Organ Vital Teroris Tertinggal TKP, Viral Guyonan Warganet

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 15 Mei 2018 | 21:03 WIB
Organ Vital Teroris Tertinggal TKP, Viral Guyonan Warganet
Petugas menyisir lokasi ledakan bom yang terjadi di tiga lokasi di Surabaya, Minggu (13/5/2018) [AFP]

Suara.com - Rentetan bom bunuh diri yang menargetkan tiga gereja dan Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (13/5) dan Senin (14/5), membuat publik geram.

Kecaman terhadap pelaku bom bunuh diri serta kelompok teroris mengalir dari tokoh-tokoh nasional, warga biasa, hingga dunia internasional.

Hal yang sama juga terjadi di media-media sosial. Warganet ramai-ramai mengungkapkan simpati terhadap korban aksi bom bunuh diri tersebut, sembari mengecam para pelaku.

Bahkan, saking kesalnya, banyak warganet yang mengolok-olok pelaku bom bunuh diri.

Satu olok-olok warganet tentang teroris yang viral di Facebook maupun Twitter adalah: terdapat alat vital milik laki-laki dewasa pelaku bom bunuh diri di Jawa Timur yang terlepas dan tertinggal di tempat kejadian perkara.

“Sedang viral berita penis teroris tertinggal. Baru tahu, saya pikir teroris tak punya alat vital,” tulis akun @sugrivamusic mengomentari guyonan yang sedang ramai tersebut.

“Alamat gagal dah dia tuh ketemu bidadari,” timpal @royhan_mb.

“Kalai begini susah juga. Niatnya pengin dilayani 72 bidadari di sana, ‘barangnya’ ketinggalan,” tulis @Tnohoax.

Sementara akun @DeadlockHeaven menuliskan, “Apa ada dalil yang membolehkan teroris untuk menunda akhirat kalau ada yang ketinggalan?”

Ada pula warganet yang bersimpati. “Bagaimana mau ketemu bidadari kalau modalnya ketinggalan. Apes banget nasibmu,” tutur @theSOWONG.

Sementara Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Machfud Arifin, merilis jumlah koban meninggal dunia dalam tragedi bom bunuh diri di 3 Gereja, sampai Selasa (15/5/2018). Jumlah korban jiwa dalam tragedi itu mencapai 13 orang.

Jumlah tersebut termasuk terduga teroris yang juga ikut tewas dalam aksi bom bunuh diri yang terjadi pada Minggu (13/5) akhir pekan lalu.

Sedangkan korban yang mengalami luka-luka dan masih dalam proses pemulihan, sebanyak 33 orang. Mereka dirawat di beberapa Rumah Sakit di Surabaya.

"Termasuk anggota Polri. Mudah-mudahan cepat berkurang, dari 33 bisa kembali pulih terangnya," katanya, Selasa.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera sempat menyampaikan korban masyarakat tragedi bom berjumlah 57 orang sedang dirawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Sedih di Balik Foto Elina Tangisi Jenazah Korban Bom Gereja

Kisah Sedih di Balik Foto Elina Tangisi Jenazah Korban Bom Gereja

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 19:30 WIB

Dikecam, Polisi Bersenjata Paksa Santri Bongkar Kardus di Jalan

Dikecam, Polisi Bersenjata Paksa Santri Bongkar Kardus di Jalan

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 17:24 WIB

Keluarga Tolak Mayat Puji Kuswati Dimakamkan di Banyuwangi

Keluarga Tolak Mayat Puji Kuswati Dimakamkan di Banyuwangi

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 15:25 WIB

Terkini

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:41 WIB

Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day

Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:35 WIB

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:52 WIB

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:33 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB