Hantu Altantuya Kembali Gentayangan saat Najib Razak Jatuh

Reza Gunadha

Minggu, 27 Mei 2018 | 19:06 WIB
Hantu Altantuya Kembali Gentayangan saat Najib Razak Jatuh
Najib Razak (kiri) dan Shaariibuu Altantuya (kanan). [Free Malaysia Today]

Suara.com - Shaariibuu Altantuya, empat kali ditembak sebelum tubuhnya dihancurkan memakai bom C-4 yang akrab dikenal dalam dunia kemiliteran. Dua belas tahun sesudahnya, "hantu" Altantunya gentayangan menuntut balas. Najib Razak yang baru lengser, risau.

Kuku-kuku Najib Razak benar-benar masih menancap kuat dalam dunia politik maupun pemerintahan Malaysia pada tahun 2009. Namun, ketika itu, benih-benih perlawanan kubu oposan mulai tersebar.

6 Mei 2009, tiga bulan sebelum perusahaan bikinan Najib meneken kerja sama dengan perusahaan minyak Arab Saudi, PetroSaudi International—yang menjadi awal skandal (1MDB)—sejumlah lawan politiknya sudah bergerak melancarkan serangan.

Kala itu, kaum oposan bergerak bersama ke kantor perdana menteri di Putrajaya. Mereka mengantarkan kue ulang tahun untuk Altantuya Shariibuu.

Kue ultah tersebut untuk menyindir Najib—saat itu masih menjabat wakil perdana menteri—yang mereka duga terlibat dalam pembunuhan keji terhadap Altantuya.

Gadis Mongolia yang tewas dalam usia 28 tahun tersebut, disebut-sebut dibunuh untuk menutupi kasus korupsi pembelian kapal selam Prancis.

Dugaan kasus korupsi itu sendiri menyeret nama Najib Razak. Ia adalah menteri pertahanan Malaysia ketika itu. Najib sendiri kali berulang membantahnya.

Dua pelaku pembunuh Altantuya, yakni Azilah Hadri dan Sirul Azhar Umar—anggota kepolisian yang masuk unit penjaga Najib Razak—telah divonis bersalah. Tapi, Keduanya, tak pernah mau menjawab pertanyaan hakim, “Siapa yang menyuruh kalian berdua membunuh Altantuya?”

Sirul sendiri berhasil melarikan diri ke Australia saat diberikan pembebasan bersyarat. Tapi sejak tahun 2015, ia kembali ditangkap dan dijebloskan ke bilik jeruji besi negara tersebut.

baca juga

Ketika Najib turun tahta pada Mei 2018, suara kaum oposan agar kasus pembunuhan Altantuya kembali dibuka, semakin bergema. Mereka menegaskan, Azilah dan Sirul pastilah tak bergerak sendiri, melainkan ada yang menyuruh.

Semua berawal dari pengakuan Sirul setelah Najib tak lagi berkuasa pada Mei 2018 ini. Berbicara dari pusat penahanan imigrasi Australia yang dihuninya sejak 2015, Sirul menegaskan mau membantu aparat kepolisian Malaysia membongkar dalang kasus tersebut.

"Oleh karena itu, saya bersedia membantu pemerintah baru untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi asalkan pemerintah memberi saya grasi penuh," kata Sirul seperti diberitakan Reuters, Sabtu (19/5) pekan lalu.

“Saya melakukan pembunuhan itu karena disuruh oleh ‘orang-orang penting’, saya siap menyebutnya nanti,” tambahnya.

Najib, yang merupakan wakil perdana menteri dan menteri pertahanan pada saat pembunuhan itu terjadi, membantah mengetahui Altantuya atau memainkan peran apa pun dalam kematiannya.

Tetapi, misteri itu telah menghantui karier politiknya hingga kekinian, setelah dirinya “masuk kotak”dalam dunia politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Najib dan 5 Truk Uangnya, 10 Hari yang Mengguncang Malaysia

Najib dan 5 Truk Uangnya, 10 Hari yang Mengguncang Malaysia

News | Minggu, 27 Mei 2018 | 14:44 WIB

Ini Daftar Harta yang Disita Polisi Malaysia dari Najib Razak

Ini Daftar Harta yang Disita Polisi Malaysia dari Najib Razak

News | Sabtu, 26 Mei 2018 | 22:01 WIB

Kasus Najib Razak, Polisi Malaysia Sita Rp 404 M dari Apartemen

Kasus Najib Razak, Polisi Malaysia Sita Rp 404 M dari Apartemen

News | Sabtu, 26 Mei 2018 | 21:13 WIB

Boros, PM Baru Malaysia Potong 10 Persen Gaji Menteri

Boros, PM Baru Malaysia Potong 10 Persen Gaji Menteri

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 17:31 WIB

Telisik Korupsi Najib Razak, Ketua KPK Malaysia Diancam Dibunuh

Telisik Korupsi Najib Razak, Ketua KPK Malaysia Diancam Dibunuh

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 14:40 WIB

Terkini

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:28 WIB

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:20 WIB

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:18 WIB

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:06 WIB

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:51 WIB

×