Masih Banyak yang Harus Diperbaiki dalam Pemilu di Indonesia

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 29 Mei 2018 | 19:16 WIB
Masih Banyak yang Harus Diperbaiki dalam Pemilu di Indonesia
Keterangan pers rapat pleno pemilihan Pelaksana Tugas Ketua KPU Pusat di Jakarta, Selasa (12/7).

Suara.com - Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay menilai masih banyak yang harus diperbaiki terkait Pemilu di Indonesia. Salah satunya dari sisi internal partai politik.

Sebab, mayoritas calon kepala daerah, calon anggota legislatif, calon presiden, dan calon wakil presiden berasal dari partai politik.

"Itu internal demokrasinya perlu ditata betul. Jadi, mereka (parpol) harus punya aturan yang jelas. Bagaimana mereka menseleksi para calonnya," ujar Hadar seusai diskusi di D'Hotel, Jalan Sultan Agung, Nomor 9, Guntur, Jakarta Selatan, Selasa (29/5/2018).

Hadar menjelaskan, kalau Parpol memiliki calon yang baik, tidak ada lagi calon yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menurut Hadar, calon yang ditangkap KPK dengan kasus korupsi karena proses pencalonan di internal partainya tidak maksimal.

"(Sistem kaderisasi) masih jauh dari cukup, hasil calon kita masih banyak yang bermasalah. Kedua, kita harus pastikan di pemilu kita ruang atau kesempatan bagi publik untuk bisa betul-betul mentukan pilihan secara bebas itu terbuka luas dn disediakan," kata dia.

Lebih jauh Hadar mengatakan, masyarakat perlu mendapatkan pemahaman soal calon yang akan berlaga di pesta demokrasi. Hal ini penting untuk mengetahui rekam jejak wakil rakyat atau pemimpin tersebut.

"Kita nggak cukup punya pemilih yang hanya ikut-ikutan saja tanpa melihat betul latar belakang (calonya). Pemilih perlu dididik, termasuk mengetahui background calon ini. Kalau calon punya masalah hukum juga harus diinformasikan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Balik Pernyataan Jokowi Setuju Eks Koruptor Ikut Pemilu

Di Balik Pernyataan Jokowi Setuju Eks Koruptor Ikut Pemilu

News | Selasa, 29 Mei 2018 | 19:09 WIB

KPU Larang Eks Koruptor Ikut Pileg, Ini Kata KPK

KPU Larang Eks Koruptor Ikut Pileg, Ini Kata KPK

News | Senin, 28 Mei 2018 | 21:53 WIB

Soal Caleg Koruptor, Sikap DPR Bikin KPU Bingung

Soal Caleg Koruptor, Sikap DPR Bikin KPU Bingung

News | Sabtu, 26 Mei 2018 | 17:02 WIB

PAN Tegaskan Tidak Usung Caleg Koruptor

PAN Tegaskan Tidak Usung Caleg Koruptor

News | Sabtu, 26 Mei 2018 | 15:52 WIB

KPU: Kampanye Politik Berbeda dengan Kampanye Pilpres

KPU: Kampanye Politik Berbeda dengan Kampanye Pilpres

News | Sabtu, 26 Mei 2018 | 15:33 WIB

Terkini

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:53 WIB

WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN

WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:39 WIB