FUI Mau Buktikan Pemprov Terlibat di Pembagian Sembako Maut Monas

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 24 Mei 2018 | 13:23 WIB
FUI Mau Buktikan Pemprov Terlibat di Pembagian Sembako Maut Monas
Dua bocah tewas saat pembagian sembako dalam acara bertajuk “Untukmu Indonesia Berkarya Dalam Harmoni”, yang digelar oleh Forum Untukmu Indonesia di Monas, Jakarta, Sabtu (28/4) akhir pekan lalu. [Suara.com/Ummi Hadiah Saleh]

Suara.com - Pengacara Dave Revano Santosa, Henry Indraguna akan mengakukan saksi-saksi untuk bisa menjelaskan kepada polisi perihal acara pembagian sembako di Monas, Jakarta Pusat yang memakan dua korban jiwa.

Dave merupakan Ketua Panita acara pembagian sembako yang digagas Forum Untukmu Indonesia. Henry mengklaim jika saksi-saksi yang diajukan itu mengetahui adanya pertemuan panitia pembagian sembako dengan Pemprov DKI.

"Jadi saksi dari kami banyak. Kami minta pada penyidik untuk memanggil saksi kami. Kan pada saat pertemuan itu kan ada saksi baik dari Pemprov maupun dari panitia. Nah kami akan mengajukan saksi, apa yang dibicarakan di situ kan harus jelas," kata Henry di Polda Metro Jaya, Kamis (24/5/2018).

Menurutnya, ada tiga kali pertemuan antara panitia dengan Pemprov sebelum acara pembagian sembako digelar di Monas pada Sabtu (28/4/2018). Henry menyampaikan, jika pertemuan itu membahas soal teknis pembagian sembako.

"Sudah tahu sebelum acara dimulai itu kurang lebih ada 3 kali pertemuan yang bahas itu. Pertemuan terakhir itu semua Kadis kumpul dan menanyakan flownya bagaimana kalau orang ambil sembako, itu ditanyakan juga. Tahu sudah jelas tahu," katanya.

Selain mengajukan saksi, Henry juga mengaku akan membeberkan bukti-bukti jika Pemprov menyetujui acara pembagian sembako yang dilaksanakan FUI.

"Ada, kami punya bukti bari kok. Itu saya nggak bisa sebut. Tapi kami ingin buktikan bahwa Pemprov mengetaui adanya pembagian sembako," katanya.

Polisi telah meningkatkan status kasus ini dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Kini polisi memfokuskan masalah perizinan dan penyebab tewasnya dua anak di bawah umur ketika mengantre kupon sembako di Monas.

Dua bocah bernama Muhammad Rizki (10) dan Mahase Junaedi (12) meninggal dunia saat ikut mengantre pembagian sembako yang digagas FUI di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (28/4/2018). Kedua bocah itu sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat. Namun, nyawa Rizki dan Junaedi tak tertolong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Sembako Maut Monas, Kadisparbud DKI Siap Diperiksa

Kasus Sembako Maut Monas, Kadisparbud DKI Siap Diperiksa

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 12:25 WIB

Ketua FUI: Pemprov Tahu Pembagian Sembako di Monas

Ketua FUI: Pemprov Tahu Pembagian Sembako di Monas

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 12:15 WIB

Sandiaga Minta Rakyatnya Kasih Angpau Lebaran ke Lembaga Resmi

Sandiaga Minta Rakyatnya Kasih Angpau Lebaran ke Lembaga Resmi

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 19:48 WIB

Kasus Sembako Maut, Anies Berpeluang Ikut Diperiksa

Kasus Sembako Maut, Anies Berpeluang Ikut Diperiksa

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 15:43 WIB

Kasus Sembako Maut Monas, Giliran Kadis Pariwisata Diperiksa

Kasus Sembako Maut Monas, Giliran Kadis Pariwisata Diperiksa

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 14:31 WIB

Terkini

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

×