Ledakan Bom Guncang Surabaya, Yogyakarta Turut Berduka

Iwan Supriyatna

Senin, 14 Mei 2018 | 08:17 WIB
Ledakan Bom Guncang Surabaya, Yogyakarta Turut Berduka
Warga Yogyakarta membawa lilin sebagai tanda duka cita yang mendalam atas tragedi ledakan bom di tiga Gereja.(Suara.com/Somad)

Suara.com - Bom bunuh diri yang terjadi di tiga Gereja Surabaya yaitu Gereja Kristen Indonesia, Gereja Santa Maria Ngagel dan Gereja Pantekosta menyisakan duka mendalam tidak hanya pada keluarga korban yang ditinggalkan, namun juga pada seluruh masyarakat dan bangsa Indonesaia.

Merespon hal tersebut, warga Yogyakarta dan elemen yang tergabung di dalamnya menggelar aksi solidaritas, doa bersama untuk korban ledakan bom di Surabaya serta melakukan orasi perdamaian melawan terorisme.

Hairus Salim salah satu sosok yang aktif di LKIS sebuah lembaga pusat kajian Islam dan sosial di Yogyakarta dalam orasinya menyampaikan, tindakan yang terjadi di Surabaya merupakan tindakan yang biadab.

Para teroris telah melakukan kejahatan kemanusiaan karena telah membunuh warga Indonesia yang tak bersalah.

“Malam ini kita berkumpul untuk menyatakan bahwa apa yang terjadi tadi pagi adalah sebuah kejahatan dan kebiadaban,” ujar Hairus Salim.

Para peserta aksi yang datang membawa semangat perdamaian mereka tidak menginginkan adanya tindak kekerasan dan pembunuhan.

Mereka membawa lilin sebagai tanda duka cita yang mendalam atas tragedi ledakan bom di tiga Gereja.

Hairus Salim mengungkapkan, memang saat ini perlu diakui bahwa tubuh dalam bangsa ini ada yang kotor, ada yang sakit. Walaupun demikian hal tersebut menurutnya harus segera dihilangkan. Sebab segala kekotoran dan pesakitan atas tubuh bangsa ini harus disembuhkan.

“Kotor itu tidak boleh selamanya, harus kita hentikan, sakit itu harus kita sembuhkan,” ucapnya.

baca juga

Ia menyatakan, sesungguhnya keberadaan aksi ini untuk membuktikan bahwasanya bangsa Indonesia akan menjadi rumah bersama, persatuan harus dipertahankan jangan ada yang cerai-berai dalam peristiwa ini.

Ia tak lupa menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya 13 korban jiwa serta mendoakan apa yang dihadapi keluarganya diberi ketabahan.

"Indonesia akan selalu menjadi rumah kita. Melalui doa dan simpati, semoga arwah yang menjadi korban tenang, keluarga yang ditinggalkan bersabar," ujar Hairus sambil mengajak masa aksi untuk berdoa.

Alisa Wahid selaku jaringan Gusdurian yang juga terlibat dalam aksi damai itu turut menyatakan sikap atas kekejaman ledakan bom di Surabaya.

Dalam pernyataan sikapnya, mereka meminta Kepolisian RI untuk menemukan dan menindak otak aksi teror yang terjadi selama ini di Indonesia serta memperkuat perlindungan hak konstitusional warga Indonesia.

Tak berhenti di situ, mereka juga menyampaikan agar masyarakat dapat tenang dan waspada dengan tidak membalas serta tidak terpancing dengan melakukan tindakan kekerasan dan ujaran kebencian.

“Masyarakat untuk tetap tenang dan waspada atas tindakan teror dan tindakan kekerasan serta tidak terpancing untuk membalas tindakan tersebut dengan ujaran atau aksi yang memanfaatkan sentimen warga bangsa,” kata Alisa Wahid. [Somad]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Wakil Rakyat Pesta Sabu di Kamar Hotel Surabaya Bikin Nama Indonesia Tercoreng

3 Wakil Rakyat Pesta Sabu di Kamar Hotel Surabaya Bikin Nama Indonesia Tercoreng

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Evakuasi Kebakaran Toko Bangunan di Sleman: Dua Korban Tewas Ditemukan Dekat Tangga Lantai Tiga

Evakuasi Kebakaran Toko Bangunan di Sleman: Dua Korban Tewas Ditemukan Dekat Tangga Lantai Tiga

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Heboh Proyek Film 'Damako': Angkat Tragedi Bom Hiroshima hingga Mundurnya WOODZ dan Shim Eun Kyung

Heboh Proyek Film 'Damako': Angkat Tragedi Bom Hiroshima hingga Mundurnya WOODZ dan Shim Eun Kyung

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 16:25 WIB

Angkat Pengeboman Hiroshima, Shim Eun Kyung dan WOODZ Tolak Film Damako

Angkat Pengeboman Hiroshima, Shim Eun Kyung dan WOODZ Tolak Film Damako

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 13:45 WIB

Datang Saat Kereta Berhenti, Mereka yang Tak Terlihat di Balik Bersihnya Setiap Gerbong

Datang Saat Kereta Berhenti, Mereka yang Tak Terlihat di Balik Bersihnya Setiap Gerbong

News | Senin, 28 September 2026 | 15:02 WIB

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

Studi: Air Hujan Surabaya Terkontaminasi Mikroplastik, Pakis Gelora Tertinggi

Studi: Air Hujan Surabaya Terkontaminasi Mikroplastik, Pakis Gelora Tertinggi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

15 Pelaku Bom Paskah Divonis Penjara 220 Tahun di Sri Lanka

15 Pelaku Bom Paskah Divonis Penjara 220 Tahun di Sri Lanka

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:00 WIB

Iran Bantah Lagi Buat Bom Nuklir, Begini Penjelasan Presiden Pezeshkian

Iran Bantah Lagi Buat Bom Nuklir, Begini Penjelasan Presiden Pezeshkian

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:40 WIB

Terkini

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×