 yang lalu.

Selain itu, ia juga telah melakukan komunikasi dengan Presiden Pakistan Mamnoon dan PM Abbasi dalam kunjungan kerjanya ke Islamabad beberapa waktu lalu.

"Pakistan adalah negara tetangga yang penting dan berperan di kawasan, alhamdulilah Pakistan menyambut baik dalam komitmen dan upaya Indonesia membantu peace building di Afganistan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Bela Palestina Tak Berdemo di Kedubes AS

Aksi Bela Palestina Tak Berdemo di Kedubes AS

News | Jum'at, 11 Mei 2018 | 10:21 WIB

Ratusan Ribu Orang Ikut Salat Berjamaah di Monas

Ratusan Ribu Orang Ikut Salat Berjamaah di Monas

News | Jum'at, 11 Mei 2018 | 07:06 WIB

Gerindra Ajak Publik Protes Pertemuan Pendukung Jokowi di Seskab

Gerindra Ajak Publik Protes Pertemuan Pendukung Jokowi di Seskab

News | Kamis, 10 Mei 2018 | 17:47 WIB

Jokowi: Negara dan Rakyat Tak Pernah Bernegosiasi dengan Teroris

Jokowi: Negara dan Rakyat Tak Pernah Bernegosiasi dengan Teroris

News | Kamis, 10 Mei 2018 | 15:04 WIB

Jokowi: Jadi Presiden Nggak Gampang, Dipikir Mudah?

Jokowi: Jadi Presiden Nggak Gampang, Dipikir Mudah?

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 21:13 WIB

Terkini

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:49 WIB

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:18 WIB

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:08 WIB

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB